Jembatan Penyambung Ekonomi dan Kehidupan
Jurnalis : Rizki Hermadinata (Tzu Chi Bandung), Fotografer : Muhammad Dayar (Tzu Chi Bandung)
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (mengenakan rompi) bersama Kajati Jabar (kanan), Kasam III/Siliwangi (kiri) dan Hengking Wargana (tengah) melakukan pemotongan pita sebagai tanda diresmikannya penggunaan Jembatan Simpay Asih Citarum.

Jembatan Simpay Asih Citarum ini merupakan jembatan yang ke-5 yang dibangun Tzu Chi Bandung dengan panjang 70 meter dan memiliki lebar 1,2 meter. Hingga saat ini tercatat ada 6 jembatan yang dibangun Tzu Chi Bandung di wilayah Jawa Barat.

Henking Wargana, Wakil Ketua Tzu Chi Bandung dalam sambutannya berharap jembatan ini bisa menjadi jembatan jalinan jodoh baik antara Tzu Chi dengan Warga Desa Resmitinggal.

Dani seorang pedagang batagor keliling kini tak lagi risau ketika harus menyeberang jembatan ke desa sebelah untuk menjajakan dagangannya.

Jembatan ini awalnya dibangun dengan swadaya masyarakat yang terbuat dari susunan bambu dan kerap kali terendam ketika banjir bandang melanda. Hal ini tentu membahayakan karena licin dan juga kondisinya yang mudah rapuh.
Artikel Terkait
Jembatan Penyangga Kehidupan
09 April 2015 ”Bila ada warga kami yang jatuh sakit apalagi sakit berat, kami bingung harus berbuat apa, karena klinik dan puskesmas terdekat berada di Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut. Dan harus kemana kami menjual hasil perkebunan warga? Sangat tidak mungkin untuk dijual ke Kecamatan Cidaun. Apalagi bagi anak-anak sekolah. Bila tidak ada jembatan tersebut, mau tidak mau belajar di rumah,” keluh salah satu warga Neglasari saat relawan Tzu Chi melakukan survei.
Peresmian Jembatan Simpay Asih Cijulang
11 Juli 2022Tzu Chi Bandung meresmikan pembangunan jembatan ke-7 di Desa Batu Karas, Kec. Cijulang, Kab. Pangandaran, Jawa Barat pada 9 Juni 2022 dengan nama Jembatan Simpay Asih Cijulang.
Relawan Tzu Chi Bantu Pemeriksaan Gigi di Jembatan Besi
31 Juli 2025Bakti sosial kesehatan gigi oleh relawan Tzu Chi He Qi Pusat di Sekolah Candra Naya berhasil melayani sebanyak 136 pasien. Kegiatan ini mencakup pemeriksaan, tindakan medis, dan edukasi kesehatan gigi.







Sitemap