Cinta Kasih Tzu Chi Terus Mengalir

Jurnalis : Galvan (Tzu Chi Bandung), Fotografer : Galvan (Tzu Chi Bandung)
 
 

fotoPara relawan Tzu Chi memberikan hiburan berupa nyanyian kepada para peserta baksos, dan mengajak mereka untuk turut serta bernyanyi, agar tidak merasa jenuh.

Senin, 21 Juni 2010, Tzu Chi Bandung berkerja sama dengan Garuda Shield, menyelenggarakan Bakti Sosial Kesehatan di Kampung Kebon Kelapa, RW03/RT01, Desa Cipatat, Kec. Cipatat, Kab. Bandung Barat.

 

Dengan adanya bakti sosial ini, warga Cipatat sangat berantusias untuk mendapatkan pengobatan gratis. Karena selama ini, mereka tidak mampu mengobati penyakit mereka ke dokter atau klinik-klinik terdekat, dengan alasan tidak cukup biaya. Kini mereka bisa mendapatkan pengobatan langsung dari dokter, dan mendapatkan obat secara gratis.

Bakti sosial yang berlokasi di Desa Cipatat ini melibatkan 99 relawan Tzu Chi Bandung, dan 32 tim medis Tzu Chi International Medical Association (TIMA). Acara yang dimulai pada pukul 08.00-13.30 ini berhasil memberikan pelayanan kepada 1.168 pasien yang terdiri dari 858 pasien  pengobatan umum,  214 pasien  pengobatan anak, 14 pasien  pengobatan mata, dan 82 pasien  pengobatan gigi.

Cuaca panas tidak mengurungkan niat relawan Tzu Chi untuk memberikan pelayanan maksimal kepada para pasien. Para Shijie menghibur pasien yang tengah menunggu giliran di barak tunggu, dengan menyanyikan lagu Halo - Halo Bandung, Di Sini Senang - Di Sana Senang, Satu Keluarga, dan Sebuah Dunia Yang Bersih.

Bukan hanya sekedar acara bakti sosial biasa saja, dimana pasien hanya menunggu dipanggil untuk diperiksa, dan mengambil obat sendiri. Namun setiap acara bakti sosial yang diadakan oleh Tzu Chi, para relawan Tzu Chi berinteraksi langsung dalam kegiatan tersebut. Seperti menghibur para pasien di ruang tunggu, mendampingi pasien ke dokter, sampai memberikan resep obat kepada apoteker. Para pasien benar-benar diberikan pelayanan dan cinta kasih yang tulus, agar para pasien merasakan kehangatan cinta kasih.

Bakti sosial kali ini mendapatkan kunjungan dari tamu istimewa yaitu,  US Army Pasific Letnan Jenderal Benjamin R. Mixon, serta rombongan dari United States Army Pasific Command (USARPAC) yang didampingi oleh Mayjen TNI Soenarko selaku Danpussenif Kodiklat TNI AD. Rombongan didampingi relawan Tzu Chi bersama-sama meninjau keseluruhan kegiatan bakti sosial.

Ruchiyat Kurniadi, selaku kordinator bakti sosial kesehatan Tzu Chi Bandung menuturkan, kerjasama dengan Garuda Shield ini dapat terlaksana karena mempunyai misi yang sama dalam hal kemanusiaan. “Kebetulan Garuda Shield ada acara di sini (Cipatat-red), serta dalam hal kemanusian ada satu misi yang sama, dan kita mencoba untuk menggabungkan kegiatan rutin kita bersama Garuda Shield ini,” ujar Ruchiyat.

foto  foto

Ket : - Masyarakat Cipatat merasa sangat bersyukur, bisa mendapatkan pelayanan kesehatan dan pengobatan             secara gratis. (kiri)
         - "Dengan penuh cinta kasih, relawan Tzu Chi Bandung, Liem Tek Sioe (kanan), mendampingi pasien             yang berobat di bakti sosial kesehatan. (kanan)

Menolong dengan Tulus
Tidak hanya relawan dan pasien, para dokter pun juga begitu bersemangat. Dr.Anton yang baru pertama kali mengikuti baksos bersama Yayasan Buddha Tzu Chi, menuturkan, “Menyenangkan bisa menolong banyak orang. Mungkin dari Yayasan Buddha Tzu Chi juga terima kasih, dan dari TNI juga terima kasih, bisa menolong masyarakat sekitar sini,” tutur Anton yang selalu tersenyum terhadap pasien yang ditanganinya.

Berbagai keluhan pasien Anton tangani dengan tulus dan penuh hati-hati. “Banyaknya ya sakit badan, darah tinggi, dan sakit maag,” ujar Anton mengenai sebagian besar penyakit yang ditanganinya.

Setiap kegiatan kemanusiaan yang diadakan oleh Tzu Chi selalu menyimpan kehangatan bagi mereka yang mendapatkan pertolongan, dan peran tersebut juga dirasakan oleh Anton, Ia sangat tersentuh dengan melihat para relawan Tzu Chi yang melayani pasien dari awal pendaftaran hingga pengambilan obat. “Mungkin tetap bisa diselenggarakan terus bakti sosial kaya gini, untuk menolong masyarakat di sekitar.” harapnya

foto  foto

Ket: - Relawan dokter dari Tzu Chi Bandung memeriksa pasien dengan tulus dan memperlakukan pasien            seperti keluarganya sendiri. (kiri).
        - Baksos pengobatan kerjasama Tzu Chi Bandung dengan Garuda Shield ini berhasil melayani 872 pasien            "pengobatan umum, 214 pengobatan anak dan 82 pengobatan gigi.  (kanan)

Kehidupan Baru Bagi Warga Cipatat
Rasa senang terpancar dari wajah warga Cipatat yang mendapatkan pengobatan secara gratis. Keluhan atau penyakit yang selama ini mereka derita akhirnya dapat diperiksa oleh dokter dan mendapat peluang menuju kesembuhan. Dengan adanya baksos ini berkurang sudah sedikit beban hidup mereka, dan kini warga Cipatat dapat melanjutkan kehidupan mereka untuk mencari sebutir nasi, demi kelangsungan hidup.

Panji Widada (51) warga Cipatat mengaku sangat senang dan merasa terbantu dengan adanya kegiatan bakti sosial kesehatan yang diadakan oleh Tzu Chi. Buruh pengangkut batu ini, bekerja dari pagi hingga sore hari demi menghidupi keluarganya. Walaupun ia mempunyai penyakit batu ginjal, namun semangat untuk bekerjanya sangatlah besar. “Saya terima kasih banyak, dan masyarakat desa Cipatat berbanggalah adanya acara ini (baksos),” ujar Panji.

Ia pun berharap acara bakti sosial ini terus ada dan berkesinambungan. Karena kegiatan ini sangat terasa manfaatnya oleh warga Cipatat, khususnya bagi mereka yang menderita penyakit dan tidak mempunyai biaya untuk berobat.

Hal serupa pun diutrakan oleh Liem Tek Sioe, salah seorang relawan Tzu Chi Bandung yang selalu setia mendampingi para pasien. “Ditingkatkan lagi acara seperti ini. Mungkin daerah yang lain, daerah yang terpencil yang warganya benar-benar membutuhkan kaya gini (baksos),” ujarnya.

Insan Tzu Chi akan selalu menebarkan cinta kasih kepada mereka yang membutuhkan, dan tidak akan pernah berhenti untuk memberi kehangatan di hati penerima bantuan, agar cinta kasih tulus yang diberikan akan diingat terus selamanya.
  
 
 

Artikel Terkait

Renovasi Rumah Tidak Layak Huni di Medan: Tzu Chi dan Pemkot Medan Siap Bedah 500 RLTH

Renovasi Rumah Tidak Layak Huni di Medan: Tzu Chi dan Pemkot Medan Siap Bedah 500 RLTH

12 Mei 2026

Relawan Tzu Chi Medan melakukan audiensi bersama Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas untuk membahas program renovasi rumah tidak layak huni di Kantor Wali Kota Medan.

Gan En Hu Pulang ke Rumah

Gan En Hu Pulang ke Rumah

22 Juni 2012 Pada tanggal 10 Juni 2012, pukul 09.00 WIB tercatat 35 dari 47 Gan En Hu (penerima bantuan) yang pulang ke Kantor Penghubung Tzu Chi Singkawang. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat jalinan kasih antara Tzu Chi dengan Gan En Hu, dan agar sesama Gan En Hu dapat berkumpul untuk saling bertukar pikiran dan intuisi hidup.
Melatih Jiwa Bodhisatwa

Melatih Jiwa Bodhisatwa

07 September 2016

Yayasan Buddha Tzu Chi Kantor Penghubung Tanjung Balai Karimun mengadakan kegiatan Pelatihan Relawan yang bertujuan menggalang relawan yang lebih banyak untuk memperluas barisan Bodhisatwa khususnya di Tanjung Balai Karimun pada Minggu, 28 Agustus 2016.

Seulas senyuman mampu menenteramkan hati yang cemas.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -