Di Usia Senjanya, Nurjannah (71) Akhirnya Bisa Tinggal di Rumah yang Nyaman

Jurnalis : Henny Laurance (Tzu Chi Makassar), Fotografer : Hartono Tjandra, Elly Rosana (Tzu Chi Makassar)

Relawan Tzu Chi Makassar melakukan survei ke rumah Nurjannah sebelum renovasi. Kondisi rumah yang sudah cukup memprihatinkan dan jauh dari layak huni menjadi salah satu pertimbangan dilakukannya bantuan bedah rumah.

Sabtu, 29 Agustus 2026, menjadi hari yang membahagiakan bagi Nurjannah. Perempuan berusia 71 tahun itu akhirnya dapat menempati kembali rumahnya di Jalan G. Bulusaraung Lorong, Makassar, setelah direnovasi secara menyeluruh oleh Tzu Chi Makassar.

Dengan mata berkaca-kaca, Nurjannah melihat rumah yang sebelumnya jauh dari kata layak dan kini telah berubah menjadi tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman. “Allah telah menjawab doa-doa yang setiap saat saya panjatkan dalam salat lima waktu hingga Allah mempertemukan saya dengan orang-orang yang baik,” ungkap Nurjannah bahagia sekaligus haru.

Nurjannah merupakan seorang janda yang kini menjalani masa tuanya seorang diri. Ia memiliki empat orang anak, terdiri dari tiga laki-laki dan satu perempuan. Keempat anaknya kini merantau meninggalkan kampung halaman untuk menjalani kehidupan masing-masing.

Tak hanya kondisi bangunan yang rusak, sejumlah perabotan dan barang-barang di dalam rumah Nurjannah juga sudah tidak layak digunakan. Kondisi tempat tinggal yang kurang baik ini turut memengaruhi kenyamanan dan kesehatan Nurjannah yang tinggal seorang diri.

Perwakilan Tzu Chi Makassar bersama Nurjannah menandatangani berita acara serah terima bantuan bedah rumah. Prosesi ini turut disaksikan oleh Lurah Kelurahan Gaddong sebagai bentuk dukungan terhadap bantuan yang diberikan kepada Nurjannah.

Dalam kesehariannya, Nurjannah tetap tinggal di rumah tersebut seorang diri. Namun, kondisi rumah yang sangat memprihatinkan membuat tempat yang seharusnya menjadi tempatnya berlindung di hari tua itu belum mampu memberikan rasa aman dan nyaman. Melihat kondisi tersebut, Tzu Chi Makassar hadir membantu memperbaiki rumah Nurjannah. Renovasi dilakukan secara menyeluruh agar rumah tersebut dapat kembali menjadi tempat tinggal yang lebih layak dan aman.

Rumah berukuran 6 x 5 meter tersebut akhirnya direnovasi dalam waktu selama kurang lebih lima minggu. Rasa syukur terus memenuhi perasaan Nurjannah dari hari ke hari, ketika melihat rumahnya semakin menunjukkan bentuknya. Hingga puncaknya pada acara serah terima rumahnya yang dihadiri langsung oleh Rakhmawaty Mattayang, S.Pd,.SM,.M.M,Lurah Kelurahan Gaddong bersama para Ketua RT dan RW, staf kelurahan, serta 19 relawan Tzu Chi Makassar.

Penyerahan kunci rumah secara simbolis kepada Nurjannah menjadi momen yang penuh kebahagiaan. Lurah Gaddong (berjilbab) dan para relawan turut menyambut gembira selesainya renovasi rumah yang telah dikerjakan selama kurang lebih lima minggu.

Rumah Nurjannah setelah selesai direnovasi melalui Program Bedah Rumah Tzu Chi Makassar. Kondisinya kini jauh berbeda dibandingkan sebelumnya, dengan bangunan yang lebih layak, aman, dan nyaman untuk ditempati Nurjannah.

“Saya berterima kasih kepada Tzu Chi Makassar karena telah memilih rumah Ibu Nurjannah untuk dibedah, dimana sebelumnya kita saksikan sendiri rumah Ibu Nurjannah ini sangat tidak layak huni. Sekarang alhamdulillah sudah sangat nyaman, sangat layak,” tutur Lurah Gaddong, Rakhmawaty Mattayang turut berbahagia. “Untuk Ibu Nurjannah, kami berpesan untuk dijaga baik-baik rumahnya karena banyak orang lain yang ingin juga rumahnya dibedah, tapi Ibu Nurjannah yang terpilih menjadi salah satu yang menerima rezeki dari Allah melalui Tzu Chi,” lanjutnya berpesan.

Senada dengan hal tersebut, relawan pun berdoa semoga rumah baru tersebut dapat memberikan manfaat bagi Nurjannah, menjadi tempat untuk beristirahat dengan nyaman, serta menghadirkan rasa aman dan harapan dalam menjalani hari-hari selanjutnya.

Editor: Metta Wulandari

Artikel Terkait

Berawal dari Survei Bedah Rumah, Rizky yang Alami Hidrosefalus Kini Jadi Gan En Hu

Berawal dari Survei Bedah Rumah, Rizky yang Alami Hidrosefalus Kini Jadi Gan En Hu

05 September 2023

Akhirnya doa nenek Sri terkabul. Sudah lama ia berharap suatu hari nanti ada tangan-tangan dermawan yang berkenan membantu kelangsungan hidup sang cucu, Muhammad Rizky (8) yang mengalami hidrosefalus.

Peletakan Batu Pertama Bedah Rumah: Rumahku, Istanaku

Peletakan Batu Pertama Bedah Rumah: Rumahku, Istanaku

08 Juni 2015 Selama dua puluh dua tahun, berbagai kegiatan dilakukan oleh Yayasan Buddha Tzu Chi dalam mengemban Empat Misi Utama Tzu Chi di Indonesia. Salah satunya adalah dalam menangani kemiskinan baik dengan bantuan biaya hidup hingga penyediaan tempat tinggal yang layak huni.
Bedah Rumah Tzu Chi di Tanah Tinggi: Kerjasama Kementerian PKP dan Tzu Chi Wujudkan Rumah Impian Warga

Bedah Rumah Tzu Chi di Tanah Tinggi: Kerjasama Kementerian PKP dan Tzu Chi Wujudkan Rumah Impian Warga

14 April 2025

Melalui program bedah rumah Tzu Chi, sebanyak 10 Kepala Keluarga (KK) tahap pertama mendapat bantuan renovasi rumah layak huni.

Setiap manusia pada dasarnya berhati Bodhisatwa, juga memiliki semangat dan kekuatan yang sama dengan Bodhisatwa.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -