Donor Darah untuk Sesama

Jurnalis : Beti Nurbaeti, Vivi Angel (Tzu Chi Tangerang), Fotografer : Beti Nurbaeti, Vivi Angel (Tzu Chi Tangerang)

Yek Tju, relawan Tzu Chi sedang mendampingi pendonor darah dengan menyelimuti. Donor darah ini berlangsung di Kantor Yayasan Buddha Tzu Chi Ruko Pinangsia Tangerang.

Yayasan Buddha Tzu Chi He qi Tangerang turut membantu stok darah di PMI Kota Tangerang dengan menyelenggarakan donor darah pada 11 Maret 2023 bertempat di kantor Yayasan Buddha Tzu Chi Ruko Pinangsia Tangerang.

Dua puluh dua orang relawan Tzu Chi Tangerang berpartisipasi dengan salahsatunya mensterilkan tempat tidur pasien dengan menyemprot disenfektan. Yek Tju koordinator kegiatan donor darah ini sudah menyiapkan segala sesuatunya satu hari sebelumnya.

“Kami dan relawan dengan suka cita melaksanakan tugas ini, dan kami juga merasa senang dapat membantu ketersediaan darah di PMI Tangerang,” pungkas Yek Tju.

Huang Chia Tsung Peter Tiong sedang melaksanakan kegiatan donor darah di Yayasan Buddha Tzu Chi. Salah satu pendonor mengaku sudah 37 kali donor darah. Huang Chia merasakan tubuh lebih bugar setelah rutin berdonor.  

Huang Chia Tsung Peter Tiong (56) salahsatu pendonor mengaku sudah 37 kali donor darah. Huang Chia merasakan tubuh lebih bugar setelah rutin berdonor. “Manfaat yang saya rasakan badan semakin menjadi sehat,” ungkap Huang Chia Pria yang bergolongan darah A+.

Huang Chia mengaku pertama kali berdonor itu dari tetangganya yang juga relawan Tzu Chi. “Shi Jie Tjai Ing memberi info tentang tempat donor dan saya merasa nyaman berada di sini. Pelayanan para relawan sungguh sangat menyentuh hati” ucap Huang Chia.

Perasaan yang sama di alami oleh relawan Melti (58) yang datang bersama putranya Alexander Anthony (25). “Saya merasa badan saya semakin sehat setelah berdonor. Saya rutin setiap empat bulan sekali donor darah di sini”. Ungkap Melti sedangkan putranya Anthony sudah lima kali donor darah.  “Saya menekuni olah raga Taekwondo badan merasa sangat segar setelah rutin melaksanakan donor darah”, ucap Anthony.

Senyum mengembang para relawan yang bertugas pada kegiatan donor darah di Yayasan Buddha Tzu Chi.

Padakegiatan donor darah ini ada pula yang baru kali pertama mendonorkan darahnya. Hasbul Waton (59) yang juga relawan Tzu Chi ikut mendonorkan darahnya.” Ini pengalaman yang paling mengesankan buat saya. Ketika melihat kegiatan dan senyum para relawan Tzu Chi saya menjadi semakin tertarik ikut Tzu Chi, senyum para relawan sangat adem, damai”, ujar Hasbul Waton. Seperti Kata Perenungan Master Cheng Yen “Perasaan sukacita adalah kualitas kepribadian kondisi hati yang mampu membuat orang di sekeliling kita merasakan kegembiraan bagai hembusan angin musim semi yang sejuk.”

Editor: Anand Yahya

Artikel Terkait

Setetes Darah Untuk Kehidupan

Setetes Darah Untuk Kehidupan

29 November 2018

Bagi Juni Haryanto, ini adalah pengalaman pertama mendonorkan darahnya. Ia terpanggil untuk bersumbangsih bagi sesama di Biak. Walaupun sempat tegang juga akhirnya ia berhasil dalam mendonorkan darahnya.

Setetes Darah untuk Selamatkan Jiwa dan Sehatkan Raga

Setetes Darah untuk Selamatkan Jiwa dan Sehatkan Raga

08 Maret 2024

Relawan Tzu Chi komunitas He Qi Muara Karang mengadakan kegiatan donor darah pada Sabtu, 2 Maret 2024 di Tzu Chi Hospital. Dalam kegiatan ini, relawan berhasil menghimpun 133 kantong darah.

Kita Sehat, Mereka Selamat

Kita Sehat, Mereka Selamat

28 April 2015
Alasannya, Susanto mengaku dengan berdonor dapat membantu kelancaran sirkulasi darah sehingga membuat tubuh donor lebih sehat. Pengakuan Susanto ini selaras dengan slogan dari PMI sendiri yaitu “Kita Sehat, Mereka Selamat”. “Ada kepuasan pribadi karena ada kesempatan membantu sesama. Sehingga kita mengulangi perbuatan baik ini dan mengajak orang lain untuk ikut serta,” tambah Susanto.
Bekerja untuk hidup sangatlah menderita; hidup untuk bekerja amatlah menyenangkan.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -