Edukasi Kesehatan Kepada Anak-Anak dengan Keceriaan
Jurnalis : Maretta Santirini Chandra (He Qi Jakarta Utara 3), Fotografer : Rini (He Qi Jakarta Utara 3)
Relawan memperkenalkan berbagai organ tubuh manusia secara interaktif kepada para murid, agar anak-anak dapat mengenal fungsi dan letak organ tubuh dengan lebih mudah dan menyenangkan.
Sabtu pagi, 16 Mei 2026, suasana penuh semangat dan keceriaan terasa di Rusun Cinta Kasih Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara. Relawan Tzu Chi komunitas Hu Ai Pluit dan Muara Karang (He Qi Jakarta Utara 3), kembali menghadirkan kegiatan pembelajaran bertema kesehatan bagi anak-anak. Sebanyak 33 murid mengikuti pembelajaran yang dikemas secara interaktif dan menyenangkan, melalui berbagai permainan edukatif dan praktik langsung. Anak-anak diajak mengenal organ tubuh, memahami pentingnya mencuci tangan dengan sabun, serta menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Relawan Tzu Chi mengajak para murid memahami pentingnya mencuci tangan melalui sebuah permainan sederhana namun menarik. Air putih yang ditaburi bubuk lada diibaratkan sebagai kuman yang tidak terlihat oleh mata. Saat jari murid yang telah disentuhkan ke sabun dicelupkan kembali ke dalam air, bubuk lada tampak menjauh dari jari tersebut. Melalui permainan interaktif ini, anak-anak dapat melihat secara langsung bahwa mencuci tangan dengan sabun membantu membersihkan tangan dari kuman serta menjaga kesehatan tubuh.

Salah satu relawan Tzu Chi, dr. Maretta Santirini yang merupakan anggota TIMA mempraktikkan cara mencuci tangan dengan benar kepada para murid.

Relawan Tzu Chi komunitas He Qi Jakarta Utara 3 mengadakan pembelajaran kesehatan bagi 33 murid di Rusun Muara Angke. Anak-anak belajar mengenal organ tubuh, mencuci tangan yang benar, dan pola hidup sehat melalui kegiatan interaktif dan menyenangkan.
Setelah itu, relawan mengajak anak-anak mempraktikkan tujuh langkah mencuci tangan yang benar. Empat murid maju ke depan untuk memperagakan setiap langkah dengan penuh antusias, sementara murid lainnya mengikuti gerakan tersebut dengan semangat dan keceriaan. Tidak hanya belajar tentang kebersihan tangan, para murid juga diperkenalkan dengan berbagai organ tubuh manusia oleh seorang relawan yang juga anggota TIMA serta berprofesi sebagai dokter. Dengan menggunakan gambar tubuh manusia, anak-anak diajak mengenali letak organ-organ tubuh secara langsung. Satu per satu murid maju ke depan untuk menempelkan gambar organ pada posisi yang tepat, sehingga suasana belajar menjadi lebih interaktif dan menyenangkan.
Selain pengenalan organ tubuh, para murid juga diajak memahami dan menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Relawan menjelaskan kebiasaan-kebiasaan baik yang perlu dilakukan agar tubuh tetap sehat dan terjaga, di antaranya minum air putih yang cukup, menyikat gigi dua kali sehari, mengonsumsi makanan sehat, tidur cukup minimal delapan jam sehari, mandi dua kali sehari, menutup mulut saat batuk atau bersin, memakai masker saat sakit, serta membuang sampah pada tempatnya. Melalui penjelasan sederhana dan contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, anak-anak diajak untuk mulai membiasakan hidup bersih dan sehat sejak usia dini.

Para murid mempraktikkan tujuh langkah mencuci tangan yang benar bersama relawan Tzu Chi dalam kegiatan pembelajaran kesehatan.
Kegiatan pembelajaran ditutup dengan pengumpulan donasi beras yang telah dikumpulkan para murid selama satu bulan. Setiap hari, mereka menyisihkan segenggam beras dan menyimpannya di toples masing-masing sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Setelah kegiatan selesai, beberapa relawan bersama tiga orang murid membagikan beras tersebut kepada warga rusun. Kebahagiaan juga dirasakan para murid yang mendapatkan makanan dan minuman setelah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Anak Ceria, Orang Tua Bergembira
Kegiatan ini tidak hanya membawa kegembiraan bagi anak-anak, tetapi juga menghadirkan rasa syukur bagi para orang tua. Melalui proses belajar yang sederhana, menyenangkan, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari, anak-anak diajak untuk mengenal nilai-nilai kebaikan, kepedulian, serta pentingnya menjaga kesehatan sejak usia dini. Kholifah, orang tua dari Ammara (3), mengungkapkan rasa gembiranya mengikuti kegiatan ini.
“Saya senang sekali anak saya bisa ikut kegiatan seperti ini. Kegiatannya positif, anak-anak jadi belajar banyak hal baik. Saya berharap pembelajaran seperti ini bisa terus diadakan setiap bulan,” ujar Kholifah.

Para murid mengumpulkan donasi beras hasil tabungan selama satu bulan, di mana setiap hari mereka menyisihkan segenggam beras dan menyimpannya di toples masing-masing sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.
Hal serupa juga disampaikan oleh Khotijah, bersama kedua putrinya, Inara (10 tahun) dan Indira (7 tahun). Inara telah memperoleh sertifikat daur ulang dan kehadiran penuh sebanyak tiga kali, sementara Indira memperoleh sertifikat yang sama sebanyak satu kali.
“Anak-anak senang mengikuti kegiatan ini karena menambah wawasan dan cara belajarnya juga menyenangkan. Kami berharap kegiatan seperti ini terus ada setiap bulan,” ungkap Khotijah.
Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna ini, para relawan berharap anak-anak dapat memahami pentingnya menjaga kesehatan sekaligus menumbuhkan rasa kepedulian terhadap sesama sejak usia dini.
Editor: Fikhri Fathoni
Artikel Terkait
Penyuluhan Kesehatan Pada Wanita
30 Juni 2014 Seminar Screening Kanker Servik yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Padang dan beberapa puskesmas bertujuan untuk mendeteksi dini kanker mulut rahim (kanker servik) pada wanita, khususnya wanita yang telah menikah.
Hidup Berkualitas di Usia Tua
29 Oktober 2018Hari
Minggu, 28 Oktober 2018, sebanyak 136 orang mengikuti seminar kesehatan bertajuk
Menuju Lansia Sehat, Mandiri, Aktif Dan Berkualitas” di Tzu Chi Center, Pantai Indah Kapuk, Jakarta
Utara.
Edukasi Kesehatan Kepada Anak-Anak dengan Keceriaan
20 Mei 2026Relawan Tzu Chi komunitas He Qi Jakarta Utara 3 mengadakan kegiatan pembelajaran kesehatan bagi anak-anak. Sebanyak 33 murid mengikuti pembelajaran interaktif dan menyenangkan melalui permainan edukatif dan praktik langsung.







Sitemap