Katering Vegan Lezat Tzu Chi Medan Tebarkan Kebaikan di Bulan Tujuh Penuh Berkah

Jurnalis : Liani (Tzu Chi Medan), Fotografer : Amir Tan, Liani (Tzu Chi Medan)

Kordinator kegiatan, Lina Chandriana (kiri) bersama dengan relawan lainnya dengan tekun menyiapan paket catering vegan. Semangat kebersamaan tampak dari keharmonisan para relawan yang bersatu hati menjalankan seluruh alur kegiatan.

“Bervegetarian adalah wujud nyata dari cinta kasih. Dengan tidak mengkonsumsi hewani,kita membina benih cinta kasih, melindungi kehidupan dan menjaga bumi.”
(Kata Perenungan Master Cheng Yen)

Menyambut Bulan Tujuh Penuh Berkah, relawan Tzu Chi Medan kembali menggelar program katering vegan lezat selama 24 hari, terhitung sejak 13 Agustus hingga 10 September 2026. Program tahunan ini hadir untuk mengenalkan pola makan berbasis nabati yang sehat, ramah lingkungan, serta menjadi wadah untuk memperluas jangkauan cinta kasih kepada sesama.

Semangat kebersamaan tampak dari keharmonisan para relawan yang bersatu hati menjalankan seluruh alur kegiatan. Mulai dari pemilihan bahan baku, proses memasak, hingga pengemasan, semuanya dilakukan dengan penuh ketelitian dan suka cita. Untuk pengantaran pun melibatkan sinergi tim ojek online serta relawan yang sigap membagikan paket ke rumah, kantor, hingga fasilitas sosial seperti panti jompo dan panti asuhan.

Nasi yang sudah dikemas di dalam kotak makan oleh relawan, siap diserahkan kepada pengemudi ojek online untuk diantar sesuai nama dan alamat.

​Bervegetarian bukan sekadar pilihan pola makan, melainkan bentuk pelaksanaan Sila Pertama dari 10 Sila Tzu Chi, yaitu Tidak Membunuh. Mengarahkan pola makan ke sumber nabati menjadi wujud nyata untuk menumbuhkan rasa empati, melindungi semua makluk hidup, menjaga kelestarian lingkungan dari dampak krisis iklim, serta merawat kesehatan fisik dan jiwa.

Sajian Lezat dan Misi Sosial
​Relawan Tzu Chi sekaligus koordinator kegiatan, Lina Chandriana, menjelaskan bahwa variasi menu menjadi kunci utama untuk menunjukan anggapan bahwa makanan vegetarian itu membosankan, tetapi makanan vegetarian itu tidak kalah enak rasanya dengan makanan hewani non vegetarian.

“Selama 24 hari kita menyediakan makanan dengan menu yang berbeda beda. Ada nasi liwet, nasi steam jamur, nasi kari vegan, nasi saksang, nasi hainam, nasi telang penyet, nasi teriyaki, nasi chasio, nasi ikan pete, nasi sayur, nasi tim, nasi gurih, nasi padang dan menu lainnya. Semua menu ini kita masak dengan menggunakan bahan nabati. Pada hari pertama saja nasi liwet 350 paket,” jelas Lina Chandriana.

Pengurus Smile Kids Foundation, Putri Pertiwi, (kiri) menyampaikan ucapan terima kasih kepada Tzu Chi Medan dan para donatur yang telah menyediakan paket nasi vegan untuk anak-anak Smile Kids Foundation.

​Total pesanan katering mencapai 4.656 paket, disertai 616 paket donasi panti. Seluruh hasil keuntungan katering dialokasikan untuk mendukung pembangunan Aula Jing Si dan Sekolah Tzu Chi di Kota Medan.

​Selain pesanan umum, relawan juga menyalurkan puluhan paket makanan sehat gratis kepada anak-anak pejuang kanker di Smiling Kids Foundation Medan. Sebuah rumah singgah kanker anak anak. Perwakilan yayasan, Putri Pertiwi, menyampaikan apresiasinya atas kepedulian tersebut yang memberikan dorongan semangat bagi proses pemulihan anak-anak.

“Terima kasih Yayasan Buddha Tzu Chi dan donator yang telah mengunjungi, memberikan perhatian, dan menyediakan makan sehat untuk anak-anak kami. Semoga mereka lebih bahagia, sehat, dan bisa pulih segera,” ungkap Putri Pertiwi.

Tim pengantar makanan yaitu pengemudi ojek online, mendapat berkah karena dapat menambah pengasilan dari mengantar paket katering makanan vegan.

Dampak Nyata bagi Masyarakat
​Manfaat program ini dirasakan langsung oleh para peserta katering, salah satunya Lee Cien. Awalnya tertarik dari unggahan media sosial seorang rekan, ia memutuskan untuk mencoba paket katering selama satu bulan penuh.

​"Setelah saya coba, rasanya lezat dan sehat karena terdiri dari bahan-bahan alami. Cita rasanya cocok di lidah. Menurut saya, mereka yang sudah sadar akan manfaat makanan vegetarian harus rajin mengajak orang lain. Jika kita rajin mengajak, orang akan tertarik untuk mencoba, dan berlanjut ke pola hidup yang baik bagi tubuh maupun alam," tutur Lee Cien.

Di hari pertama relawan memasak nasi liwet vegan, yang terdiri dari nasi liwet, sayur buncis, gulai ikan nabati,se mur tahu, dan sayur lalapan yang dimasak relawan dengan penuh cinta kasih.

Melalui sajian makanan yang lezat dan bergizi, program katering vegan lezat Tzu Chi Medan membuktikan bahwa pola makan nabati dapat dinikmati oleh semua kalangan. Langkah kecil dari piring makanan ini diharapkan terus memicu gelombang kebaikan yang lebih luas—mengajak lebih banyak masyarakat untuk menyayangi kehidupan, menjaga kesehatan, dan melestarikan bumi secara berkelanjutan.

Editor: Fikhri Fathoni

Artikel Terkait

Sumbangsih Tim Konsumsi untuk Membantu NTT

Sumbangsih Tim Konsumsi untuk Membantu NTT

15 April 2021

Berniat untuk turut membantu meringankan beban para warga terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT), relawan tim konsumsi Tzu Chi dari komunitas He Qi Timur membuka plant-based catering atau vegan cetering dengan nama Dapur Oma Gading.

Menggalang Hati untuk Bervegetaris

Menggalang Hati untuk Bervegetaris

16 September 2020

Program Vegan Catering di Tzu Chi Palembang kali ini mengambil tema “Tulus Bervegetaris Melindungi Bumi”. Vegan Catering yang dimulai pada 19 Agustus dan telah berakhir 12 September 2020 ini digelar untuk mengajak lebih banyak orang bertekad bervegetaris.

Menanti Hadirnya Tzu Chi Vegan Catering

Menanti Hadirnya Tzu Chi Vegan Catering

03 September 2018
Setiap tahunnya di momen Bulan Tujuh Penuh Berkah, dapur relawan di Komunitas He Qi Timur di Kelapa Gading, tidak pernah sepi. Minimal dua minggu dalam satu bulan itu, sekitar 20 relawan selalu datang per harinya untuk menyiapkan sajian-sajian vegetaris untuk melayani para konsumen Tzu Chi Vegan Catering.
Kita hendaknya bisa menyadari, menghargai, dan terus menanam berkah.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -