Dari Satu Goresan Menuju Kebajikan Tanpa Batas

Jurnalis : Poppy Juliana Tanaka (He Qi Jakarta Utara 2), Fotografer : Charlie, Raymond Antony (He Qi Jakarta Utara 2)

Dalam suasana yang tenang dan penuh makna, para peserta melantunkan lagu Janji Bakti dengan khidmat, memperteguh kembali ikrar yang telah mereka tanamkan di dalam hati.

Sabtu, 6 Juni 2026, sebuah tanggal yang sarat makna, tim kebaktian relawan komunitas He Qi Jakarta Utara 2 bersama tim Zhen Shan Mei (dokumentasi) berkolaborasi menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Goresan Dharma, Jejak Kebaikan”. Kegiatan ini diikuti oleh para relawan komite dan fungsionaris komunitas Jakarta Utara 2, dengan jumlah 26 peserta dan didukung oleh 10 panitia.

Sutra Makna Tanpa Batas merupakan landasan sekaligus pedoman yang digunakan Master Cheng Yen dalam menjalankan misi Tzu Chi. Oleh karena itu, Korbid Kebaktian mengajak para relawan yang telah menjadi komite maupun fungsionaris untuk kembali mengingat serta memperdalam pemahaman terhadap Sutra tersebut.

Melalui penjelasan yang singkat namun bermakna, Heri Tanwil mengajak para peserta untuk memahami esensi Sutra Makna Tanpa Batas.

“Kegiatan belajar bersama menyalin Sutra ini dilaksanakan berkaitan dengan tema formasi Waisak Mo Wang Chu Xin (Jangan Melupakan Niat Awal). Melalui kegiatan ini, kami ingin mengingatkan kembali para relawan tentang Sutra Makna Tanpa Batas sebagai akar dari Tzu Chi, sekaligus menggiatkan kembali para fungsionaris He Qi Hu Ai Utara 2,” ungkap Heri Tanwil.

Heri juga menjelaskan alasan Buddha membabarkan Sutra Makna Tanpa Batas dan Sutra Teratai. “Makna terpenting yang ingin disampaikan dari ketiga bab ini adalah bahwa karena semua makhluk memiliki sifat dan keinginan yang tak terhingga, maka Buddha membabarkan Dharma yang tak terhingga, sehingga maknanya pun tanpa batas. Sesungguhnya, makna yang tak terhingga berasal dari satu Dharma,” jelas Heri.

Sebelum mengakhiri kata sambutannya, ia memperlihatkan sebuah video yang menampilkan relawan Nepal sedang melafalkan Sutra Makna Tanpa Batas pada perayaan Hari Waisak.

Melalui kata sambutannya, Hartini Harta Winata memberikan motivasi kepada para peserta untuk terus menapaki Jalan Bodhisatwa.

Hartini Harta Winata menyalin Sutra dengan penuh konsentrasi dan ketenangan.

Ketua He Qi Jakarta Utara 2, Hartini Harta Winata, turut menyampaikan pesan mengenai esensi dari Sutra Makna Tanpa Batas. “Intisari dari Sutra Makna Tanpa Batas adalah bahwa perubahan besar selalu dimulai dari satu hati yang tulus, satu pikiran yang baik, dan satu tindakan kebajikan. Jika setiap orang menanam benih cinta kasih dalam dirinya, maka kebajikan itu akan menyebar tanpa batas dan membawa manfaat bagi banyak orang,” ujarnya.

Hartini juga berharap agar seluruh peserta mampu mempraktikkan Dharma dalam kehidupan sehari-hari, menjaga kemurnian hati, memperluas cinta kasih, serta bersama-sama menciptakan masyarakat yang harmonis dan dunia yang bebas dari bencana.

Yuli Natalia memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan menyalin Sutra ini. Bahkan, ia mendorong Korbid Kebaktian untuk terus melanjutkan kegiatan serupa di masa mendatang. Menurutnya, Sutra Makna Tanpa Batas sangat penting untuk dipahami dan dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. “Kali ini memakai pensil, nanti berikutnya memakai bolpoin, lalu memakai kuas,” pesan Yuli Natalia dengan penuh semangat.

Dalam sesi penutupan, Tan Surianto menyampaikan pesan dan kesan yang menguatkan tekad para peserta untuk terus menapaki Jalan Bodhisatwa.

Sementara itu, Tan Surianto mengungkapkan rasa harunya melihat kegigihan dan tekad para peserta selama mengikuti kegiatan menyalin Sutra. Ia meyakini bahwa di kehidupan lampau, para peserta pernah berkumpul di Puncak Burung Nasar untuk mendengarkan Dharma yang dibabarkan oleh Buddha. “Mengapa kita bisa berkumpul hari ini? Karena kita pasti pernah berikrar, sehingga dapat kembali bertemu dan menjadi murid Master,” kata Tan Surianto.

Tan Surianto menegaskan bahwa Master tidak hanya menginginkan para relawan mendengarkan Dharma, tetapi juga mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini juga menjadi wujud kolaborasi yang harmonis antara Korbid Kebaktian dan Korbid Zhen Shan Mei (ZSM). Sebagai wadah yang mengabadikan berbagai kegiatan relawan melalui foto dan dokumentasi, Korbid ZSM turut menghadirkan pameran foto yang dapat dilihat serta dibawa pulang oleh pemiliknya. Melalui kesempatan ini, Korbid ZSM juga mengajak para relawan untuk semakin bersemangat dalam berkegiatan serta menjalankan prinsip ren ren zhen shan mei (setiap orang dapat menjadi Zhen Shan Mei).

Dengan antusias, Yessie Christina berbagi cerita mengenai momen yang terekam dalam foto kepada Sani Hamir.

Para peserta tidak hanya diajak untuk menyalin Sutra dan mendalami intisari Sutra Makna Tanpa Batas, tetapi juga bersama-sama menyanyikan lagu “Janji Bakti”. Melalui lantunan lagu tersebut, mereka diajak untuk mengenang kembali tekad awal yang mengantarkan mereka menapaki Jalan Bodhisatwa. Diharapkan, lagu “Janji Bakti” dapat semakin meneguhkan semangat dan ikrar para peserta dalam menjalankan Jalan Bodhisatwa, sekaligus menginspirasi mereka untuk terus mewariskan Dharma dan menebarkan kebajikan kepada lebih banyak orang.

Selama kegiatan berlangsung, suasana terasa begitu khidmat, tenang, dan penuh ketekunan. Melalui setiap goresan yang dituliskan, para peserta diajak untuk semakin mendalami ajaran Buddha Dharma. Semoga benih kebajikan yang ditanam melalui kegiatan ini dapat terus bertumbuh, sehingga para peserta tidak hanya memahami Dharma, tetapi juga mampu mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari demi membawa manfaat bagi diri sendiri dan sesama.

Editor: Metta Wulandari

Artikel Terkait

Menyalin dan Menyelami Dharma

Menyalin dan Menyelami Dharma

30 April 2018
Suasana tenang dan khidmat menyapu seluruh ruang kelas di Tzu Chi University Continuing Education Center, Gan En Lou, Tzu Chi Center, Pantai Indah Kapuk, Minggu 29 April 2018. Empat kelas di learning center tersebut dipenuhi oleh 93 relawan Tzu Chi yang tengah belajar menyalin Sutra Wu Liang Yi Jing dengan teknik kaligrafi.
Dari Satu Goresan Menuju Kebajikan Tanpa Batas

Dari Satu Goresan Menuju Kebajikan Tanpa Batas

12 Juni 2026

Relawan komunitas He Qi Jakarta Utara 2 menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Goresan Dharma, Jejak Kebaikan”. Kegiatan ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman terhadap Sutra Makna Tanpa Batas.

Bersungguh Hati Mendalami Ajaran Jing Si

Bersungguh Hati Mendalami Ajaran Jing Si

19 Juni 2018
Para relawan Tzu Chi Batam bersama-sama menyalin Sutra Makna Tanpa Batas yang merupakan sumber Ajaran Jing Si. Peserta yang ikut serta dalam Kelas Menyalin Sutra mencapai 95 orang.
Orang bijak dapat menempatkan dirinya sesuai dengan kondisi yang diperlukan.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -