Dengan Memulung, Pak Oding yang Sudah Sepuh Bertahan Hidup
Jurnalis : Khusnul Khotimah, Fotografer : Khusnul KhotimahTuntutan hidup memaksa Oding Sahri yang sudah berusia 81 tahun untuk bekerja sebagai pemulung. Di samping rumah kontrakannya di Papanggo, Jakarta Utara, terdapat tempat pembuangan sampah. Warga sekitar yang punya pengertian, biasanya memilah sampah daur ulang mereka dan membawanya ke gubuk kecil yang digunakan Pak Oding untuk mengumpulkan sampah daur ulang seperti botol air mineral bekas serta kardus.

Di usia yang telah senja, Pak Oding dan istrinya Hayana masih harus bekerja dengan memulung.

Biasanya di akhir bulan, pengepul sampah daur ulang akan mendatangi Pak Oding dan membeli barang daur ulang yang dikumpulkannya.

Pak Oding hadir dalam gathering penerima bantuan Tzu Chi di komunitas He Qi Timur, Minggu 7 November 2021.

Pak Oding bersama Dul Rahman tetangganya yang sama-sama mendapat bantuan biaya hidup dari Tzu Chi Indonesia.
Artikel Terkait
Andi yang Kembali Memulai Hidup dari Awal
08 November 2017Mirip dengan kisah Amir, warga Perumahan Cinta Kasih Tzu Chi Meulaboh, Aceh. Andi pun harus merelakan kaki kanannya untuk diamputasi sampai batas dengkul. Bukan karena tersengat aliran listrik, namun karena kecelakaan ketika berkendara. Kehadiran relawan Tzu Chi menguatkannya kembali.
Sukacita Menyambut Natal
07 Desember 2020Sukacita tengah dirasakan para penerima
bantuan jangka panjang Tzu Chi (Gan En Hu),
khususnya para pemeluk Kristiani. Di awal Desember ini, mereka menerima
Tunjangan Hari Raya (THR) Natal yang diberikan bersamaan dengan bantuan bulanan
mereka. Di Komunitas He Qi Timur, ada
17 penerima THR Natal, salah satunya Pak Karuna Rakkhita (80). ![]()
Cinta Kasih Terus Mengalir di Panti Anak Vita Dulcedo
11 November 2025Sebanyak 26 relawan dan 10 relawan kembang dari Komunitas Tzu Chi Pematang Siantar mengunjungi Panti Asuhan Katolik Vita Dulcedo untuk menebarkan cinta kasih dan melepas rindu setelah setahun berlalu.







Sitemap