Layanan Kesehatan Gratis untuk Warga Marau

Jurnalis : Ramadania (Tzu Chi Cabang Sinar Mas) , Fotografer : 3in1 Xie Li Ketapang 2, Surono
Relawan Tzu Chi membantu seorang pasien Lansia menuju ruang pemeriksaan kesehatan.

Fasilitas kesehatan yang belum optimal mendorong relawan Tzu Chi Sinar Mas Xie Li Ketapang 2, menggelar bakti sosial kesehatan pada Sabtu, 16 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung di SMP Eka Tjipta Kencana, Desa Rangkung, Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, berhasil melayani sebanyak 330 orang pasien. Mereka berasal dari Desa Rangkung, Desa Sungai Jelayan, Desa Randai, Desa Batu Payung Dua, Desa Belaban, dan Desa Suka Karya.

Sejak pukul 08.00 WIB, masyarakat dari enam desa tersebut mulai berdatangan ke lokasi kegiatan. Relawan juga menyediakan kendaraan berupa bus sekolah bagi warga yang tinggal jauh sebagai layanan antar jemput, agar mereka dapat mengikuti kegiatan dengan lebih mudah.

Relawan Tzu Chi menyingkirkan batang pohon yang melintang di tengah jalan saat proses penjemputan pasien menuju lokasi baksos.

“Puskesmas Kecamatan Marau itu jaraknya 15 kilo dari lokasi kita baksos, sehingga masyarakat itu susah menjangkau untuk mendapat fasilitas kesehatan. Maka dari itu kita memilih daerah ini tepat di tengah lokasi dari beberapa desa yang kita cover. Kita memilih area terutama di sekolah SD-SMP Eka Tjipta ini karena lokasinya memang di tengah dari desa-desa yang kita akan bantu. Selain itu juga, fasilitas di sekolah ini juga sangat mumpuni untuk terlaksana acara baksos,” terang salah satu relawan Tzu Chi, Wahyusyah Utama Sihombing.

Setibanya di lokasi, masyarakat disambut hangat oleh relawan di meja registrasi. Selanjutnya diarahkan menuju ruang pemeriksaan dokter hingga ke ruang pengambilan obat. Pelayanan yang tertata rapi membuat masyarakat merasa nyaman selama mengikuti rangkaian pemeriksaan kesehatan.

Sekretaris Kecamatan Marau, Esau Londong, mengapresiasi bakti sosial kesehatan yang digelar oleh relawan Tzu Chi Sinar Mas.

Antusiasme masyarakat terlihat begitu tinggi, terutama dari kalangan Lansia serta warga yang memiliki keluhan kesehatan. Dalam kegiatan ini, masyarakat mendapatkan pelayanan dari 30 tenaga medis berpengalaman yang terdiri dari dokter, bidan, perawat, dan apoteker. Tim medis tersebut merupakan kolaborasi antara Tzu Chi International Medical Association (TIMA) Jakarta, tenaga medis PT. Kencana Graha Permai, Puskesmas Marau, Puskesmas Air Upas, dan Puskesmas Suka Mulya.

Kegiatan baksos kesehatan ini sejalan dengan program pemerintah Kabupaten Ketapang, yaitu Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG). Maka dari itu, Sekretaris Camat Marau, Esau Londong, mengapresiasi kegiatan baksos yang diselenggarakan oleh Tzu Chi Sinar Mas.

“Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi pihak perusahaan yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Kami berharap warga tetap sehat dan seluruh kegiatan dapat berjalan dengan baik,” tutur Esau Londong.

Relawan Tzu Chi mendampingi seorang pasien Lansia yang menggunakan kursi roda untuk diperiksa kesehatannya.

Bakti sosial kesehatan gratis ini disambut antusias warga, Salah satunya Sunyoto, ia datang dengan keluhan pada tangannya yang terasa kebas.

“Tangan saya sering terasa kebas. Jadi waktu relawan Tzu Chi Sinar Mas mendata, saya langsung mau ikut pengobatan gratis ini. Siapa tahu berjodoh dan kebasnya reda. Bersyukur dan terima kasih,” ungkap Sunyoto, warga Desa Belaban.

Sementara bagi Tarip, warga Desa Randai, bakti sosial ini membantunya mendapat pengobatan gratis. Ia mengeluhkan sakit pinggang dan mata rabun.

“Senanglah ya apalagi ini gratis. Kalau berobat kan tetap ada biaya. Jadi saya senang,” ujarnya.

Salah satu relawan Tzu Chi, Agung Tri Wahyudi, menuntun Tarip menuju ruang pemeriksaan dokter.

Dalam bakti sosial ini juga terdata 22 orang dengan indikasi menderita katarak yang membutuhkan penanganan lebih lanjut. Menyikapi kondisi ini, relawan Tzu Chi komunitas Xie Li Ketapang 2 berencana menjalankan program 5 KM sebagai upaya untuk membebaskan masyarakat dari katarak, hernia, dan bibir sumbing dalam radius lima kilometer operasional Sinar Mas.

“Tentu kita bahagia bisa memberikan layanan kesehatan gratis untuk warga di sini, dan karena ada yang terindikasi katarak, kami juga berencana akan membantu operasi katarak sebagai bagian dari program 5 KM untuk membebaskan masyarakat dari katarak, hernia, dan bibir sumbing. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat memberikan keringanan dan kebahagiaan bagi masyarakat desa sekitar,” ujar Agung Tri Wahyudi, Ketua Xie Li Ketapang 2.

Meskipun sempat diguyur hujan, kegiatan tetap berlangsung dengan lancar hingga pukul 15.00 WIB. Seluruh pasien pun kembali ke rumah masing-masing dengan selamat, membawa hati yang lebih tenang dan bahagia.

Editor: Fikhri Fathoni

Artikel Terkait

Baksos Kesehatan Tzu Chi ke-127 di Manokwari, Papua

Baksos Kesehatan Tzu Chi ke-127 di Manokwari, Papua

05 Agustus 2019

Untuk memberantas penyakit mata di wilayah Papua, Tzu Chi mengadakan Baksos Kesehatan Tzu Chi ke-127 di Rumah Sakit Bhayangkara Lodewijk Mandatjan, Papua Barat. Baksos yang diadakan pada 19-21 Juli 2019 ini ada 259 orang yang berhasil dioperasi. Pasien katarak 204 orang, dan pterygium sebanyak 55 orang pasien.

Baksos Kesehatan Tzu Chi Ke-101 Di Batam

Baksos Kesehatan Tzu Chi Ke-101 Di Batam

18 November 2014 Berlatarbelakang organisasi sosial dan menyadari akan pentingnya kesehatan, serta kepedulian terhadap masyarakat yang kurang mampu, Tzu Chi kembali mengadakan Bakti Sosial (baksos) Kesehatan ke-101.
Menjawab Penantian Junaedi

Menjawab Penantian Junaedi

01 November 2018

Tzu Chi Indonesia bekerja sama dengan TNI mengadakan baksos kesehatan ke-124 di Lombok, Nusa Tenggara barat. Baksos yang digelar di dua lokasi tersebut akan melayani operasi minor GA, kesehatan umum dan gigi.

Kerisauan dalam kehidupan manusia disebabkan dan bersumber pada tiga racun dunia, yaitu: keserakahan, kebencian, dan kegelapan batin.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -