Donor Darah Xie Li Cengkareng Timur: Setetes Darah, Harapan bagi Sesama

Jurnalis : Suyanti (He Qi Jakarta Barat 1), Fotografer : Bobby, Yuni, suyanti, (He Qi Jakarta Barat 1)

Para pendonor dengan sabar menunggu giliran untuk mendonorkan darah di ruang perpustakaan Sekolah Cinta Kasih Tzu Chi Cengkareng, Jakarta Barat.

Di Sabtu pagi, 8 Agustus 2026, baru menunjukkan pukul 06.30 WIB, tetapi suasana di Sekolah Cinta Kasih Tzu Chi Cengkareng sudah mulai ramai. Sejumlah relawan datang lebih awal dan sibuk mempersiapkan ruang perpustakaan yang akan digunakan sebagai tempat berlangsungnya kegiatan donor darah.

Donor darah merupakan salah satu kegiatan dalam Misi Kesehatan Tzu Chi. Melalui kegiatan ini, Tzu Chi bersama Palang Merah Indonesia (PMI) mengajak masyarakat untuk mendonorkan darah untuk nantinya dapat digunakan kepada mereka yang membutuhkan.

Sekitar pukul 07.30 WIB, mobil PMI tiba di lokasi. Relawan bersama petugas PMI kemudian bekerja sama memindahkan berbagai perlengkapan, termasuk tempat tidur donor menuju ruangan yang telah disiapkan.

Tidak lama kemudian, para pendonor mulai berdatangan satu per satu. Melihat mereka yang rela meluangkan waktu untuk datang, menunggu antrean, selalu ada rasa haru tersendiri. Sebagian besar dari mereka mungkin tidak pernah mengenal siapa yang nantinya akan menerima darah tersebut. Namun, mereka tetap datang dengan satu niat sederhana: ingin membantu.

“Tiap kali donor, badan saya terasa lebih ringan, lebih sehat,” begitu kata Darwin saat ditanya alasan rutin donor. Ia sudah menjadi pendonor darah sejak 30 tahun terakhir.

“Saya rutin donor, nah suatu ketika saya tidak bisa donor, eh kaki saya malah jadi sakit, dan berikutnya saya bisa donor lagi, anehnya kaki saya uda enggak sakit lagi, padahal saya tidak berobat kemana mana. Lucu juga ya,” cerita Erni. Ia juga sudah menjadi pendonor darah sejak 2006.

Indri, seorang pengemudi ojek online, untuk pertama kalinya ikut donor darah. Berawal dari mengantar tetangga, ia kemudian tergerak untuk ikut berbagi dan membantu sesama.

Di antara pendonor yang sedang mengantre, tampak satu ibu yang mengenakan jaket ojek online, namanya Indri.

Awalnya, Indri hanya berniat mengantar tetangganya untuk mengikuti kegiatan donor darah. Namun, saat melihat banyak orang datang dan dengan sukarela mendonorkan darah, muncul keinginan dalam dirinya untuk ikut berpartisipasi.

Meski demikian, Indri sempat merasa takut karena sebelumnya belum pernah mendonorkan darah sama sekali. Berkat dorongan dan semangat dari tetangganya, ia akhirnya memberanikan diri untuk mencoba. Proses donor darah pun berjalan dengan lancar.

“Niat saya donor cuma satu, saya ingin bermanfaat untuk sesama,” ujar Indri sederhana.

Kegiatan bakti sosial donor darah ini merupakan hasil kerja sama antara PMI Kota Tangerang dan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, khususnya relawan Xie Li Cengkareng Timur, He Qi Jakarta Barat 1. Kegiatan ini rutin diselenggarakan sebanyak empat kali dalam setahun. Donor darah kali ini merupakan kegiatan ketiga yang dilaksanakan pada tahun ini.

Kegiatan berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 12.00 WIB. Sebanyak 148 calon pendonor hadir untuk berpartisipasi. Setelah melalui proses pemeriksaan kesehatan, sebanyak 123 kantong darah berhasil dikumpulkan. Kegiatan ini turut didukung oleh 16 relawan yang membantu sejak persiapan hingga kegiatan selesai.

Setetes Darah yang Sangat Berarti
Donor darah memiliki peran yang sangat penting karena di luar sana masih banyak orang yang membutuhkan ketersediaan darah. Mereka di antaranya adalah pasien talasemia yang membutuhkan transfusi darah secara rutin sepanjang hidupnya, korban kecelakaan, ibu yang mengalami perdarahan saat melahirkan, pasien dengan penyakit kronis, serta berbagai kondisi medis lainnya.

Nadya Paramitha sedang menjalani proses donor darah untuk kedua kalinya. Di sela kesibukannya sebagai pekerja kantoran, ia menyempatkan waktu untuk mendonorkan darah sebagai bentuk kepedulian dan keinginan untuk membantu sesama.

Di sisi lain, tidak semua orang memiliki kesempatan untuk menjadi pendonor. Kondisi kesehatan tertentu dapat menyebabkan seseorang tidak memenuhi persyaratan untuk mendonorkan darah. Karena itu, bagi mereka yang sehat dan memenuhi syarat untuk menjadi pendonor, kesempatan mendonorkan darah merupakan sebuah berkah sekaligus kesempatan untuk berbagi kepada sesama.

Tidak hanya bermanfaat bagi penerima, donor darah juga memberikan manfaat bagi pendonor. Selain membantu menjaga kesehatan melalui proses pemeriksaan sebelum donor dan regenerasi sel darah, ada pula kebahagiaan tersendiri karena mengetahui bahwa darah yang didonorkan dapat membantu bahkan menyelamatkan kehidupan orang lain.

Melalui kegiatan donor darah, setiap orang dapat mengambil bagian dalam sebuah tindakan sederhana yang memiliki arti besar bagi sesama.

Mari terus mendukung dan berpartisipasi dalam kegiatan donor darah di mana pun berada. Karena setetes darah yang kita berikan dapat menjadi harapan bagi mereka yang membutuhkan.

Editor: Fikhri Fathoni

Artikel Terkait

Peduli Sesama Melalui Donor Darah

Peduli Sesama Melalui Donor Darah

11 Juni 2020

Donor darah biasa digelar oleh Tzu Chi Palembang bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) setiap tiga bulan sekali. Kali ini, Minggu 1 Juni 2020, donor darah digelar di The Arista Hotel dan diikuti oleh 102 peserta.

Donor Darah di RPTRA Alur Dahlia

Donor Darah di RPTRA Alur Dahlia

25 Maret 2019

Relawan He Qi Barat 1 kembali mengadakan kegiatan donor darah. Kegiatan itu dilakukan pada Sabtu 16 Maret 2019. Kegiatan ini diharapkan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan dan mempermudah masyarakat yang ingin mendonorkan darahnya.

Sukacita Donor Darah Membawa Manfaat Bagi Masyarakat

Sukacita Donor Darah Membawa Manfaat Bagi Masyarakat

29 November 2023

Relawan Tzu Chi di Kota Dumai, Riau mengadakan Donor Darah di Citimall Dumai, (12/11/2023). Donor darah ini dilaksanakan rutin setahun tiga kali dan untuk tahun 2023 ini total sudah terkumpul sebanyak 167 kantong.

Hanya orang yang menghargai dirinya sendiri, yang mempunyai keberanian untuk bersikap rendah hati.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -