Bingkisan Imlek untuk Para Penerima Bantuan Tzu Chi

Jurnalis : Calvin (Tzu Chi Tanjung Balai Karimun), Fotografer : Calvin (Tzu Chi Tanjung Balai Karimun)


Para penerima bantuan Tzu Chi di Tzu Chi Tanjung Balai Karimun, khususnya yang merayakan Imlek bersukacita dengan bingkisan yang mereka terima.

Menjelang perayaan Hari Raya Imlek yang jatuh pada 12 Februari 2021, Tzu Chi Tanjung Balai Karimun membagikan bingkisan Imlek kepada para penerima bantuan Tzu Chi. Kegiatan ini dilakukan relawan selama empat hari, 1-4 Februari 2021.

Pembagian bingkisan Imlek dilakukan secara bertahap karena wabah Covid-19 yang masih merebak di Indonesia. Para penerima bingkisan Imlek ini datang satu per satu datang ke Kantor Tzu Chi.

Selain bertahap, pembagian bingkisan ini juga berlangsung cepat. "Proses pembagian paket bingkisan sangat cepat karena kita masih di tengah pandemi wabah virus Covid-19," ungkap Abdul Rahim (28), salah satu relawan yang bertugas sebagai koordinator pada kegiatan ini.

 

Paket bingkisan Imlek berisi makanan, minuman ringan dan pernak pernik Imlek.


Abu Hasan berukacita menerima bingkisan Imlek.

Selama empat hari pembagian bingkisan imlek, sebanyak 11 relawan yang berpartisipasi pada kegiatan ini menyambut kedatangan para penerima bantuan pada pukul 09.30 WIB hingga 15.00 WIB. Sebanyak 42 paket bingkisan Imlek yang dibagikan kepada para penerima bantuan berisi makanan, minuman ringan, dan pernak pernik imlek untuk memeriahkan suasana Imlek.

Abu Hasan (64) merupakan salah satu penerima bantuan yang berkerja sebagai buruh serabutan. Ia dibantu Tzu Chi sejak awal tahun 2018. Saat itu Ia mengajukan bantuan karena tidak sanggup memenuhi kebutuhan ekonomi keluarganya. Ia harus menafkahi 6 cucunya.


Abdul Rahim (28) juga berharap agar para penerima bantuan yang merayakan Imlek tahun ini selalu menerapkan 5 M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, Menjauhi Kerumunan, Membatasi Mobilisasi dan Interaksi) agar mereka tidak terpapar virus Covid-19.

Selama tiga tahun dibantu oleh Tzu Chi, Pak Abu Hasan selalu bersumbangsih dengan mengumpulkan barang-barang daur ulang setiap harinya.

"Yayasan Buddha Tzu Chi ini sangatlah bagus karena membantu orang dengan tidak memandang agama, suku dan ras. Jadi saya juga ingin membalas kebaikan mereka dengan mengumpulkan barang-barang daur ulang. Dalam waktu 2 hari sekali saya mengantarkan barang-barang daur ulang yang telah saya kumpulkan ke depo," ucapnya.

Seperti salah satu kata perenungan Master Cheng Yen yang berbunyi,"Mendedikasikan jiwa, waktu, tenaga, dan kebijaksanaan semuanya disebut berdana."

Editor: Khusnul Khotimah


Artikel Terkait

Bentuk Kasih Sayang untuk Anak Asuh

Bentuk Kasih Sayang untuk Anak Asuh

22 Januari 2021
Menempuh jarak 25 km dari Kota Medan ke Kota Lubuk Pakam, sebelas relawan Tzu Chi Medan menghantarkan kebahagiaan bagi para Anak Asuh Tzu Chi di sana. Para penerima bantuan biaya pendidikan dari Tzu Chi tersebut sangat bergembira dengan paket Imlek yang mereka terima juga perhatian dari relawan Tzu Chi yang begitu tulus selama ini.
Berbagi Kasih Melalui Pembagian Paket Imlek

Berbagi Kasih Melalui Pembagian Paket Imlek

30 Januari 2019
Menyambut Tahun Baru Imlek 2019, Yayasan Buddha Tzu Chi Lampung akan mengadakan pembagian paket Imlek. Sebanyak 237 paket dibagikan. Adapun isi paket adalah beras 5 kg, minyak goreng 1 liter, gula 1 kg, biscuit 1 kaleng, 1 kue Tutun, dan 4 bks bihun jagung. 
Mempererat Jalinan Jodoh di Perayaan Imlek

Mempererat Jalinan Jodoh di Perayaan Imlek

31 Januari 2019

Perayaan Tahun Baru Imlek bersama gan en hu di Tanjung Balai Karimun diwarnai dengan sukacita dan kegembiraan. Para penerima bantuan merasa bersyukur karena bisa menjalin jodoh baik dengan Tzu Chi.

Tanamkan rasa syukur pada anak-anak sejak kecil, setelah dewasa ia akan tahu bersumbangsih bagi masyarakat.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -