Cinta Kasih Seorang Ibu Dikenang dalam Perayaan Tiga Momen Besar Tzu Chi di Pematang Siantar
Jurnalis : Iwan (Tzu Chi Tebing Tinggi), Fotografer : Ai Ly (Tzu Chi Tebing Tinggi)
Suasana pembasuhan kaki Ibu diikuti oleh 30 pasangan ibu dan anak. Terlihat wajah para ibu begitu haru saat anak-anak mereka membasuh kaki dengan penuh perasaan. Acara basuh kaki orang tua in berlangsung di Aula Perguruan Sultan Agung.

Koordinator acara, Ai Ly, membuka acara dengan menyampaikan pesan bahwa anak yang berbakti akan selalu mengingat orang tuanya, di mana pun berada, dan itu menjadi dasar dari setiap kebajikan yang dilakukan.

Para relawan tzu Chi juga mengenalkan persembahan bahasa isyarat tangan dengan tema "Gei Ni" yang dibawakan oleh relawan Tzu Chi diiringi alunan gesekan alat musik biola dimainkan oleh Magnif.

Cici Teratai (dua dari kiri) baru pertama kali mengikuti sesi pembasuhan kaki. Ia turut mengajak suami dan mertuanya untuk ikut dalam kegiatan ini. Acara peringatan hari ibu ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari pasangan ibu dan anak.

Setelah pembasuhan kaki selesai, acara ditutup dengan pelukan hangat antara ibu dan anak, yang melambangkan kedekatan, kehangatan, serta tumbuhnya kasih sayang yang lebih mendalam.
Artikel Terkait
Membingkai Budi Pekerti Pada Anak
07 Desember 2017
Ulang Tahun Depo Pendidikan Pelestarian Lingkungan Duri Kosambi ke 3
29 Januari 2015 Pada Minggu yang cerah, para relawan Tzu Chi yang tergabung dalam komunitas He Qi (wilayah) Barat telah mempersiapkan perayaan Ulang Tahun Depo Pelestarian Lingkungan Tzu Chi Duri Kosambi, Jakarta Barat yang ke-3
Mempraktikkan Bahasa Kasih dalam Perayaan Hari Ibu
18 Desember 2024Kelas Budi Pekerti di He Qi Pusat selalu memberikan materi yang bermakna bagi para muridnya. Kali ini anak-anak belajar merangkai bunga sekaligus merayakan Hari Ibu. Sementara para orang tua belajar tentang parenting.







Sitemap