Bersatu Hati Mengucap Syukur

Jurnalis : Marcopolo AT (Tzu Chi Biak), Fotografer : Marcopolo AT,Gunawan Ho (Tzu Chi Biak)


Muda-mudi Tzu Chi atau Tzu Ching memperagakan isyarat tangan Sutra Makna Tanpa Batas dengan sangat kompak.

Satu tahun telah terlewati dengan baik, semua relawan Tzu Chi Biak mendapatkan keselamatan dan berkat. Tiba saatnya seluruh relawan Tzu Chi Biak berkumpul bersama memanjatkan doa atas tahun yang penuh berkah dan kebaikan. Cuaca hari itu sangat baik, matahari bersinar dengan cerah dan awan pun seolah enggan berkumpul menurunkan hujan. Relawan Biak dapat melangkahkan kaki dengan ringan ke Aula Vihara Buddha Dharma Biak, Sabtu 26 Januari 2019 dalam rangka Pemberkahan Akhir Tahun 2018.

Perayaan ini terasa spesial karena di tahun 2018 Tzu Chi Indonesia sudah berusia 25 tahun.  Tidak terasa selama 25 tahun Tzu Chi Indonesia sudah melayani masyarakat Indonesia dengan penuh ketulusan dan keihklasan. Di Papua, Tzu Chi Biak sudah menyelenggarakan 8 baksos besar, 15 baksos kecil, sehingga kurang lebih pasien yang berhasil dilayani sebanyak 7.779 pasien.

Masih banyak misi yang akan dilakukan oleh Tzu Chi Biak seperti Misi Amal, Pendidikan, Kesehatan, dan Pelestarian Lingkungan. Tetapi hal tersebut tidak bisa dilakukan sendiri. Dengan bekerja sama dengan Pemda dan pihak terkait maka misi-misi yang menjadi perhatian bagi Tzu Chi Biak dapat terlaksana dengan baik dan lancar.


Primiati dan Sarah tombokan memandu jalannya acara Pemberkahan Akhir Tahun 2018 Tzu Chi Biak yang digelar di Aula Vihara Buddha Dharma Biak, Sabtu 26 Januari 2019.


Tari Dayung dibawakan oleh muda-mudi Tzu Chi.

“Semoga niat awal para relawan tetap terjaga dengan baik di dalam sanubari kita untuk selamanya. Selain itu harus tetap giat terjun ke masyarakat dan melatih diri,” kata Susanto Pirono, Ketua Tzu Chi Biak saat memberikan kata sambutannya.

Pada pementasan isyarat tangan Sutra Makna Tanpa Batas, relawan Tzu Ching Biak juga berhasil menciptakan suasana yang khidmat. Para relawan dengan penuh konsentrasi membawakannya dari awal sampai akhir.


Para tamu undangan memadati dan relawan memadati Aula Vihara Buddha Dharma Biak.


Para tamu menuangkan celengan bambu mereka.


Susanto Pirono membagikan Angpau Master Cheng Yen kepada seluruh tamu undangan serta para relawan Tzu Chi.

Setelah penuangan celengan yang diikuti oleh seluruh undangan dan relawan, akhirnya tiba waktunya pembagian Angpau Master Cheng Yen. Pemberkahan Akhir Tahun 2018 ini ditutup dengan foto bersama seluruh relawan Tzu Chi Biak.

Editor: Khusnul Khotimah


Artikel Terkait

PAT 2018: Rumah Bersama Bagi Kemanusiaan

PAT 2018: Rumah Bersama Bagi Kemanusiaan

20 Januari 2019
Bertemakan Bersyukur, Menghormati, dan Mengasihi Kehidupan. Harmonis Tanpa Pertikaian, Menciptakan Berkah Bersama, kegiatan Pemberkahan Akhir Tahun 2018 (sesi pertama) dihadiri oleh 1.800 orang peserta. Kegiatan ini diadakan pada Minggu, 20 Januari 2019 di Aula Jing Si Lt. 4, PIK, Jakarta Utara.
Bersatu Hati Mengucap Syukur

Bersatu Hati Mengucap Syukur

29 Januari 2019

Satu tahun telah terlewati dengan baik. Tiba saatnya seluruh relawan Tzu Chi Biak berkumpul bersama memanjatkan doa atas tahun yang penuh berkah dan kebaikan. Cuaca yang cerah pun membuat  relawan Biak dapat melangkahkan kaki dengan ringan dan lancar ke Aula Vihara Buddha Dharma Biak, Sabtu 26 Januari 2019 dalam rangka Pemberkahan Akhir Tahun 2018.

PAT 2018: Wu Liang Yi Jing, Peta Jalan Relawan Tzu Chi

PAT 2018: Wu Liang Yi Jing, Peta Jalan Relawan Tzu Chi

20 Januari 2019

Isyarat Tangan Wu Liang Yi Jing (Sutra Makna Tanpa Batas) yang menjadi tema utama Pemberkahan Akhir Tahun 2018 sesi relawan pekan lalu, kembali ditampilkan di Pemberkahan Akhir Tahun sesi umum hari ini, Minggu, 20 Januari 2019. 

Menyayangi dan melindungi benda di sekitar kita, berarti menghargai berkah dan mengenal rasa puas.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -