Bersih Pasar Ulak Karang
Jurnalis : Relawan Tzu Chi Padang, Fotografer : Relawan Tzu Chi Padang
|
| ||
Pasukan pecinta bumi ini dibagi menjadi 4 kelompok, satu bertugas di dalam pasar, sementara 3 kelompok lainnya di jalan-jalan yang ada di sekeliling pasar, yaitu Jalan Jhoni Anwar dan S. Parman. Pasar Ulak Karang letaknya sekitar 20 menit dari pusat kota, dan Minggu pagi itu dipadati orang-orang yang berbelanja. Ide pembersihan pasar ini ternyata justru datang dari Sekolah SMAN 1. Jauh-jauh hari, Kepala Sekolah SMAN 1 sendiri yang melakukan survey ke Pasar Ulak Karang. Kepala sekolah dan guru SMAN 1 sangat mendukung misi Tzu Chi yang baru mereka kenal beberapa bulan terakhir. Karena itu, untuk mengembangkan dan lebih mengenal kegiatan-kegiatan Tzu Chi, para guru juga mengajak siswa-siswi baru untuk melatih diri dengan menjaga kebersihan lingkungan. Salah satunya dengan kegiatan bersih pasar ini.
Ket : - Hari itu relawan yang ikut serta cukup banyak. Maka relawan pun dibagi menjadi 4 kelompok, dengan lokasi pembersihan masing-masing. (kiri) Kegiatan yang berlangsung singkat itu juga didukung oleh Lurah Ulak Karang dan Lurah Kampung Pondok. Pasukan petugas Dinas Kebersihan Kota Padang yang berseragam oranye juga turut serta. Sampah yang terkumpul langsung dipisahkan, contohnya antara plastik yang dapat didaur ulang dan sampah basah. Tindakan ini juga menggerakkan para pedagang pasar khususnya ibu-ibu yang berjualan di dalam pasar tersebut untuk ikut membantu.
Ket : - Ide pembersihan pasar ini datang dari Sekolah SMAN 1 Padang. Bahkan kepala sekolahnya telah melakukan survei lebih dulu sebelumnya. (kiri) Tepat jam 10.30 WIB ketua kelompok dan anggotanya berkumpul kembali di tempat semula beserta alat-alat kebersihan yang mereka gunakan. Setelah selesai melakukan tindakan yang bermakna, para relawan ini melakukan ramah tamah singkat. Mereka saling menyatakan bahwa mereka sangat senang mengikuti kegiatan seperti ini dan berharap dapat mengikuti kembali di kegiatan mendatang. Bertambahnya satu tangan yang melestarikan bumi akan membuat dunia lebih berseri. | |||
Artikel Terkait
Banjir Jakarta: Rindu Tuhan
20 Januari 2014 Ketika banjir melanda Jakarta dua hari yang lalu, rumah Kakek Eng Wat ikut terendam hingga mencapai ketinggian satu meter. Dalam kondisi genting itu, kedua pasangan yang sudah lanjut usia ini langsung mengungsi ke posko pengungsian di Kapuk Muara.
Tzu Chi dan Kemhan RI Gelar Baksos Kesehatan di Desa Sirnajaya, Bogor
23 Agustus 2024Tzu Chi International Medical Association (TIMA) Indonesia bekerja sama dengan tim medis dari Rumah Sakit dr. Suyoto Pusrehab Kementerian Pertahanan RI mengadakan baksos kesehatan umum dan gigi gratis di Desa Sirnajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.








Sitemap