Gempa NTT: Semua Bersatu untuk Memulihkan NTT

Jurnalis : Arimami Suryo A, Fotografer : Arimami Suryo A

Koordinator Pembagian Bantuan Gempa NTT Tahap ke-2, Teksan Luis bersama warga NTT menyiapkan paket bantuan logistik untuk membantu warga terdampak gempa NTT.

Gempa Magnitudo 7.7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 15 Agustus 2026 lalu, membuat ribuan bahkan jutaan hati ingin membantu memulihkan kondisi masyarakat yang terdampak gempa tersebut. Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia yang sebelumnya telah memberikan bantuan kemanusiaan tahap ke-1, kemudian hadir kembali untuk mempercepat pemulihan, membantu, serta menyemangati masyarakat NTT dengan mengirimkan dan membagikan bantuan kemanusiaan tahap ke-2 pada 15-22 September 2026.

Perjalanan relawan Tzu Chi dalam membantu masyarakat NTT yang terdampak gempa bukanlah hal yang sederhana. Mereka mengemban tanggung jawab dan menjadi perpanjangan tangan dari para donatur Tzu Chi yang ingin hadir untuk ikut menyapa, membantu, dan memulihkan NTT. Pada pengiriman dan pembagian bantuan gempa NTT tahap ke-2, sebanyak 23 relawan Tim Tanggap Darurat (TTD) Tzu Chi Indonesia dan Tim Medis TIMA Indonesia menyebar ke titik-titik yang minim bantuan untuk membagikan bantuan logistik dan pelayanan medis di wilayah Kabupaten Manggarai, Manggarai Timur, dan Manggarai Barat, NTT.

Dari Jauh Membawa Cinta Kasih, Harapan, dan Perhatian
Kehadiran relawan Tim Tanggap Darurat (TTD) Tzu Chi Indonesia dan Tim Medis TIMA Indonesia juga membawa kisah. Bukan hanya dari relawan Tzu Chi Jakarta saja, perjalanan pembagian bantuan gempa NTT tahap ke-2 ini juga kembali membawa relawan dari Tzu Chi Pekanbaru untuk ikut membantu. Dua orang relawan Tzu Chi Pekanbaru, Mulyady Salim dan Herman Sutanto dengan sepenuh hati ikut membantu relawan Tim Tanggap Darurat (TTD) Tzu Chi Indonesia mendistribusikan bantuan logistik hingga sampai ke tangan para warga terdampak gempa.

Setelah ikut di tahap ke-1, Relawan Tzu Chi Pekanbaru, Mulyady Salim kembali bergabung dengan relawan Tim Tanggap Darurat (TTD) Tzu Chi Indonesia untuk membagikan bantuan kemanusiaan untuk warga NTT.

Tenda-tenda pengungsian di Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, NTT. Desa ini menjadi salah satu wilayah yang terdampak gempa dengan kerusakan parah pada bangunan rumah dan sekolah.

“Mungkin ini adalah sebuah jodoh dan kesempatan untuk belajar. Ketika melihat dan mendengar saudara-saudara kita yang menderita akibat gempa bumi, hati saya ikut tersentuh. Melihat penderitaan mereka, saya dapat merasakan betapa beratnya yang mereka alami,” kata Mulyady Salim, relawan Tzu Chi Pekanbaru.

Kehadiran dua relawan Tzu Chi Pekanbaru ini bukan karena merasa mampu melakukan banyak hal, tetapi besar keinginan mereka untuk ikut hadir, mendengar, menghibur, dan sebisa mungkin meringankan penderitaan para warga terdampak gempa NTT.

“Perjalanan ini bukan sekadar perjalanan dari Pekanbaru ke Flores, NTT. Ini adalah perjalanan batin, kita belajar membuka hati, belajar bersyukur, dan belajar mempraktikkan cinta kasih dalam kehidupan nyata,” lanjut Mulyady Salim.

Ia juga berharap langkah kecil yang dilakukan relawan Tzu Chi Pekanbaru bersama relawan TTD Tzu Chi Indonesia dapat membawa sedikit kehangatan dan kekuatan bagi saudara-saudara di NTT yang sedang menghadapi kesulitan.

Kearifan Lokal dan Dukungan Nyata
Sepak terjang Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia dalam membantu korban gempa NTT juga menyentuh warga lokal. Di Dusun Golo Ronto, Desa Wae Kanta, Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), relawan TTD Tzu Chi Indonesia dan Tim Medis TIMA Indonesia disambut dengan upacara adat khas Manggarai. Relawan diterima dengan baik dan didoakan oleh pemangku adat agar setiap langkah insan Tzu Chi untuk membantu warga NTT diberkahi dan diberikan kemudahan serta keselamatan.

Sambutan warga NTT kepada Tzu Chi ini tentunya menjadi penyemangat untuk melayani dan membantu para warga terdampak gempa. Bukan hanya itu, pemilik moda transportasi truk angkutan barang yang sedianya disewa untuk mengangkut bantuan logistik oleh relawan TTD Tzu Chi Indonesia juga ikut bersumbangsih dengan menggratiskan seluruh biaya angkutan.   

Relawan TTD Tzu Chi Indonesia dan Tim Medis TIMA Indonesia disambut dengan upacara adat khas Manggarai di Dusun Golo Ronto, Desa Wae Kanta, Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat, NTT saat akan membagikan bantuan logistik dan layanan kesehatan.

Dukungan dari warga lokal Kabupaten Manggarai, NTT untuk terjun bersama relawan Tzu Chi saat memberikan bantuan kemanusiaan menjadi sebuah bantuk solidaritas untuk bersama-sama menulihkan NTT.

Dukungan lain juga datang dari hotel tempat relawan Tim Tanggap Darurat (TTD) Tzu Chi Indonesia dan Tim Medis TIMA Indonesia menginap selama di NTT, tepatnya di Kota Ruteng, Ibu Kota Kabupaten Manggarai, NTT. Selain menjadi tempat menginap, hotel ini pun juga menjadi basecamp relawan dan lokasi penyimpanan barang-barang bantuan kemanusiaan Tzu Chi untuk warga NTT yang terdampak gempa.

“Saya sangat terharu dengan Tzu Chi, relawannya sudah tidak muda tapi semangatnya luar bisa untuk turun membantu korban bencana. Saya dan keluarga akhirnya juga termotivasi dan tergerak untuk ikut terlibat memberikan bantuan. Bantuannya sangat berguna untuk para warga yang terdampak gempa. Karena bisa dipakai lama seperti selimut, tikar yang bisa dipakai,” jelas Ody, warga lokal sekaligus pengurus hotel tempat relawan Tzu Chi menginap.

Dukungan bagi relawan Tim Tanggap Darurat (TTD) Tzu Chi Indonesia dan Tim Medis TIMA Indonesia saat memberikan bantuan bagi korban gempa NTT tentunya menjadi semangat untuk menjalankan tugas kemanusiaan. Karena dukungan tersebut tidak datang secara tiba-tiba, tetapi hadir dari keinginan untuk membantu sesama.

Langkah-Langkah Kaki yang Membawa Harapan
Selama 8 hari, baik relawan Tim Tanggap Darurat (TTD) Tzu Chi Indonesia dan Tim Medis TIMA Indonesia sama-sama melangkah ke berbagai dusun dan desa yang berada di wilayah Kabupaten Manggarai, Manggarai Timur, dan Manggarai Barat, NTT. Jauhnya lokasi pembagian bantuan serta kondisi geografis Nusa Tenggara Timur yang berbukit tidak menyurutkan semangat relawan dan tim medis Tzu Chi.

Karena memulihkan kondisi masyarakat terdampak gempa NTT bukan waktu yang sebentar. Di masa tanggap darurat bencana, Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia ikut hadir menyapa, memberikan harapan dan dukungan bagi warga NTT pascagempa. Dalam pengiriman serta pembagian bantuan gempa NTT tahap ke-2, Tzu Chi Indonesia berhasil menyalurkan 15.920 paket bantuan kemanusiaan yang terdiri dari selimut Tzu Chi (6.000 pcs), beras ukuran 5 kg (6.680 bungkus), mi Instan (6.100 dus), tikar (6.000 pcs), terpal (6.000 pcs), pakaian baru (10.000 pcs), pompa air 2 unit, Air Mineral 600 ml (1.500 dus), pembalut, dan makanan ringan di berbagai wilayah di tiga kabupaten di NTT.

Dalam pembagian bantuan gempa NTT tahap ke-2, Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia berhasil menyalurkan 15.920 paket bantuan kemanusiaan dan memberikan layanan kesehatan bagi 1.213 warga terdampak gempa di wilayah Kabupaten Manggarai, Manggarai Timur, dan Manggarai Barat, NTT.

Selain itu, dalam pembagian bantuan gempa NTT tahap ke-2, Tim Medis TIMA Indonesia juga berhasil memberikan layanan kesehatan bagi 1.213 warga terdampak gempa dengan berbagai keluhan kesehatan seperti ISPA, Hipertensi, Myalgia, alergi, Gerd di wilayah Kabupaten Manggarai, Manggarai Timur, dan Manggarai Barat, NTT.

Koordinator Pembagian Bantuan Gempa NTT Tahap ke-2, Teksan Luis sangat mengapresiasi kerja keras dari relawan Tim Tanggap Darurat (TTD) Tzu Chi Indonesia, Tim Medis TIMA Indonesia, dan dukungan dari pihak lainnya dalam kegiatan kali ini. Ia juga berharap apa yang Tzu Chi berikan kepada warga NTT yang terdampak gempa bisa memberi dampak dan menjadi sebuah bentuk dukungan untuk melewati masa-masa sulit pascabencana.

"Harapan kita bantuan yang diberikan minimal bisa membantu warga korban gempa melewati kesulitan pascabencana. Terima kasih kepada semua donatur dan semua pihak yang telah mempercayakan Tzu Chi karena kita akan terus bersama-sama memulihkan NTT," kata Teksan Luis.

Editor: Fikhri Fathoni

Artikel Terkait

Gempa NTT: Bahagia Warga Menerima Uluran Tangan Sesama

Gempa NTT: Bahagia Warga Menerima Uluran Tangan Sesama

18 September 2026

Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia membagikan bantuan logistik bagi korban gempa di Desa Satar Kampas dan Desa Satar Padut, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, NTT. Bantuan terdiri dari paket sembako.

Gempa NTT: Kembali ke Tanah Kelahiran untuk Membantu Korban Gempa

Gempa NTT: Kembali ke Tanah Kelahiran untuk Membantu Korban Gempa

21 September 2026

Anggota Tim Medis TIMA Indonesia yang juga putra dan putri dari Nusa Tenggara Timur (NTT) ikut terpanggil dan bergerak membantu warga terdampak gempa NTT.

Gempa NTT: Semua Bersatu untuk Memulihkan NTT

Gempa NTT: Semua Bersatu untuk Memulihkan NTT

23 September 2026

Tzu Chi Indonesia mengirimkan dan membagikan bantuan gempa NTT tahap ke-2 dan berhasil membagikan 15.920 paket bantuan dan memberikan layanan kesehatan kepada 1.213 warga di tiga Kabupaten NTT.

Tiga faktor utama untuk menyehatkan batin adalah: bersikap optimis, penuh pengertian, dan memiliki cinta kasih.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -