Dari Segenggam Beras Menjadi Gunungan Cinta Kasih
Jurnalis : Ronaldo (Tzu Chi Aceh), Fotografer : Ismanova (Tzu Chi Aceh)
Supandi memberikan sambutan hangat sekaligus ajakan bagi semua peserta untuk turut serta dalam keluarga besar Tzu Chi. Ia menekankan bahwa siapapun bisa menjadi bagian dari gerakan kebaikan ini, tak terbatas oleh suku, agama, atau latar belakang.

Dalam sambutannya, Pembimas Agama Buddha mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Tzu Chi dan menyampaikan bahwa nilai-nilai kebajikan bersifat universal. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk terus menyebarkan kebaikan tanpa memandang perbedaan.

Huicin Sukimin menyampaikan sosialisasi program "Segenggam Beras", yang mengajarkan bahwa kebaikan bisa dimulai dari hal kecil. Ia mengajak para peserta untuk berbagi beras dari rumah masing-masing sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap sesama.

Para peserta menuangkan segenggam beras ke dalam karung cinta kasih secara bergantian. Butir demi butir beras yang terkumpul melambangkan semangat gotong royong, bahwa bersama-sama kita bisa menghadirkan perubahan bagi yang membutuhkan.

Dewi mengungkapkan rasa haru dan syukurnya atas bantuan yang diterima. Ia berharap suatu hari nanti bisa menjadi orang yang memberi, dan mengajak semua orang untuk tidak ragu berbagi, sekecil apapun bentuknya.
Artikel Terkait
Bantuan 1.520 Paket Beras dan Masker di Kamal Muara
08 Maret 2022Dalam rangka Bakti Sosial Imlek Nasional 2022, Tzu Chi Membagikan 1.520 paket beras dan masker untuk warga RW 01 dan RW 04, Kelurahan Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara.
Berbagi Kebahagiaan dengan Paket Beras Imlek
24 Januari 2022Tzu Chi memberikan bantuan 300 paket beras kepada warga Desa Cengklong, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang yang merayakan Imlek dan yang membutuhkan.
Berita Internasional: Bantuan Beras bagi Warga di Tondo, Manila
16 Maret 2017Kebahagiaan dirasakan 545 keluarga di Barangay 105 Tondo, Manila, Filipina saat mendapatkan bantuan beras dari relawan Tzu Chi. Beras ini dibawa langsung dari Taiwan.







Sitemap