Peduli Sesama Melalui Donor Darah

Jurnalis : Putradi (Tzu Chi Palembang), Fotografer : Darmawan Handoko (Tzu Chi Palembang)


Calon donor usai di-scan suhu tubuhnya, diarahkan untuk mencuci tangan sebelum dicek ke tahap selanjutnya.

Donor darah biasa digelar oleh Tzu Chi Palembang bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) setiap tiga bulan sekali. Kali ini, Minggu 1 Juni 2020, donor darah digelar di The Arista Hotel, di Jl. Kapten A. Rivai, Sungai Pangeran, Kec. Ilir Timur I, Kota Palembang.

Para donor yang datang terlebih dahulu di-scan suhu tubuhnya, lalu diarahkan oleh relawan untuk mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker, tentunya tidak lupa menggunakan hand sanitizer sebelum dan sudah donor darah. Selanjutnya peserta mengantre di tempat yang sudah disediakan dengan jarak dua meter untuk menerapkan social distancing dalam upaya mencegah covid-19.

 

Calon donor mengisi registrasi dan kuesioner donor darah yang sudah disiapkan oleh relawan Tzu Chi.


Petugas PMI sedang melakukan pengecekan darah dan tekanan darah pada calon donor.

Donor darah kali ini diikuti oleh 102 peserta. Namun hanya 88 peserta yang lolos dan bisa berdonor. Karena itu darah yang didapatkan sebanyak 88 kantong.

Suteja, relawan Tzu Chi Palembang senang sekali dalam masa sulit, di masa pandemi Covid-19 ini masih bisa bersumbangsih, mendonorkan darahnya.

“Saat ini Palang Merah Indonesia (PMI) sangat kekurangan darah. Jadi, walaupun masa pandemi kita berusaha membantu sesama,” kata Suteja yang selama Tzu Chi Palembang mengadakan donor darah, ia sudah tiga kali berdonor.

 

Marta, relawan Tzu Chi Palembang mendonorkan darah dengan penuh suka cita.


Salah seorang warga Kota Palembang antusias mengikuti donor darah yang digelar oleh Tzu Chi Palembang di The Arista Hotel pada Minggu, 1 Juni 2020.

Ada juga Marta, relawan Tzu Chi yang turut berdonor.  

“Justru di masa pandemi inilah banyak yang membutuhkan darah dan pendonornya sedikit. Saya berharap sumbangsih saya bisa bermanfaat dan dapat membantu bagi yg membutuhkan,” ujarnya.

“PMI dan Tzu Chi juga menerapkan standard kesehatan seperti physical distancing, menyediakan sabun dan tempat cuci tangan sebelum pintu masuk, di-scan suhu tubuh, wajib memakai masker, petugas selalu ganti sarung tangan dan tempat duduk selalu disemprot disenfektan setiap ganti pendonor. Jadi tak ada yang perlu dikhawatirkan,” tambahnya.

 

Melky dan Yanti, relawan Tzu Chi yang bertugas di membagikan suvenir bagi peserta sesudah mendonorkan darah.

Donor darah kali ini sukses berkat kerjasama 23 relawan Tzu Chi dan 8 petugas dari PMI.  

Dengan donor darah, selain membantu menyelamatkan nyawa orang lain, sang donor juga mendapatkan banyak manfaat. Antara lain menjaga kesehatan jantung, membuat darah mengalir lebih lancar, meningkatkan produksi sel darah merah, dan dapat mengetahui kondisi kesehatannya.

Editor: Khusnul Khotimah


Artikel Terkait

Menjaga Kesehatan Diri Sekaligus Membantu Orang Lain

Menjaga Kesehatan Diri Sekaligus Membantu Orang Lain

13 Desember 2019

Kebutuhan darah Palang Merah Indonesia (PMI) minimal 1.000 kantong darah per hari. Untuk memenuhi kebutuhan darah, PMI mengadakan kerja sama dengan berbagai instansi maupun organisasi (keagamaan ataupun badan sosial kemanusiaan), seperti dengan relawan Tzu Chi dari komunitas He Qi Timur pada Sabtu, 7 Desember 2019 di Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Berdana Lewat Setetes Darah

Berdana Lewat Setetes Darah

24 April 2024

Tzu Chi Lampung kembali mengadakan donor darah yang kali ini diikuti oleh 80 peserta. Para relawan yang turut menyukseskan jalannya donor darah tak mau ketinggalan untuk mendonorkan darahnya.

Setetes Cinta Kasih untuk Indonesia yang Terus Tumbuh

Setetes Cinta Kasih untuk Indonesia yang Terus Tumbuh

25 Agustus 2015

Pada Minggu, 16 Agustus 2015, insan Tzu Chi Jambi kembali menyelenggarakan kegiatan donor darah bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI). Kegiatan ini merupakan kali keduanya diadakan di Kantor Penghubung Tzu Chi Jambi yang berada di dekat Terminal Rawasari. Mengusung tema “Cinta Kasih untuk Indonesia”, kegiatan donor darah ini telah dimulai sejak pukul 9 pagi.

Apa yang kita lakukan hari ini adalah sejarah untuk hari esok.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -