Bersukacita Merayakan Imlek Bersama Penerima Bantuan

Jurnalis : Beh Guat Ngo (He Qi Pusat), Fotografer : Susi Christine, Chandrata wijaya, Foeng Jie Tju (He Qi Pusat)

Relawan Tzu Chi komunitas He Qi Pusat bersukacita merayakan Imlek bersama para Gan En Hu (penerima bantuan Tzu Chi) pada Minggu, 2 Februari 2025 di Depo Pelestarian Lingkungan Pangeran Jayakarta.

“Nanti ya nyak, saat Joko lulus kuliah dah sukses, Joko akan lebih banyak membantu orang, seperti Yayasan Tzu Chi ini yang universal membantu orang seperti Joko.” Petikan dialog dari salah satu pemain lenong drama Imlek dengan judul “Warung Kasih Cinta” ini pun disambut tepuk tangan para penonton saat perayaan Imlek relawan Tzu Chi komunitas He Qi Pusat bersama para Gan En Hu (penerima bantuan Tzu Chi) pada Minggu, 2 Februari 2025 di Depo Pelestarian Lingkungan Pangeran Jayakarta.

“Acara ini bisa berlangsung hasil kerja sama semua relawan. Ladang berkah ini juga mendekatkan relawan dengan bapak dan ibu sekalian,” ucap Foeng Jie Tju memberikan sambutan pada pembukaan acara yang dihadiri 111 relawan dan Gan En Hu.

Relawan Tzu Chi, Foeng Jie Tju memberikan kata sambutan dalam acara perayaan Imlek bersama Gan En Hu di He Qi Pusat.

Novi, salah satu orang tua dari Gan En Hu memperhatikan setiap rangkaian acara perayaan Imlek bersama dengan relawan.

Acara perayaan Imlek bersama ini dilaksanakan sekaligus dengan kegiatan gathering Gan En Hu yang merupakan acara rutin di setiap minggu pertama di awal bulan. Selain diisi dengan hiburan yang mendidik, relawan juga membina keakraban dan mempererat jalinan cinta kasih dengan para penerima bantuan juga lewat isyarat tangan dan bergandengan tangan bersama diiringi lagu Satu Keluarga.

“Saya bener berterima kasih atas bantuan dari Tzu Chi, anak saya Azka didiagnosa gizi buruk, pendengaran sebelah sudah tidak bisa, matanya juga sebelah tidak bisa melihat. Tapi Alhamdulillah berkat susu dari Tzu Chi, sekarang berat badannya sudah naik 2.5kg. Saya senang sekali anak saya mulai ada perbaikan. Acara hari ini juga sangat menghibur dan saya senang mengenal Tzu Chi,” ujar Novi (40) ibunda dari Azka Gibran (5) salah satu Gan En Hu yang sudah 5 bulan dibantu Tzu Chi.

Acara perayaan Imlek ini juga dimeriahkan dengan lenong drama Imlek dengan judul “Warung Kasih Cinta.”

Selain merayakan Imlek bersama dan gathering bersama Gan En Hu, juga diadakan kelas anak asuh Teratai. Kelas ini merupakan diikuti oleh anak-anak yang menjalin jodoh baik dengan Tzu Chi lewat bantuan pendidikan yang diisi dengan pendidikan budi pekerti. Kegiatan perayaan Imlek bersama ini pun sejalan dengan apa yang disampaikan Master Cheng Yen dalam salah satu kata perenungannya. “Dengan lebih banyak memberikan cinta kasih dan mengucapkan lebih banyak kalimat penuh penghiburan, berarti telah menanamkan jalinan jodoh baik dalam hati orang.”

Editor: Arimami Suryo A.

Artikel Terkait

Jalinan Kasih Bersama Para Gan En Hu

Jalinan Kasih Bersama Para Gan En Hu

31 Januari 2023

Suasana hangat dan akrab begitu terasa pada Gathering Gan En Hu (penerima bantuan Tzu Chi) yang digelar Tzu Chi Aceh, Minggu 15 Januari 2023. Para relawan menyambut kehadiran mereka yang begitu bersemangat.

Bersyukur dan Bersemangat, Perjalanan Hidup Ferry Didampingi Tzu Chi Bandung

Bersyukur dan Bersemangat, Perjalanan Hidup Ferry Didampingi Tzu Chi Bandung

13 Maret 2025

Sebanyak 51 Gan En Hu berkumpul di Aula Jing Si Bandung. Salah satunya Ferry yang menderita TB Tulang Belakang dan telah dibantu oleh Tzu Chi Bandung selama tiga tahun.

Bersumbangsih Untuk Sesama

Bersumbangsih Untuk Sesama

16 Desember 2014 Ani adalah salah seorang yang rutin mengikuti Gathering Gan En Hu. Ani datang mewakili ibu mertuanya, Margaretha Tumtum, untuk menerima dana bantuan.
Hakikat terpenting dari pendidikan adalah mewariskan cinta kasih dan hati yang penuh rasa syukur dari satu generasi ke generasi berikutnya.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -