Buka Puasa Bersama, Wujud Berkah di Bulan Ramadan
Jurnalis : Yanti Yunita (Tzu Chi Medan), Fotografer : Gunawan Halim, Lim Hung Jeng (Tzu Chi Medan)
Suasan hangat tercipta saat buka bersama anak asuh dan Gan En Hu yang diadakan oleh, relawan Tzu Chi komunitas Hu Ai Perintis di Medan.
Bulan Ramadan selalu membawa suasana yang berbeda dalam setiap momen yang dijalani. Setelah seharian menahan lapar dan dahaga, waktu berbuka puasa menjadi saat yang paling dinantikan. Inilah waktu untuk merasakan kebersamaan yang penuh makna. Tradisi buka puasa bersama kerap menjadi momen istimewa di bulan suci ini. Kebersamaan tersebut mengajarkan bahwa rezeki bukan hanya tentang apa yang diterima, tetapi juga tentang apa yang dapat dibagikan.
Sebagai bentuk mempererat silaturahmi, relawan Tzu Chi komunitas Hu Ai Perintis di Medan mengadakan kegiatan buka puasa bersama anak asuh dan Gan En Hu (penerima bantuan rutin Tzu Chi) pada Sabtu, 7 Maret 2026, di Gedung Yayasan Buddha Tzu Chi Cabang Medan, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kompleks Grand Jati Junction, Medan. Kegiatan ini menjadi momen penuh kebersamaan, para peserta dapat berkumpul dan mempererat hubungan persaudaraan dalam suasana Ramadan yang hangat dan penuh berkah.

Salah satu relawan Tzu Chi mendata nama-nama peserta yang hadir dalam kegiatan buka bersama.

Ustad Rahmad Hidayat Nasution, LC, MA menyampaikan ceramah Ramadan yang berisi menyampaikan isi tentang makna rezeki.
Acara diawali dengan pemutaran video Harmoni Ramadan, kemudian dilanjutkan dengan ceramah Ramadan yang disampaikan oleh Ustad Rahmad Hidayat Nasution, LC, MA. Dalam ceramahnya, Ustad Rahmad menyampaikan isi tentang makna rezeki.
“Rezeki sering kali dipahami secara sempit hanya sebagai harta, uang, atau kepemilikan materi. Padahal, dalam pandangan yang lebih luas, rezeki mencakup banyak hal. Kesehatan yang memungkinkan seseorang beraktifitas, hadirnya anak-anak yang tumbuh baik, lingkungan sosial yang dipenuhi teman-teman, dan hubungan yang harmonis adalah contoh dari bentuk rezeki”, terang Ustad Rahmad.
Ustad Rahmad melanjutkan bahwa untuk mendapatkan kelapangan rezeki, seseorang perlu melakukan berbagai usaha, salah satunya dengan memahami hukum sebab-akibat atau kausalitas. Artinya, manusia tidak boleh hanya menunggu rezeki datang tanpa usaha. Hubungan baik dengan sesama manusia dapat melapangkan rezeki dan menghadirkan keberkahan dalam kehidupan. Selain itu, keberhasilan seseorang juga banyak dipengaruhi oleh kecerdasan emosional dan sosial, yang berkaitan dengan kemampuan menjaga hubungan baik dengan orang lain.
“Saat punya banyak teman, kita akan diingat oleh mereka dahulu kemanapun berada, ketika ada kesempatan kerja misalnya, kita dahulu yang dipanggil, ini lah contoh bentuk rezeki dari bersilaturahim,” tambahnya.

Relawan Tzu Chi menyerahkan paket lebaran kepada salah satu peserta penerima bantuan.
Setelah ceramah dari Ustad Rahmad, acara dilanjutkan dengan doa buka puasa sebagai ungkapan rasa syukur sebelum menikmati hidangan. Berbagai takjil disiapkan seperti kolak, kurma, es sirup, kue basah, buah, dan biskuit untuk membantu mengembalikan energi tubuh. Takjil tersebut dibagikan kepada para peserta sebagai wujud kepedulian.
Setelah menikmati takjil, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan paket Lebaran, dua buah kaos, dan mi goreng yang dapat dibawa pulang oleh para peserta. Kegiatan dilaksanakan secara singkat dan padat dengan mempertimbangkan bahwa para peserta juga perlu menjalankan salat tarawih di masjid.
Di bulan Ramadan, setiap senyum menjadi doa, setiap tangan yang berjabat menjadi jembatan, dan setiap hidangan yang dibagikan menjadi cahaya. Dalam kebersamaan ini, setiap insan menyadari bahwa rezeki bukan sekadar harta, melainkan hangatnya kebersamaan.
Editor: Fikhri Fathoni
Artikel Terkait
Makna Ramadhan dan Kebersamaan dalam Buka Puasa Bersama Relawan Tzu Chi
07 April 2025Relawan Tzu Chi Medan mengadakan buka puasa bersama serta membagikan parsel lebaran kepada 46 penerima bantuan di hari ke-22 Ramadhan pada Sabtu, 22 Maret 2025.
Menjalin Toleransi Antar Umat Beragama
21 Juli 2014 Unjuk menjalin toleransi antar umat beragama, Yayasan Buddha Tzu Chi mengadakan kegiatan buka puasa bersama bagi seluruh staf Yayasan Buddha Tzu Chi, DAAI TV Indonesia, guru Sekolah Tzu Chi Indonesia, dan staf serta seniman bangunan PT. Pulau Intan.
Berbagi Penganan Berbuka Puasa di Kapuk Muara
26 Maret 2024Salah satu wujud toleransi ditunjukkan relawan Tzu Chi dengan berbagi makanan berbuka puasa kepada warga di Kapuk Muara, Jakarta Utara. Ada 100 paket makanan vegetaris, bubur kacang hijau, dan air mineral.







Sitemap