DAAI Night 2025, Satu Sentuhan Ribuan Inspirasi

Jurnalis : Fikhri Fathoni , Fotografer : Fikhri Fathoni, Mery Hasan (He Qi Barat 2), Raymond Antoni (He Qi Muara Karang)

Jajaran BOD DAAI TV dan penyanyi yang tampil di acara DAAI Night 2025 (Satu Sentuhan Ribuan Inspirasi) berfoto bersama untuk menutup kemeriahan acara di Internasional Hall Lt.3, Tzu Chi Center PIK, Jakarta Utara.

Untuk menyambut hari jadi yang ke -18 tahun pada 25 Agustus 2025 mendatang, DAAI TV Indonesia menggelar acara yang bertemakan Satu Sentuhan Ribuan Inspirasi di Internasional Hall Lt.3, Tzu Chi Center, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara pada Sabtu, 19 Juli 2025. Satu Sentuhan Ribuan Inspirasi, menjadi tema dan simbol yang mengibarkan semangat DAAI TV Indonesia dalam menjawab tantangan di era digital. Dengan pergeseran pola menonton dari konvensional menuju era digital, televisi yang konsisten menyiarkan tayangan inspiratif dan cinta kasih ini, sudah siap dengan perubahan kondisi saat ini.

Gelaran acara dimulai dengan penampilan bernuansa budaya tradisional Indonesia oleh Gazpar Araja yang membawakan beberapa lagu sambil memainkan Sasando, alat musik tradisional dari Nusa Tenggara Timur.

Edy Wiranto, Board of Director (BOD) DAAI TV Indonesia memberikan sambutan serta meresmikan peluncuran platform DAAI+ sebagai era baru dunia digital.

Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Edy Wiranto, Dewan Direksi (BOD) DAAI TV Indonesia. Dalam sambutanya, Edy Wiranto mengungkapkan bahwa 18 tahun bukanlah waktu yang singkat bagi DAAI TV untuk terus menghadirkan kebenaran, kebajikan, dan keindahan di setiap tayangannya. Pada momen yang sama, ia turut mengundang jajaran Dewan Direksi (BOD) DAAI TV Indonesia yang hadir, untuk seremonial peluncuran platform digital DAAI+.

“Delapan belas tahun bukan waktu yang singkat, tapi telah menjadi rekam jejak DAAI TV Indonesia untuk selalu menghadirkan kebenaran, kebajikan, dan keindahan di setiap tayangannya,” ungkap Edy Wiranto.

Franky O. Widjaja, Wakil Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia dan juga Dewan Direksi DAAI TV, turut mengucapkan selamat ulang tahun yang ke-18 untuk DAAI TV.

Ucapan selamat juga datang dari Franky O. Widjaja, Wakil Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia dan juga Dewan Direksi DAAI TV. Franky O. Widjaja juga mengungkapkan misi dari Master Cheng Yen (pendiri Tzu Chi) salah satunya adalah budaya humanis, dimana salah satunya adalah terus menyebarkan semangat cinta kasih kepada masyarakat luas. Master Cheng Yen berharap DAAI TV bisa menjadi aliran jernih di masyarakat dengan menayangkan tayangan-tayangan yang baik, inspiratif, dan penuh dengan nilai-nilai kebenaran, kebajikan, dan keindahan. 

“Seperti yang kita ketahui misi dari Master Cheng Yen ada 4, salah satunya adalah melalui televisi (bagian dari misi budaya humanis-red) untuk membersihkan pikiran-pikiran orang. Selamat dan sukses untuk DAAI TV Indonesia dan juga peluncuran platform DAAI+, semoga DAAI+ juga dapat menjadi jembatan hubungan hati, terutama generasi muda yang penuh cinta kasih dan nilai-nilai kemanusiaan, selamat Happy Birthday,” ungkap Franky O. Widjaja.

Penampilan penyanyi Yuni Shara di acara DAAI Night 2025. Ia menyanyikan beberapa lagu tembang kenangan seperti lagu Return of the Condor Heroes (ost Legenda Pendekar Pemanah Rajawali), Lilin-lilin Kecil, Cinta yang Kumau, Singkong Keju, dan Widuri.

Kemeriahan penampilan Yuni Shara saat mengajak tamu undangan dan penonton bernyanyi bersama.

Pada malam itu acara berlangsung sangat meriah, kemeriahan malam itu tak lepas dari penampilan penyanyi Cao Feng, Yuni Shara, dan Chiang Yu Heng. Penyanyi senior Yuni Shara membawakan tembang kenangan yang membuat para tamu undangan dan penonton bernostalgia.

Diawali dengan dengan lagu DAAI Mencerahkan Dunia, dilanjut dengan lagu Return of the Condor Heroes (ost Legenda Pendekar Pemanah Rajawali), Lilin-lilin Kecil, Cinta yang Kumau, Singkong Keju, dan Widuri. Tak lupa, Yuni Shara mengajak para tamu undangan dan penonton untuk bernyanyi bersama lagu Widuri. Pada momen itu, suasana Internasional Hall, Tzu Chi Center, menjadi meriah oleh suara penonton yang ikut bernyanyi bersama.

Penyanyi legendaris asal Taiwan Chiang Yu Heng turut menyemarakan acara DAAI Night 2025.

Acara peluncuran platform DAAI+ dilakukan oleh Jajaran Board of Director (BOD) DAAI TV Indonesia. Platform DAAI+ dibuat untuk menjawab tantangan di era digital.

Di sela-sela penampilannya, Yuni Shara mengungkapkan kebahagiaannya bisa tampil memeriahkan acara ini, ia juga mengucapkan selamat kepada DAAI TV yang telah mencapai usia 18 tahun.

“Senang sekali saya Yuni Shara bisa menjadi bagian dari acara yang luar biasa, pada malam hari ini. Saya mengucapkan selamat ulang tahun untuk DAAI TV yang ke-18. Semoga DAAI TV terus memberikan konten-konten yang kreatif dan selalu inspiratif. Sukses selalu untuk DAAI TV,” ucap Yuni Shara.

Editor: Hadi Pranoto

Artikel Terkait

Stasiun Televisi Cinta Kasih nan Inspiratif

Stasiun Televisi Cinta Kasih nan Inspiratif

13 November 2015

Semakin berkembangnya barisan Bodhisatwa dunia serta misi Tzu Chi di Kota Medan juga berdampak pada stasiun televisi DAAI TV yang bermotokan televisi cinta kasih itu. Pada Sabtu, 7 November 2015, insan Tzu Chi Medan menyambut rumah kedua di Kompleks Jati Junction, Jalan Perintis Kemerdekaan, Medan. Selain menjadi pusat kegiatan kerelawanan, bangunan berlantai enam itu juga akan menjadi tempat operasional DAAI TV di lantai 3 dan 4.

Malam Keakraban DAAI TV

Malam Keakraban DAAI TV

11 September 2012
Sabtu, tanggal 8 September 2012, DAAI TV Indonesia mengadakan acara malam keakraban DAAI TV.  Acara ini dimulai sejak pukul 18.30 hingga 21.00 WIB. Acara malam keakraban tidak hanya memberikan kesenangan di hati para penonton tetapi juga kebanggaan karena dapat hadir di acara yang indah ini.
DAAI TV, Aliran Jernih Mencerahkan Dunia

DAAI TV, Aliran Jernih Mencerahkan Dunia

19 Agustus 2014
Tzu Chi Kantor Cabang Medan mengadakan sebuah acara buka puasa bersama dan merayakan hari Ulang tahun DAAI TV Medan yang ke-7 bersama para relawan muslim khususnya dan kru DAAI TV Medan.
Kesuksesan terbesar dalam kehidupan manusia adalah bisa bangkit kembali dari kegagalan.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -