Jangan Meremehkan Diri sendiri

Jurnalis : Sunaryo (Tzu Chi Tanjung Balai Karimun), Fotografer : (Tzu Chi Tanjung Balai Karimun)
 
 

foto Minggu, 14 April 2013, relawan Tzu Chi Tanjung Balai Karimun mengadakan kelas budi pekerti dengan tema yang mengajarkan anak-anak untuk tidak meremehkan diri sendiri.

Kelas Budi Pekerti yang diadakan di Tanjung Balai Karimun pada hari Minggu 14 April 2013 ini merupakan pembinaan diri bagi anak-anak agar tidak meremehkan diri sendiri. Setiap orang pasti mempunyai kemampuan yang berbeda. Kemampuan dalam diri  harus kita kembangkan  sejak dini agar nantinya dapat berguna dimasa yang akan datang.

 

 

Potensi- potensi dalam diri yang belum terasah hendaknya kita gali sejak dini, Karena sebenarnya dalam diri mempunyai potensi yang tak terhingga. Jangan pernah meremahkan diri sendiri jika kamu tak bahagia dengan hidupmu, perbaiki yang salah dan terus melangkah agar berguna dimasa depan. Kita harus dapat membangkitkan semangat dalam diri  untuk mencapai kehidupan yang maksimal. Seperti yang disampaikan oleh mama Tanti, kita belajar membaca dan menulis dari kecil. Dari hal kecil itulah, kita dapat mengetahui pengetahuan- pengetahuan baru tentang buku- buku yang kita baca.

Di pertengahan acara  pemutaran video tentang kisah anak cacat dari Korea yang tidak memiliki kedua tangan tetapi anak kecil itu bisa mandiri. Dari pemutaran video tersebut terlihat wajah terharu dari para wajah anak-anak Xiao Tai Yang dengan diputarnya video tersebut mama Tanti mengharapkan agar Xiao Tai Yang dapat mandiri dan dapat membangkitkan semangat dalam belajar.

  foto

Keterangan :

  • Kelas ini dihadiri 19 anak-anak Xiao Tai Yang dan didampingi relawan lainnya.

Mengapa kita tidak boleh meremehkan kemampuan yang kita miliki? Karena setiap orang mempunyai kemampuan yang belum tentu dimiliki oleh orang lain. Kalau kita dapat mengembangkan kemampuan yang ada pada diri kita tentu kemampuan tersebut dapat menjadi bakat yang dapat membanggakan diri kita. Dari kemampuan yang kita miliki kalau kita asah dengan baik maka akan bermanfaat sekali bagi masa depan. Oleh karena itulah kita tidak boleh meremehkan diri sendiri dan merasa minder terhadap kemampuan yang kita miliki.

 

  
 

Artikel Terkait

Mengenal Rasa Puas

Mengenal Rasa Puas

25 Januari 2016
Agar para murid dapat memahami materi pembelajaran, relawan menceritakan sebuah cerita yang berjudul “Sebuah Pensil Berukuran 1 cm” yang mengisahkan tentang keluarga Xiao Ding Zi yang tinggal di sebuah desa kecil di dataran tinggi di Tiongkok.
Bekal Bijak Menyongsong Masa Depan: Pembinaan Penerima Beasiswa Tzu Chi Medan

Bekal Bijak Menyongsong Masa Depan: Pembinaan Penerima Beasiswa Tzu Chi Medan

07 Juli 2025

Sebanyak 29 Anak Asuh menghadiri acara kepulangan remaja penerima beasiswa Tzu Chi yang diselenggarakan oleh Tzu Chi Cabang Medan, pada hari Minggu, 29 Juni 2025.

Berawal dari Sebuah Kekuatan Cinta Kasih

Berawal dari Sebuah Kekuatan Cinta Kasih

03 Januari 2014
Wiliyanti, mahasiswi Semester Satu jurusan FKIP Ilmu Ekonomi Universitas Riau (UNRI), tergerak hatinya ketika melihat berita di DAAI TV tentang bencana di Filipina. Selain itu, di berita DAAI TV, Wiliyanti juga melihat relawan-relawan Tzu Chi melakukan penggalangan dana untuk Filipina.
Orang yang memahami cinta kasih dan rasa syukur akan memiliki hubungan terbaik dengan sesamanya.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -