Donor Darah untuk Kemanusiaan

Jurnalis : Bambang Mulyantono (Tzu Chi Singkawang), Fotografer : Addy Vincent (Tzu Chi Singkawang)
 
 

foto
Kegiatan donor darah yang diselenggarakan dalam rangka ulang tahun kedua Kantor Penghubung Singkawang ini mengambil tema ‘Donor Darah untuk Menyelamatkan Kehidupan’.

Dalam rangka merayakan dua tahun perjalanan Kantor Penghubung Singkawang, insan Tzu Chi Singkawang menyelenggarakan kegiatan donor darah pada Jumat, 2 November 2012 bertempat di Kantor Penghubung. Acara yang dimulai pukul 09.00 ini terselenggara berkat kerjasama insan Tzu Chi Singkawang dengan PMI Unit Donor Darah Kota Singkawang.

 

Kegiatan yang baru pertama kali diselenggarakan oleh Tzu Chi Singkawang ini ternyata mendapat sambutan antusias oleh relawan dan masyarakat. Panitia penyelenggara semula memperkirakan sekitar 30 orang yang hadir sebagai pendonor, sehingga PMI hanya membawa kantong darah sebanyak 50 buah, tapi ternyata peserta yang hadir dan ingin menyumbangkan darahnya lebih 60 orang.

Maka setelah berdiskusi dengan relawan dan PMI, Ketua Kantor Penghubung Singkawang, Tetiono Shixiong menyampaikan permohonan maaf dan mengumumkan bahwa kegiatan donor darah di Kantor Penghubung Tzu Chi Singkawang selanjutnya akan diselenggarakan rutin tiga bulanan.

Dokter Kasiyanto selaku Direktur PMI Kota Singkawang (Unit Donor Darah) menyatakan salut dan gembira atas kerjasama dengan Yayasan Buddha Tzu Chi Singkawang. Meskipun baru pertama kali melakukan kegiatan donor darah, pelaksanaannya berjalan tertib dan lancar, serta mendapat dukungan dan antusiasme banyak pihak. ”Ini tadi kami hanya membawa 50 kantong, kami perkirakan cukup, lagi pula kan hari Jumat, eh ternyata lumayan banyak yang hadir.”

foto  foto

Keterangan :

  • Tim dari Bank Mandiri berpartisipasi dalam kegiatan donor darah dan mengucapkan selamat ulang tahun kedua kepada Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia Kantor Penghubung Singkawang (kiri).
  • Ketua Kantor Penghubung Singkawang, Tetiono Shixiong beserta para relawan mengadakan syukuran sederhana dan pemotongan kue (kanan).

 Hj. Rif’ah, Staf PMI Kota Singkawang (Unit Donor Darah), terkesan dengan pelaksanaan donor darah oleh Yayasan Buddha Tzu Chi, karena penyumbang darah adalah relawan dan anggota masyarakat yang pada umumnya telah tercatat sebagai donatur tetap Yayasan, sehingga semuanya tercatat dan mudah dihubungi. Hal ini penting untuk  keperluan darah sewaktu-waktu.

“Jadi di luar kegiatan rutin tiga bulanan yang tadi dicanangkan, melalui Ketua Kantor Penghubung juga, insan Tzu Chi Singkawang menyatakan siap membantu pengadaan darah apabila diperlukan sewaktu-waktu. Di Singkawang ini kasus yang paling sering terjadi dan paling banyak memerlukan darah adalah pendarahan pada ibu-ibu yang tengah bersalin.”  Ungkap Hj. Rif’ah.

Gunawan Edi Sasongko bersama rekan-rekannya dari Bank Mandiri Kota Singkawang yang pada pagi itu turut menyumbangkan darahnya dan menyambut gembira kegiatan rutin bulanan donor darah yang diselenggarakan Yayasan Buddha Tzu Chi Singkawang. Ungkapan senada juga disampaikan oleh tim BCA Singkawang yang turut menyumbangkan darah, dan menyatakan siap mendukung kegiatan kemanusiaan bersama Tzu Chi Singkawang

“Pendeknya, kami siap mendukung kegiatan kemanusiaan yang diselenggarakan Yayasan Buddha Tzu Chi Singkawang. Dalam kesempatan yang baik ini, kami mengucapkan selamat ulang tahun kedua Kantor Penghubung Tzu Chi Singkawang, maju terus untuk bersumbangsih kepada kemanusiaan,” tutur Gunawan.

foto  foto

Keterangan :

  • Kantor Penghubung Singkawang telah berdiri selama dua tahun, sejak tanggal 30 Oktober 2012 (kiri).
  • Salah satu yang membanggakan dari KP Singkawang adalah terbentuknya Tzu Ching sebagai generasi penerus (kanan).

Malam syukuran
Pada malam harinya, dimulai dengan santap malam bersama, insan Tzu Chi merayakan perjalanan Kantor Penghubung yang telah melewati tahun kedua.  Acara dimulai pukul 19.00 di lantai dua Kantor Penghubung Singkawang yang diresmikan pada 31 Oktober 2010 itu. Setelah penghormatan kepada Master, menyanyikan Mars Tzu Chi dan membaca 10 Sila Tzu Chi, diputar album foto-foto kegiatan Tzu Chi Singkawang yang menggambarkan perjalanan Tzu Chi Singkawang. Setelah itu dilanjutkan dengan menyimak ceramah Master.

Yang istimewa dalam acara malam ini adalah sharing pengalaman dari Tzu Ching yang baru saja kembali dari mengikuti Tzu Ching Camp di Jakarta pada 26 – 28 Oktober baru lalu. Enam dari sebelas Tzu Ching Singkawang yang ikut Tzu Ching Camp, malam itu berbagi kesan dan kenangan selama mengikuti Tzu Ching Camp Tingkat Nasional itu. Banyak pengalaman menarik dan seru yang mereka dapatkan. Pengalaman ini akan dibagikan kepada kawan-kawan Tzu Ching yang lain yang tidak bisa datang pada acara Tzu Ching Camp, sembari menyusun program kerja Tzu Ching Singkawang di tahun 2013.

“Dalam kesempatan yang baik ini kami mengucapkan terima kasih kepada Shigu dan Shibo yang telah membimbng dan memberi ladang kebajikan bagi kami untuk berkarya dalam Tzu Chi.” Kata Marianty mewakili rekan-rekannya.

Dalam sambutannya, Ketua Kantor Penghubung Singkawang Tetiono Shixiong mengatakan, perjalanan Tzu Chi Singkawang di pertengahan tahun kedua ini ditandai dengan lahirnya Tzu Ching, ini merupakan benih-benih yang baik untuk regenerasi. “Tzu Chi Singkawang harus terus berjalan dan berkembang meskipun kami-kami yang sudah tua kelak tidak ada. Sekarang ini proses regenerasi telah dimulai. Langkah anda tidak hanya sampai di sini. Perjalanan menempuh jalan kemanusiaan telah dimulai. Maka, mari kita bersama giat berkiprah di jalan kemanusiaan ini,” ungkap tetiono.

  
 

Artikel Terkait

Kebahagiaan Menyambut Hari Natal Bersama Tzu Chi Pekanbaru

Kebahagiaan Menyambut Hari Natal Bersama Tzu Chi Pekanbaru

30 Desember 2024
Kegiatan Natal Bersama di Tzu Chi Pekanbaru menghadirkan kebahagiaan melalui tayangan inspiratif, kuis, dan permainan. Merayakan momen spesial dengan belajar, berbagi kebaikan, dan mempererat ikatan satu sama lain.
Semangat Berbagi Tanpa Lelah Hingga Menembus Hutan Papua

Semangat Berbagi Tanpa Lelah Hingga Menembus Hutan Papua

22 Maret 2019
Untuk menuju Desa Witi, relawan berjalan sekitar 40 menit. Sementara untuk menuju Desa Muara Pasrah, relawan berjalan sekitar 4 jam. Namun, waktu tempuh yang tidak singkat dan medan yang tidak mudah tidak menghalangi semangat relawan untuk berbagi cinta kasih melalui baksos keliling bagi warga Papua.
Menanam Benih Kebaikan di Bandung Barat

Menanam Benih Kebaikan di Bandung Barat

05 Februari 2018

Relawan Tzu Chi Jakarta dan Cianjur melakukan survei ke empat desa di wilayah Kabupaten Bandung Barat pada 2-3 Februari 2018. Kegiatan ini untuk menjawab kebutuhan warga yang hidup dalam kondisi prasejahtera di wilayah tersebut.

Keharmonisan organisasi tercermin dari tutur kata dan perilaku yang lembut dari setiap anggota.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -