Cinta Kasih untuk Masyarakat Neuheun di Bulan Ramadan

Jurnalis : Ronaldo (Tzu Chi Aceh), Fotografer : Ismanova (Tzu Chi Aceh)

Warga Perumahan Persahabatan Indonesia-Tiongkok dan Perumahan Cinta Kasih Tzu Chi Neuheun menuangkan beras sebagai bentuk partisipasi dalam Program Segenggam Beras untuk membantu orang lain yang membutuhkan.

Bulan Maret 2025 yang juga bertepatan dengan Ramadan menjadi ladang berkah untuk relawan Tzu Chi Aceh. Kali ini, relawan Tzu Chi Aceh mengadakan kunjungan kasih kepada penerima bantuan di Perumahan Cinta Kasih Tzu Chi Neuheun dan Perumahan Persahabatan Indonesia-Tiongkok pada Minggu, 16 Maret 2025. Dalam kegiatan ini, sebanyak 33 karung beras beserta paket sembako serta santunan dalam rangka perayaan Idul Fitri diberikan kepada penerima bantuan.

Sebanyak 10 orang relawan Tzu Chi Aceh yang sudah berada di balai pos di Perumahan Cinta Kasih Tzu Chi Neuheun kemudian menyambut para warga yang membawa toples yang diisi beras dari rumahnya masing-masing. Acara dibuka oleh sambutan dari Supandi (Ketua Relawan Tzu Chi komunitas Xie Li Banda Aceh). “Saya berharap warga terus bisa bersumbangsih untuk memberikan bantuan kepada orang yang lebih membutuhkan. Dan kita juga melakukan daur ulang supaya bumi lebih sehat sehingga bebas dari bencana,” ungkap Supandi.

Beras yang terkumpul akan dikemas dalam karung berukuran 5 kg yang akan diberikan kepada warga yang membutuhkan bantuan.

Acara selanjutnya dilanjutkan sharing dari relawan Tzu Chi Aceh, Huicin Sukimin atau yang akrab disapa Akien. Dalam kesempatan ini, ia menyampaikan pentingnya daur ulang dan mengajarkan warga tentang arti nilai kehidupan. Kemudian dilanjutkan sharing dari Ronaldo membagikan menjadi relawan Tzu Chi.

Pada pukul 10:00 WIB, dimulailah pembagian bantuan. Warga pun merasakan sangat bersukacita ketika menerima bantuan beras cinta kasih tersebut. Tak hanya menerima, tetapi relawan Tzu Chi juga mengajak warga penerima bantuan untuk ikut bersumbangsih juga dengan melalui program “Segenggam Beras”. Warga yang hadir juga mulai berbaris dan menuangkan toples berisi beras yang mereka bawa. Nantinya beras yang terkumpul akan dikemas ulang dalam karung ukuran 5 kg. Beras-beras tersebut merupakan wujud cinta kasih setiap warga Neuheun yang nantinya akan diberikan untuk orang lain yang membutuhkan. 

Antusias warga dan relawan Tzu Chi Aceh di Balai Pos Perumahan Cinta Kasih Tzu Chi Neuheun saat kegiatan pemberian bantuan dan pelaksanaan Program Segenggam Beras.

Selanjutnya relawan Tzu Chi Aceh juga menuju ke Perumahan Persahabatan Indonesia-Tiongkok lokasinya tidak jauh dari Perumahan Cinta Kasih Tzu Chi Neuheun. Acara yang sama pun dilakukan di perumahan ini. Warga pun menyambut relawan dengan antusias dan masing-masih warga yang membawa beras juga ikut menuangkannya dengan penuh sukacita.

Editor: Arimami Suryo A.

Artikel Terkait

Butiran Cinta Kasih untuk Warga Cilincing

Butiran Cinta Kasih untuk Warga Cilincing

29 September 2014

Hari Minggu, 21 September 2014, relawan Tzu Chi mulai berdatangan di lapangan RW 07 Asrama Brimob, Cilincing, Jakarta Utara untuk membagikan beras cinta kasih. Mereka mulai menyiapkan berbagai keperluan, seperti pemasangan line Tzu Chi, tenda, sound system, dan konsumsi yang dibutuhkan pada kegiatan ini. 

Hangatnya Kebersamaan Imlek, Tzu Chi Salurkan Beras untuk Warga Pulo Geulis dan Babakan

Hangatnya Kebersamaan Imlek, Tzu Chi Salurkan Beras untuk Warga Pulo Geulis dan Babakan

03 Februari 2026

Menjelang perayaan Imlek 2026, relawan Tzu Chi dari komunitas He Qi Jakarta Barat 3 dan Xie Li Siliwangi Bogor menyalurkan paket beras kepada warga Pasar Babakan dan Pulo Geulis, Bogor.

140 Ton Beras Bagi Masyarakat Lampung

140 Ton Beras Bagi Masyarakat Lampung

16 Desember 2020

Selasa, 15 Desember 2020, Tzu Chi Lampung mengadakan serah terima bantuan 140 ton beras kepada Polda Lampung. Bantuan yang diperuntukkan bagi warga kurang mampu yang terdampak Covid-19 tersebut nantinya akan dibagikan kepada 14 Polres sebelum didistribusikan kepada masyarakat.

Dengan keyakinan yang benar, perjalanan hidup seseorang tidak akan menyimpang.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -