Bukan Sekadar Kunjungan Kasih
Jurnalis : Hendra Gusnadhy (Tzu Chi Bandung), Fotografer : Hendra Gusnadhy (Tzu Chi Bandung)|
|
| ||
| Oma Susanti yang telah berumur 70 tahun, mendapat kunjungan pertama pada hari itu. Rona kegembiraan terpancar dari raut wajahnya ketika melihat kedatangan relawan Tzu Chi. ”Selamat pagi. Lagi ngapain, bagaimana kabarnya?” sapa relawan Tzu Chi. Oma Susanti pun langsung menanggapi sapaan relawan, ”Baik, baik, ini lagi berjemur.” Oma Susanti dengan semangat menceritakan keadaannya kepada relawan yang berkunjung pada hari itu. ”Perutnya sekarang tambah besar dikit, tapi sekarang tiap hari rajin minum temulawak supaya ngga terlalu kembung. Tapi jadi sering kentut,” ungkap Oma Susanti. Relawan tertawa mendengar ucapan Oma Susanti yang blak-blakan. Suasana menjadi sangat hidup dan ceria dengan perbincangan ini. Nadia Shijie yang mendampingi pengobatan Oma Susanti pun memberi masukan agar oma jangan terlalu banyak minum air menjelang tidur. Karena ini menyebabkan kaki oma sering bengkak. ”Oma, kalau mau tidur jangan terlalu banyak minum air ya, kalau mau banyak minum air bagusnya pagi-pagi biar kakinya ga bengkak,” saran Nadia. Nadia memang sangat bersungguh hati, ia hafal betul kondisi pasien-pasien yang didampinginya. Ia pun rajin membawa para pasien ke dokter untuk periksa sebulan sekali. Relawan mengakhiri kunjungan kasih dengan memperagakan lagu isyarat tangan Satu Keluarga. Oma Susanti dengan semangat ikut memperagakan isyarat tangan bersama relawan Tzu Chi yang berkunjung ke rumahnya.
Keterangan :
Memberi Semangat Walau kunjungan kasih yang dilakukan relawan cukup singkat, Nunung merasakan kehangatan perhatian yang diberikan relawan Tzu Chi kepadanya. Semangat dan perhatian yang diberikan oleh relawan Tzu Chi, dapat menjadi obat yang dapat mengurangi rasa sakit atas penderitaannya. Setelah itu, relawan berkunjung ke rumah Oey Kim Nio (58 tahun) yang berlokasi di bilangan Babakan Irigasi, Bandung. Oey Kim Nio yang menderita stroke ini sangat terharu dengan kedatangan insan Tzu Chi. Terlebih ketika relawan Tzu Chi mempersembahkan lagu isyarat tangan Yi Jia Ren, air mata pun jatuh bercucuran membasahi pipinya. Belum lama ini Kim Nio kehilangan suami tercintanya yang meninggal dunia. Kedatangan relawan Tzu Chi yang tetap memperhatikannya membuat Kim Nio merasakan kehangatan sebuah keluarga. Relawan Tzu Chi menyemangati Kim Nio agar tetap semangat menjalani hidupnya. Mereka pun memberi masukan cara melatih anggota badan yang sulit digerakkan dengan gerakan-gerakan sederhana kepada Kim Nio.
Keterangan :
Setelah melakukan kunjungan kasih, relawan melanjutkan dengan survei pasien pengobatan khusus ke daerah Babakan Ciparay. Sembari melakukan survei, relawan juga mensosialisasikan daur ulang kepada warga sekitar rumah pasien. ”Selain untuk melestarikan lingkungan, sampah daur ulang bisa juga membantu sesama loh, Bu. Selain lingkungan jadi bersih, sampah daur ulang ini setelah diolah dan dipilah-pilah, sampah ini dapat dijual untuk membantu orang yang seperti kita survei ini,” terang relawan Tzu Chi pada warga sekitar. Ternyata warga sangat antusias dengan apa yang disampaikan oleh relawan Tzu Chi. Beberapa warga pun menyumbangkan barang daur ulang kepada relawan untuk menjaga kebersihan lingkungan mereka dan untuk membantu sesama yang membutuhkan melalui Tzu Chi. Niat baik jika dilakukan dengan hati yang tulus dan sungguh-sungguh, dapat membuat apa yang kita kerjakan dapat terlaksana dengan baik. Kunjungan kasih yang dilakukan oleh insan Tzu Chi Bandung ini walaupun hanya sesaat, tetapi sangat berharga dan bermanfaat bagi para pasien penerima bantuan. | |||
Artikel Terkait
Baksos Tzu Chi ke-120: Pelayanan Kesehatan di Pulau Terluar Banten
25 September 2017Di hari kedua pelaksanaan bakti sosial kesehatan Tzu Chi ke-120 yang bekerja sama dengan TNI dalam rangka HUT TNI ke-72, seluruh tim medis kembali bergerak. Apabila hari pertama tim medis menangani pasien di Pulo Panjang, hari kedua ini (23/9/17) mereka habiskan untuk melayani pasien di Pulau Tunda, Serang, Banten.
Membentuk Masa Depan Pendidikan
02 September 2016
Bazar Amal: Menghimpun Berkah Sekaligus Melindungi Bumi
04 April 2022Relawan Tzu Chi komunitas He Qi Utara 1 mengadakan bazar di Rusun Cinta Kasih Tzu Chi Muara Angke Jakarta Utara. Bazar yang dilakukan menjelang bulan Ramadan ini digelar selama dua hari, yakni tanggal 26 dan 27 Maret 2022.










Sitemap