Cinta Kasih Menyapa Anak-Anak Istimewa

Jurnalis : Siska Yulia HR (Tzu Chi Cabang Sinar Mas), Fotografer : Ilham Nurdiansyah (Tzu Chi Cabang Sinar Mas)

Salah seorang relawan Tzu Chi Cabang Sinar Mas dari komunitas Xie Li Serpong 1 Wisma Indah Kiat (WIK), menyerahkan bingkisan kepada salah satu anak penghuni Yayasan Sayap Ibu.

“Cinta kasih adalah bahasa universal yang dapat dirasakan oleh semua makhluk, tanpa memandang kondisi dan perbedaan”
- Master Cheng Yen -

Di balik kesibukan dan aktivitas sehari-hari, selalu ada ruang untuk menebarkan cinta kasih. Semangat itulah yang menggerakkan empat relawan Tzu Chi Cabang Sinar Mas dari komunitas Xie Li Serpong 1 Wisma Indah Kiat (WIK) untuk melakukan kunjungan kasih ke Yayasan Sayap Ibu pada 4 Juni 2026.

Yayasan Sayap Ibu merupakan rumah pengasuhan bagi anak-anak berkebutuhan khusus yang kurang mendapatkan pengasuhan dari orang tua maupun keluarga. Saat ini, yayasan tersebut merawat 34 anak dengan berbagai kondisi khusus, seperti cerebral palsy, hydrocephalus, microcephaly, tunanetra, Down syndrome, serta kondisi lainnya yang membutuhkan perhatian dan pendampingan secara intensif.

Kedatangan relawan disambut hangat oleh para pengurus dan anak-anak. Suasana penuh keceriaan langsung terasa ketika kegiatan diawali dengan senam bersama. Relawan dan anak-anak bergerak mengikuti irama dengan penuh semangat, menciptakan momen kebersamaan yang hangat dan menyenangkan.

Bagi anak-anak, kegiatan sederhana tersebut bukan hanya menjadi sarana berolahraga, tetapi juga kesempatan untuk berinteraksi, merasakan perhatian, dan menikmati kebersamaan. Sementara bagi para relawan, senyum dan tawa anak-anak menjadi kebahagiaan tersendiri yang menghangatkan hati.

Setelah senam bersama, kegiatan dilanjutkan dengan latihan motorik. Dalam sesi ini, relawan bekerja sama dengan para pendamping Yayasan Sayap Ibu untuk membantu anak-anak melatih kemampuan motorik mereka sesuai kebutuhan masing-masing.

Dengan penuh kesabaran dan kasih sayang, para relawan memberikan stimulasi yang dapat mendukung perkembangan fisik serta koordinasi gerak anak-anak. Meski memiliki berbagai keterbatasan, mereka menunjukkan semangat yang luar biasa dalam mengikuti setiap aktivitas.

Heriyanto, relawan Tzu Chi Cabang Sinar Mas dari komunitas Xie Li Serpong 1 Wisma Indah Kiat (WIK), menjemput salah satu anak penghuni Yayasan Sayap Ibu untuk  senam bersama.

Melihat antusiasme tersebut, para relawan semakin menyadari bahwa kehadiran, perhatian, dan kasih sayang merupakan kebutuhan yang sangat berarti bagi anak-anak istimewa ini. Setiap sentuhan perhatian mampu menghadirkan kebahagiaan sederhana yang memberikan semangat bagi mereka untuk terus berkembang.

Sebagai penutup, relawan menyerahkan bantuan berupa paket sembako, diapers, dan berbagai kebutuhan lainnya untuk mendukung operasional yayasan serta kebutuhan anak sehari-hari.

Rini Mulyastuti, pengurus Yayasan Sayap Ibu, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh relawan Tzu Chi.

“Kami sangat mengapresiasi bantuan yang diberikan kepada anak-anak di sini. Dukungan ini sangat berarti dalam membantu memenuhi kebutuhan anak-anak spesial yang kami dampingi setiap hari,” ujarnya.

Bagi relawan, bantuan yang diberikan bukan sekadar bentuk kepedulian materi, tetapi juga ungkapan cinta kasih dan kebersamaan untuk menghadirkan harapan bagi mereka yang membutuhkan.

“Hari ini kami bersyukur dapat berkunjung dan menjalin silaturahmi dengan anak-anak istimewa di Yayasan Sayap Ibu. Semoga bantuan yang kami sampaikan dapat mendukung tumbuh kembang mereka dengan baik dan membawa manfaat bagi kehidupan mereka,” tutur Heriyanto, salah satu relawan yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Kunjungan kasih ini menjadi pengingat bahwa kebahagiaan dapat tumbuh dari perhatian yang tulus dan kepedulian yang sederhana. Melalui kebersamaan yang terjalin, relawan tidak hanya berbagi bantuan, tetapi juga menghadirkan kehangatan, semangat, dan harapan bagi anak-anak yang menjalani hari-hari mereka dengan penuh perjuangan.

Diharapkan kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut menebarkan cinta kasih kepada sesama, khususnya kepada mereka yang membutuhkan perhatian dan dukungan di tengah keterbatasan yang dimiliki.

Editor: Anand Yahya

Artikel Terkait

Semangat untuk Sembuh

Semangat untuk Sembuh

27 Mei 2021

Anneke Tumiwa (48) tengah berjuang untuk sembuh dari kanker payudara Stadium 3B. “Saya semangat karena saya masih punya anak yang masih kecil, dia masih sangat butuh saya,” ujar Anneke.

Menciptakan Ladang Berkah

Menciptakan Ladang Berkah

26 November 2015
Minggu, 22 November 2015, sebanyak 64 orang mengikuti kegiatan kunjungan kasih ke rumah penerima bantuan Tzu Chi. Di samping untuk memantau pasien kasus, dalam acara ini juga mengajak relawan lainnya untuk menciptakan ladang berkah di misi amal.
Dengan Memulung, Pak Oding yang Sudah Sepuh Bertahan Hidup

Dengan Memulung, Pak Oding yang Sudah Sepuh Bertahan Hidup

08 November 2021

Tuntutan hidup memaksa Oding Sahri (81) untuk bekerja sebagai pemulung di Papanggo, Jakarta Utara. Warga sekitar yang pengertian, biasanya memilah sampah daur ulang mereka dan memberikannya kepada Pak Oding.

Orang yang berjiwa besar akan merasakan luasnya dunia dan ia dapat diterima oleh siapa saja!
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -