Kebahagiaan dalam Memberi

Jurnalis : Ivon (Tzu Chi Lampung) , Fotografer : Ivon (Tzu Chi Lampung)

doc tzu chi indonesia

Nurhayati, pasien yang menderita kelenjar getah bening menerima bantuan bulanan dari Tzu Chi.  Sabtu, 24 Februari 2018, relawan Tzu Chi Lampung melakukan pembagian paket untuk gan en hu di kantor Tzu Chi Lampung.

Saat tangan berada di atas akan begitu terasa indahnya memberi, apapun pemberian itu. Karena meskipun sedikit, akan sangat bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan. Demikianlah yang dikatakan oleh Master Cheng Yen bahwa, Batin menjadi semakin tenang tanpa beban bila kita memberi dengan tulus ikhlas.

Hal tersebut yang dilakukan oleh relawan pada Sabtu, 24 Februari 2018. Relawan Tzu Chi Lampung melakukan pembagian paket untuk gan en hu (penerima bantuan Tzu Chi) di kantor Tzu Chi Lampung dengan dihadiri oleh 9 gan en hu. Acara tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh Tzu Chi Lampung untuk membantu mereka baik dalam bidang pengobatan, pendidikan, biaya hidup, dan juga memberikan bantuaun pemenuhan kebutuhan sehari-hari seperti sembako.

doc tzu chi indonesia

Kegiatan rutin yang dilakukan oleh Tzu Chi Lampung ini bertujuan untuk membantu para gan en hu.

Dalam kegiatan itu, semua penerima bantuan mengucap syukur dan terima kasih. Salah satunya Nurhayati, pasien yang menderita kelenjar getah bening. “Saya sangat senang dan bersyukur karena sudah dibantu biaya hidup tiap bulan,” kata Nurhayati. Hingga kini ia masih harus menjalani pengobatan semala tiga kali dalam seminggu. “Semoga ke depannya semakin membaik,” doanya.

Tidak hanya Nurhayati, Eliawati juga mengungkapkan hal yang sama. Mereka begitu bersyukur karena mengenal dan dibantu oleh Tzu Chi. “Saya dibantu sudah lama, mulai dari operasi kanker payudara, mengurus BPJS, sampai biaya SPP anak saya. Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Yayasan Buddha Tzu Chi yang telah banyak membantu saya,” ungkap ibu dua anak tersebut.

Editor: Metta Wulandari


Artikel Terkait

Gathering Gan En Hu Singkawang

Gathering Gan En Hu Singkawang

19 Juni 2012 Perubahan pemberian bingkisan kepada Gan En Hu dengan ‘pulang ke rumah’ seperti ini ternyata memberikan suasana gembira di hati para mereka. Selain mengenal lebih dekat kantor penghubung atau “rumah bersama’, juga mengenal sesama Gan En Hu sebagai satu keluarga.
Inspirasi dari Perjalanan Hidup Gan En Hu

Inspirasi dari Perjalanan Hidup Gan En Hu

07 April 2017

Meski pernah terkena tumor dan sempat membuatnya lumpuh, semangat Budi tak tak pernah padam. Ia pun berhasil melawan tumor di tulang belakang dan terus semangat bekerja bagi keluarga.

Mengantarkan Kebahagiaan

Mengantarkan Kebahagiaan

11 Agustus 2020
Selama pandemi virus corona, umumnya bantuan bulanan dikirim melalui ojek daring, namun ada beberapa Gan En Hu yang karena kondisi tertentu, jatah bantuannya dikirim langsung. Seperti Oma Lily (65) yang tak punya rekening bank. Bantuan biaya hidup beserta DAAI Mi pun diantar langsung oleh Ng Jan Njoek atau yang biasa disapa Ayen, relawan He Qi Utara 2. 
Hadiah paling berharga di dunia yang fana ini adalah memaafkan.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -