Internasional : Penghargaan untuk Tzu Chi
Jurnalis : Da Ai News, Fotografer : Da Ai News| |
| ||
| Dalam acara pemberian penghargaan pada tanggal 26 Januari 2011 lalu, Yayasan Buddha Tzu Chi bersama dengan lembaga swadaya masyarakat lainnya mendapatkan pengakuan dari DSWS sebagai organisasi yang telah berbagi bantuan, waktu, dan juga relawannya dalam memberikan kesempatan yang lebih baik untuk mereka yang membutuhkan bantuan serta membantu DSWD menjalankan mandatnya membantu sektor masyarakat yang kurang beruntung. Bagaimana Tzu Chi Bermula di Filipina Sejak saat itu, makin banyak etnis Tionghoa yang tinggal di Filipina bergabung menjadi relawan Tzu Chi untuk menuju satu tujuan melepaskan penderitaan Filipina secara nasional. Sesuai waktu dan perjalanan, Tzu Chi telah memiliki banyak mitra, mengambil setiap kesempatan untuk bergabung dengan organisasi lain, terutama pemerintah Filipina dalam memberikan kemudahan kepada mereka yang berat hidupnya dan miskin. Dukungan yang diberikan oleh pemerintah telah memungkinkan relawan Tzu Chi menjangkau korban bencana, warga miskin, dan mereka yang menderita penyakit di daerah yang berbeda. Salah satu lembaga yang telah sangat dekat dengan hati para relawan Tzu Chi adalah DSWD yang kini merayakan ulang tahun.
Keterangan :
Tzu Chi - Mitra Lama DSWD Dalam doa syukur perayaan, seperti yang disampaikan oleh Presiden Benigno Aquino III, "Izinkan saya untuk menyalami para pemenang Penghargaan PaNata yang DSWD berikan kepada para individu atau kelompok yang tidak pernah berpikir dua kali dalam memberikan waktu mereka, usaha dan diri mereka sendiri untuk membantu sesama warga negara yang kurang beruntung.” Selain Yayasan Buddha Tzu Chi, DSWD juga memberikan penghargaan kepada organisasi di bawah Perserikatan Bangsa-bangsa seperti kepada UNICEF, UNFPA, UNDP, UNWF dan lembaga-lembaga lainnya. Selama dua tahun berturut-turut, DSWD telah memberikan Yayasan Buddha Tzu Chi pengakuan penghargaan khusus yang semua itu makin memperkuat komitmen para relawan untuk bekerja sama dengan pemerintah dalam mengurangi penderitaan mereka yang kekurangan dan menyebarkan kebaikan di negara yang Master Cheng Yen harapkan dapat kembali memperoleh kekayaan yang mereka miliki beberapa dekade yang lalu. (sumber: www.tzuchi.org, diterjemahkan oleh : Susi Grace Subiono) | |||
Artikel Terkait
Melatih Kebijaksanaan Melalui Pelatihan Relawan Abu Putih
03 Juni 2022Tzu Chi Batam menggelar Pelatihan Relawan Abu Putih ke-3 yang dilaksanakan pada 22 Mei 2022 di Aula Jing Si Batam. Pelatihan kali ini diikuti oleh 117 relawan.
Cinta Kasih yang Berkelanjutan Bagi Warga Karimun
15 Juni 2020Tzu Chi Tanjung Balai Karimun kembali bekerjasama dengan Polsek Balai Karimun menyalurkan beras cinta kasih kepada para sopir yang terkena dampak ekonomi dari wabah Covid-19. Pada pembagian beras cinta kasih kali ini, Rabu, 10 Juni 2020, sebanyak 240 karung beras dibagikan kepada sopir taksi, ojek, dan tukang becak pelabuhan.
Mewarnai Sanghadana Dengan Pindapata Pada Masa Kathina 2567BE/2023
01 Desember 2023Aula Jing Si Tzu Chi kembali menjadi tempat dimulainya acara Sanghadana Kathina Majelis Buddhayana Indonesia (MBI) 2023. Tradisi ini adalah tahun ketiga setelah dua tahun sebelumnya yaitu tahun 2019 dan 2022.








Sitemap