Gotong Royong Cegah Stunting di Kecamatan Membalong

Jurnalis : Riezka Imeilda (Tzu Chi Cabang Sinar Mas), Fotografer : Nova Avisha (Tzu Chi Cabang Sinar Mas)

Relawan mengukur tinggi badan Shanti untuk mengetahui tumbuh kembangnya.

Sebutir benih dapat menghasilkan benih yang tak terhingga. Sebersit niat baik dapat menyebarkan kebaikan yang tak terhingga.” Kata Perenungan Master Cheng Yen

Penurunan angka stunting masih menjadi pekerjaan bersama yang membutuhkan kepedulian banyak pihak. Dengan semangat gotong royong, relawan Tzu Chi Sinar Mas Xie Li Bangka Belitung dari unit Tanjung Rusa Estate bersama Puskesmas Kecamatan Membalong, menghadirkan pendampingan bagi anak-anak yang terindikasi stunting.

Dari hasil penulusuran relawan bersama petugas puskesmas terdapat delapan balita yang tergolong stunting. Bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) diberikan selama 3 bulan berturut-turut, sejak November 2025 hingga Februari 2026. Bantuan yang diberikan berupa 1.600 gr susu dan 60 butir telur untuk masing-masing balita per bulannya. Selama program berlangsung, relawan juga mengamati berkembangan bersama dengan dr. Rahmad, bidan Desa Perpat dan Desa Kepang, serta petugas Puskesmas Membalong.

PMT pertama diberikan pada tanggal 19 November 2025. Relawan mengunjungi delapan rumah anak yang dikategorikan stunting. Pada kunjungan pertama relawan melakukan perkenalan dengan balita dan keluarganya. Mereka masih malu-malu menyambut kedatangan para relawan. Bahkan ada yang takut dan enggan untuk diukur berat serta tinggi badannya. Namun dengan pendekatan orang tua dan kesabaran relawan, mereka akhirnya bersedia diukur.

Relawan menimbang berat badan Bintang disaksikan ibunya.

Pada kunjungan kedua, yaitu 19 Desember 2025 dilihat hasil pengukuran tumbuh kembang balita menunjukkan hasil yang baik. Seperti Shanti (44 bulan) di bulan sebelumnya berat badan di 10 kg dan tinggi badan 90 cm, tetapi pada kunjungan kedua berat badan Santi menjadi 11,4 kg dan tinggi badan menjadi 91 cm. Memang belum menunjukkan hasil yang signifikan namun hal ini menunjukkan perkembangan yang baik. Saat kunjungan ini, Shanti sudah mulai akrab dengan para relawan. Tadinya masih malu-malu, namun sekarang sudah lebih santai dan bermain bersama relawan. Selain memberikan bantuan PMT, disetiap kunjungan juga diberikan edukasi oleh dr. Rahmad mengenai tumbuh kembang anak yang baik. Orang tua dari anak juga dapat berkonsultasi dengan dokter mengenai tumbuh kembang anak.

Pada kunjungan ketiga, yaitu 19 Januari 2026 ada hal yang mengharukan. Azmi Faiz Almaheer (2,5 tahun) seorang anak yang dikategorikan stunting dan down syndrome yang sebelumnya hanya merangkak dan belum bisa berjalan, hari ini relawan lihat sudah bisa berdiri bahkan berjalan 1-2 langkah. Masih lekat diingatan relawan saat pertama bertemu dengan Azmi, ia takut bertemu relawan dan berusaha merangkak menjauh. Hari ini kecerian bukan hanya terpancar dari wajah kecil Azmi dan ibunya tetapi para relawan pun merasakan hal serupa. Bahkan lebih senang tatkala melihat tumbuh kembang Azmi yang baik dari berat badan awalnya 9 kg hari ini sudah 9,7 Kg.

Relawan berdiskusi dengan bidan Desa Perpat mengenai grafik pertumbuhan anak Chunda.

Kunjungan keempat kembali dilakukan relawan. Kali ini relawan tidak membawa paket bantuan melainkan hanya mengukur pertumbuhan balita sekaligus berpamitan dengan keluarga penerima bantuan.

Bintang, balita berusia 3 tahun 7 bulan yang nampak kecewa karena kehadiran relawan kali ini tidak membawakan kotak susu kesukaannya. Meski begitu dia tetap menyambut hangat kedatangan para relawan dengan berlari kecil mengajak relawan yang datang untuk masuk ke dalam rumahnya. Ia langsung pergi ke dapur untuk mengambil setoples kerupuk sebagai suguhan. Melihat hal ini para relawan pun tertawa atas tingkah lucu dan perhatian dari Bintang. Hasil pengukuran pada bulan ketiga ini seluruh anak menunjukkan hal positif.

Rasa syukur dan ucapan terima kasih tidak putus disampaikan orang tua penerima bantuan. Kebahagiaan juga dirasakan Karinda Apriyani (23) petugas Puskesmas Kecematan Membalong. Ia bersyukur anak-anak yang selama ini didampingi menunjukkan tumbuh kembang yang sangat baik.

“Bersyukur bisa melihat langsung kemajuan yang cukup baik dari delapan anak yang kita pantau selama tiga bulan ini. Dari awalnya ada anak yang belum bisa berjalan sekarang sudah bisa jalan. Saya merasa dukungan, kasih sayang dan perhatian yang ibu-ibu berikan secara tidak langsung berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan anak,” ujarnya. Ia berharap orang tua dan balita yang sudah mendapat bantuan ini terus menjaga semangat dalam mengasuh dan memperhatikan tumbuh kembang anak, dengan begitu bisa bisa tercapai anak-anak bebas stunting.

Editor: Metta Wulandari

Artikel Terkait

“Anak Sehat, Anak Bahagia”

“Anak Sehat, Anak Bahagia”

24 November 2022

Relawan Tzu Chi Cabang Sinar Mas Xie Li Lampung mengadakan penyuluhan pencegahan kurang gizi kronis (stunting) dan pemberian makanan tambahan kepada warga Desa Batu Ampar.

Membantu Menurunkan Angka Stunting

Membantu Menurunkan Angka Stunting

26 April 2024

Relawan Xie Li Lampung mendukung pencegahan stunting bagi 36 anak di Kabupaten Tulang Bawang dan Kabupaten Mesuji selama 3 bulan terakhir. Dukungan ini mampu menurunkan angka stunting dari 36 anak menjadi 6 anak.

Cegah Stunting, Tzu Chi Sinar Mas Bagikan Makanan Tambahan

Cegah Stunting, Tzu Chi Sinar Mas Bagikan Makanan Tambahan

18 April 2024

Selama enam bulan terakhir, relawan Tzu Chi Cabang Sinar Mas komunitas Xie Li Indragiri memberikan makanan tambahan bagi 8 anak stunting di 5 desa di Kecamatan Batang Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau.

Menyayangi dan melindungi benda di sekitar kita, berarti menghargai berkah dan mengenal rasa puas.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -