Harapan Baru untuk warga Talang Duku

Jurnalis : Linawati (Tzu Chi Cabang Sinar Mas), Fotografer : Linawati, Alinudin, Linda (Tzu Chi Cabang Sinar Mas)

Relawan Tzu Chi Sinar Mas Xie Li Jambi 1 memberikan bantuan operasi katarak dan hernia bagi pasein dari Desa Talang Duku, Kabupaten Muaro Jambi. Tampak relawan Tzu Chi Sinar Mas, dr. Awang Wibisono, dan keluarga mendampingi Nasarudin seusai menjalani operasi hernia.

Pada Senin (6/4/2026), lima warga Desa Talang Duku, Kabupaten Muaro Jambi, menempuh langkah penuh harap menuju RS Bratanata, Jambi. Mereka datang sebagai calon pasien bakti sosial kesehatan. Empat orang untuk pemeriksaan katarak dan satu orang untuk pemeriksaan hernia.

Relawan Tzu Chi Sinar Mas komunitas Xie Li Jambi 1 Talang Duku Bulking (TDKB) dan Jambi Representative Office (JMBO) bersama dr. Awang Wibisono mendampingi kelima calon pasien ini. Perjalanan ini bukan sekadar menuju ruang pemeriksaan, tetapi juga menuju kesempatan baru untuk hidup yang lebih baik.

Dari hasil screening, dua pasien dinyatakan dapat segera menjalani tindakan operasi. Mereka adalah Zakaria (21), pasien katarak, dan Nasarudin (63), pasien hernia. Sementara tiga pasien lainnya perlu menjalani penanganan kesehatan terlebih dahulu, sebelum dijadwalkan pemeriksaan ulang dua minggu kemudian.

Bagi Nasarudin, pertolongan ini datang di saat yang tepat. Hernia ia derita sejak tahun 2019, praktis membuat aktivitasnya terganggu.  Karena tidak lagi mampu bekerja, ia bergantung dari bantuan iparnya karena sang istri telah meninggal dunia. Melihat kondisinya yang cukup berat, ia langsung menjalani rawat inap dan dioperasi keesokan harinya, 7 April 2026. Operasi berlangsung lebih dari dua setengah jam karena ukuran hernia yang sudah sangat besar.

Sebelum tindakan di RS Bratanata, Jambi, para warga yang dibantu menjalani pemeriksaan awal (screening) sebelum menjalani operasi katarak.

Usai operasi, rasa syukur tak henti-hentinya terucap dari bibirnya. Dengan mata berkaca-kaca, “Terima kasih untuk bapak ibu dari Tzu Chi yang sudah membantu saya. Sudah lama hernia ini saya derita. Sekarang sudah jauh lebih enteng, semoga bisa segera beraktivitas seperti sedia kala. Sekali lagi terima kasih bantuannya,” ucapnya menahan haru.

Sementara itu, Zakaria menjalani operasi katarak pada pagi harinya. Sejak usia lima tahun, matanya mengalami trauma akibat terkena lemparan buah kedondong saat bermain. Karena keterbatasan ekonomi, luka tersebut tidak tertangani hingga perlahan menimbulkan peradangan dan berujung pada katarak. Setelah operasi, penglihatannya belum pulih sepenuhnya karena saraf mata telah lama mengalami kerusakan. Namun secercah harapan mulai hadir. Zakaria kini sudah dapat melihat cahaya dan bayangan di sekitarnya, dari sebelumnya gelap sama sekali.

Kisah Nasarudin juga menggugah kepedulian para karyawan Talang Duku Bulking (TDKB). Secara sukarela mereka mengumpulkan dana pribadi untuk membelikan toilet portable bagi Nasarudin. Terlebih ia tidak diperbolehkan jongkok selama pemulihan sementara rumahnya tidak memiliki fasilitas toilet duduk. Setelah keluar dari rumah sakit, sementara waktu ia tinggal di rumah iparnya agar proses pemulihan dapat berlangsung lebih baik.

Semangat cinta kasih berlanjut pada 20 April 2026. Tiga orang pasien yang sebelumnya belum dapat dioperasi kembali menjalani screening, dan keesokan harinya dinyatakan siap menjalani operasi katarak. Mereka adalah Wagiman (79), seorang petani, Rudiansah (43), pengepul pinang, dan Satinem (61), ibu rumah tangga. Ketiganya berhasil menjalani operasi dan kini menjalani masa pemulihan secara mandiri.

Relawan Relawan Tzu Chi Sinar Mas Xie Li Jambi 1 berfoto bersama pasien dari Desa Talang Duku yang telah selesai menjalani operasi katarak.

Di tengah proses tersebut, Kepala Desa Talang Duku, Muslim S.Ag, hadir ke RS Bratanata dan menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada relawan Tzu Chi Sinar Mas atas perhatian dan bantuan nyata bagi warganya.

“Mewakili warga, saya mengucapkan banyak terima kasih atas semua bantuan operasi katarak dan hernia. Semoga bantuan ini bisa mendukung kesehatan warga kami sehingga mereka bisa lebih sehat, lebih produktif lagi,” ujar Kepala Desa Talang Duku, Muslim S.Ag.

Setiap operasi yang berhasil bukan hanya tentang kesembuhan fisik, tetapi juga tentang mengembalikan harapan, kemandirian, dan semangat hidup. Dari Talang Duku, kita kembali diingatkan bahwa ketika cinta kasih diwujudkan dalam tindakan, penderitaan dapat diringankan dan masa depan kembali diterangi cahaya.

Editor: Arimami Suryo A.

Artikel Terkait

Cahaya Baru untuk Pairah

Cahaya Baru untuk Pairah

20 Maret 2025

Relawan Tzu Chi di Xie Li Kalimantan Timur 1 terus memberikan perhatian untuk Ibu Pairah pascaoperasi katarak pada (25/1/25) lalu. Bagi Pairah, dunia kini terasa lebih cerah. Ia tidak sabar untuk melihat dengan kedua matanya secara sempurna.

Membantu Siswandi, Nafiah, dan Kartiwi untuk Melihat Kembali Terangnya Dunia

Membantu Siswandi, Nafiah, dan Kartiwi untuk Melihat Kembali Terangnya Dunia

13 Februari 2023

Relawan Tzu Chi Cabang Sinar Mas Xie Li Kalimantan Tengah (Kalteng) 4 membantu 3 warga Desa Sukamandang dan Pondok 1 Katayang untuk menjalani operasi katarak dan pterygium.

Jalan Terang Bagi Sukir dan Sumirah

Jalan Terang Bagi Sukir dan Sumirah

15 November 2021

Relawan Tzu Chi Cabang Sinar Mas Xie Li Kalteng 4 membantu pasangan suami istri, Sukir dan Sumirah melakukan operasi di Klinik Mata dr. Agus Ariyanto Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.

Memberikan sumbangsih tanpa mengenal lelah adalah "welas asih".
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -