Cinta Kasih Terus Mengalir di Panti Anak Vita Dulcedo

Jurnalis : Iwan (Tzu Chi Tebing Tinggi) , Fotografer : Ai ly, Yenny Phan (Tzu Chi Tebing Tinggi)

Relawan Tzu Chi Pematang Siantar memperagakan bahasa isyarat tangan sebagai wujud misi budaya humanis Tzu Chi yang universal. Melalui peragaan lagu “Jalan Tzu Chi,” para relawan mengajak semua insan untuk menebarkan kebajikan dan welas asih di jalan Tzu Chi.

Relawan Komunitas Tzu Chi Pematang Siantar kembali mengunjungi Panti Asuhan Katolik Vita Dulcedo untuk menebarkan cinta kasih sekaligus melepas rindu setelah satu tahun berlalu sejak kunjungan terakhir.

Pada Minggu sore, 2 November 2025, sebanyak 26 relawan dan 10 relawan kembang hadir dalam kunjungan penuh kehangatan ini. Erlina membuka acara dengan memperkenalkan kembali sejarah, visi, dan misi Yayasan Buddha Tzu Chi yang berlandaskan semangat welas asih dan kemanusiaan.

Suasana semakin ceria saat relawan mengajak anak-anak penghuni panti bermain permainan luar ruangan dan kuis edukatif. Aktivitas ini tidak hanya menumbuhkan keceriaan, tetapi juga mempererat hubungan antara relawan dan anak-anak.

Anak-anak panti pun menampilkan tarian daerah serta kreasi modern yang disambut tepuk tangan meriah dari para relawan. Kegembiraan terpancar di wajah semua yang hadir, menciptakan suasana hangat penuh kebersamaan.

Penyuluhan kesehatan dibawakan dengan menarik oleh relawan medis Ester Sitorus, yang mengajak anak-anak panti memahami pentingnya mengonsumsi makanan berserat serta sayuran hijau untuk menjaga kesehatan tubuh.

Keceriaan semakin terasa saat relawan ikut larut dalam tarian modern yang dibawakan anak-anak panti. Suasana hangat penuh tawa ini mencerminkan kedekatan dan cinta kasih tulus tanpa pamrih antara relawan dan anak asuh.

Dalam kesempatan ini, Ester Sitorus juga memberikan penyuluhan kesehatan dengan tema “Mengonsumsi Makanan Vegetarian yang Berserat, Sehat, dan Murah.” Melalui materi ini, anak-anak diajak memahami pentingnya pola makan sehat dan ramah lingkungan.

Lydia, penanggung jawab kegiatan, menyampaikan rasa syukurnya dapat kembali bertemu anak-anak dan para suster pengasuh.

“Terima kasih kepada anak-anak dan para suster di sini. Sungguh suatu berkah bisa melepas rindu dan berbagi sukacita bersama. Semoga semuanya selalu bahagia dan mengingat Tzu Chi,” ujar Lydia penuh senyum.

Suster Emmanuel Br. Purba KYM, salah satu pengasuh Panti Asuhan Vita Dulcedo, mengaku sangat tersentuh atas perhatian dan kasih yang diberikan relawan Tzu Chi.

“Saya bersyukur masih ada yang peduli pada anak-anak, terutama perhatian dari relawan Tzu Chi yang luar biasa. Anak-anak masih ingat siapa Master Cheng Yen, apa misi Tzu Chi, bahkan hafal isyarat tangan ‘Satu Keluarga’. Terima kasih kepada para relawan yang mau berbagi cinta kasih,” tutur Suster Emmanuel haru.

Kegiatan kuis berlangsung meriah dengan antusiasme anak-anak panti yang menjawab sepuluh pertanyaan seputar Tzu Chi dengan semangat. Salah satu pertanyaan yang dijawab dengan benar adalah, “Siapakah pendiri Yayasan Buddha Tzu Chi?”

Suster Emmanuel Br. Purba KYM mengungkapkan rasa bahagia dan terima kasihnya kepada relawan Tzu Chi Pematang Siantar, khususnya kepada Iwan, atas perhatian dan kasih yang diberikan kepada anak-anak Panti Katolik Vita Dulcedo. Ia juga menyampaikan keinginannya untuk lebih mengenal Yayasan Buddha Tzu Chi dan misi kemanusiaan yang dijalankannya.

Hubungan baik antara relawan Tzu Chi Pematang Siantar dengan Panti Asuhan Vita Dulcedo telah terjalin selama tiga tahun. Selain menerima kunjungan kasih, anak-anak panti juga pernah berkunjung ke Depo Pendidikan dan Pelestarian Lingkungan Tzu Chi untuk belajar memilah barang-barang daur ulang.

Yuliana, salah satu anak penghuni panti, mengungkapkan rasa gembiranya atas kunjungan ini.

“Saya sangat senang dengan kehadiran para relawan Tzu Chi. Mereka selalu memberi semangat dan nasihat yang baik. Kami juga selalu mendoakan Bapak dan Ibu Tzu Chi,” ucap Yuliana dengan wajah ceria.

Kunjungan kasih ini menjadi momentum indah untuk menumbuhkan harapan dan semangat bagi anak-anak panti. Sekaligus mengingatkan kita semua agar senantiasa bersyukur dan menghargai setiap berkah yang ada dalam kehidupan.

Editor: Anand Yahya

Artikel Terkait

Melestarikan Lingkungan dengan Cara yang Seru

Melestarikan Lingkungan dengan Cara yang Seru

19 Februari 2025

Muda-Mudi Tzu Chi (Tzu Ching) Pekanbaru mengadakan acara bersama di Panti Asuhan Insan Permata dan Panti Asuhan Dharma Kita di Labersa Water Park. 

Muda-mudi Tzu Chi Berbagi Cinta Kasih di Panti Asuhan Putra Setia

Muda-mudi Tzu Chi Berbagi Cinta Kasih di Panti Asuhan Putra Setia

27 September 2024

Muda-mudi Tzu Chi di He Qi Pusat dan Tunas He Qi Pusat mengunjungi Panti Asuhan Putra Setia untuk berbagi kebahagiaan dan semangat kepada anak-anak panti melalui berbagai aktivitas yang menyenangkan dan inspiratif.

Komitmen Relawan Tzu Chi dan Cinta Kasih untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Komitmen Relawan Tzu Chi dan Cinta Kasih untuk Anak Berkebutuhan Khusus

26 Desember 2024

SLB Kasih Bunda, yang didirikan dengan semangat membantu anak-anak berkebutuhan khusus, menjadi saksi perayaan Hari Ibu dalam suasana penuh emosi dan kehangatan.

Kerisauan dalam kehidupan manusia disebabkan dan bersumber pada tiga racun dunia, yaitu: keserakahan, kebencian, dan kegelapan batin.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -