Cinta Kasih Melalui Semangkuk Bubur

Jurnalis : Sinta Febriyani (Tzu Chi Bandung), Fotografer : Hendra Gusnadhy (Tzu Chi Bandung)
 

fotoMeski kunjungan relawan Tzu Chi ke Panti Asuhan Mother Teresa hanya berlangsung sekitar setengah jam, tapi tawa dan canda anak-anak serta relawan Tzu Chi begitu terasa.

 

 

Oma-opa di Panti Wreda Nazaret tersenyum menyambut kunjungan relawan Tzu Chi tanggal 1 Oktober 2009. Di ruangan itu, kami mengadakan berbagai acara. Salah satu acara yang disukai para lansia adalah bernyanyi bersama. Ada yang menyanyikan lagu yang tenar pada masa mereka remaja, ada juga yang menyanyikan lagu berbahasa Mandarin dan lagu daerah.

 

 

 

Saat relawan berbaris di depan memeragakan isyarat tangan, para penghuni panti yang didominasi oleh para oma ini begitu bersemangat mengikutinya. Oma yang masih sehat bahkan ikut berbaris di depan bersama relawan. Sementara oma-opa yang sudah tidak mampu berdiri terlalu lama, ikut berisyarat tangan sambil duduk di kursi.

Ketika semangkuk bubur kacang hijau dibagikan kepada oma-opa, Oma Yeni terlihat begitu terharu menerimanya. Apalagi, relawan menawarkan untuk menyuapinya. Oma Yeni menitikkan air mata. Oma merasa begitu diperhatikan dan disayang. Dengan erat, lansia itu menggenggam tangan relawan, “Terima kasih, terima kasih sudah datang ke sini. Saya bahagia sekali.” Oma Yeni juga menangis ketika relawan Tzu Chi berpamitan.

foto  foto

Ket: -Perhatian yang diberikan oleh relawan pada Oma Yeni membuatnya merasa begitu diperhatikan dan            disayangi. Sampai-sampai ketika relawan Tzu Chi berpamitan, Oma Yeni menitikkan air mata karena           merasa terharu. (kiri).
        - Relawan Tzu Chi dengan sepenuh hati memperlakukan para penghuni panti wreda seperti layaknya orangtua           mereka sendiri.  (kanan)

Anak-anak Mother Teresa
Terlahir dari pasangan yang bukan suami-istri, ditinggalkan oleh keluarganya di rumah sakit atau jalanan, atau orangtuanya menolak untuk mengasuh mereka ketika kedua orangtuanya berpisah, merupakan sebab anak-anak itu tinggal di Panti Asuhan “Mother Teresa”, Yayasan Cahaya Kasih, Sumber Sari Indah, Bandung yang dikunjungi relawan Tzu Chi usai mengunjungi Panti Wreda Nazaret.

Mereka menyalami dan mengelilingi relawan Tzu Chi yang hendak membagikan makanan. Rasa senang anak-anak itu bertambah ketika beberapa relawan ikut menemani mereka belajar dan membacakan buku cerita anak.

foto  foto

Ket: - Relawan menampilkan isyarat tangan kepada para oma penghuni Panti Wreda Nazaret. Kegiatan ini dapat            membuat para oma menjadi hilang kejenuhannya.(kiri).
        - Anak-anak penghuni Panti Asuhan Mother Teresa merasa senang saat relawan Tzu Chi membacakan buku            cerita anak-anak kepada mereka. (kanan) 

Zr Veronika, Ketua Yayasan Cahaya Kasih pun turut bergembira. ”Saya lihat anak-anak di sini terhibur dengan kunjungan dari Tzu Chi, semoga tidak kali ini saja Tzu Chi datang ke sini, tapi sering-sering datang membagi kebahagiaan untuk kami agar anak-anak di sini juga hatinya penuh cinta kasih,” jelas Zr Veronika menutup kunjungan hari itu.

 
 

Artikel Terkait

Dulu Diberi, Kini Memberi

Dulu Diberi, Kini Memberi

05 Februari 2020

Sebanyak 450 relawan, donatur, dan masyarakat umum hadir pada Pemberkahan Awal Tahun 2020 di Tzu Chi Bandung. Kegiatan ini merupakan wujud ungkapan terima kasih kepada para donatur dan relawan yang telah meluangkan waktu, tenaga, maupun dana untuk mendukung Tzu Chi, juga kepada para penerima bantuan.

Mewariskan Budaya Bervegetarian

Mewariskan Budaya Bervegetarian

10 Oktober 2011
Menu makan siang hari ini pun siap dan kami segera membawanya ke ruang penyajian untuk disiapkan bagi 10 kelas murid-murid primary. Setelah persiapan pembagian selesai mulailah kami bawa ke lantai 1 dimana kelas anak-anak berada.
Berbagi Kebahagiaan di Momen Imlek

Berbagi Kebahagiaan di Momen Imlek

02 Februari 2022

Sebanyak 600 paket beras dibagikan kepada warga perkampungan yang tinggal di belakang tanggul perairan melalui Vihara Buddha Jayanti dan Cetiya Theravada Dhamma Viriya.

Menyayangi diri sendiri adalah wujud balas budi pada orang tua, bersumbangsih adalah wujud dari rasa syukur.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -