Kegiatan Donor Darah Rutin dikala Bencana Banjir Melanda

Jurnalis : Yanti Yunita (Tzu Chi Medan), Fotografer : Kamin, Yanti Yunita (Tzu Chi Medan)

Dengan penuh cinta kasih, relawan Tzu Chi mendampingi Irvin Setiawan, salah satu siswa SMA WR Supratman 1, yang menjadi peserta donor darah untuk bersumbangsih kepada sesama yang membutuhkan.

Di tengah situasi bencana banjir yang melanda beberapa wilayah di Kota Medan, kegiatan bakti sosial donor darah rutin tetap berjalan sesuai rencana. Meski kondisi cuaca tidak menentu, panitia penyelenggara yaitu relawan Tzu Chi komunitas Hu Ai Mandala di Medan, memastikan bahwa kegiatan kemanusiaan ini tetap terlaksana. Kegiatan donor darah diadakan pada Minggu, 30 November 2025 di Sekolah WR Supratman 1 dengan dihadiri oleh sekitar 96 Peserta. Sebanyak 54 kantong darah berhasil dikumpulkan pada kegiatan donor darah kali ini dengan rincian: golongan darah A+ (16 kantong), B+ (10 kantong), AB+(1 kantong) & O+ (27 kantong).

Kegiatan donor darah ini tidak hanya menjadi upaya memenuhi kebutuhan darah di rumah sakit, tetapi juga menjadi simbol kepedulian, solidaritas, dan keteguhan hati manusia. Memberikan setetes darah mungkin terlihat sederhana, tetapi bagi banyak orang tindakan ini bisa menjadi penyelamat nyawa. Donor darah rutin bukan hanya bentuk kepedulian sosial, tetapi juga cara bagi setiap insan untuk berkontribusi langsung terhadap kesehatan masyarakat.

Kegiatan Bakti Sosial Donor Darah Rutin juga diisi dengan doa bersama agar bencana banjir yang melanda sebagian wilayah Sumatera segera pulih kembali.

Suhendra, salah satu peserta donor darah, saat mendaftarkan diri sebagai pendonor dalam kegiatan donor darah yang diadakan Yayasan Buddha Tzu Chi di Medan.

Sebelum banjir melanda, panitia donor darah dari relawan Hu Ai Mandala di Medan telah menyiapkan kegiatan ini dengan matang, koordinasi dilakukan dengan RSUP Haji Adam Malik Medan, semua logistik mulai dari kantong darah, jarum steril, tandon pendingin, hingga makanan ringan bagi pendonor telah disiapkan dari jauh-jauh hari.

Sejumlah warga tetap datang untuk mendonorkan darah sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian. Salah satu peserta donor darah, Irvin Setiawan (17) yang bersekolah di SMA WR Supratman 1, mengaku bahwa mengetahui informasi donor darah dari spanduk yang ada di depan sekolah. Walaupun masih berusia muda, Irvin rutin mengikuti kegiatan donor darah di Wihara. Untuk kesempatan ini, Irvin baru pertama kali mengikuti donor darah yang diadakan oleh Tzu Chi. “Harapan saya semoga semakin banyak orang yang bisa tergerak mendonorkan darahnya untuk menolong orang banyak,” ujar Irvin.

Hal serupa dirasakan pendonor lainnya, Suhendra (56), ia telah merasakan manfaat dari mendonorkan darah, yaitu ia merasa menjadi lebih sehat dan dapat membantu orang yang membutuhkan donor darah. Suhendra mengetahui informasi donor darah Tzu Chi dari media sosial. “Saya bersyukur area rumah saya tidak banjir, walaupun beberapa titik di medan banjir, saya berharap dapat diberikan informasi kegiatan donor darah Tzu Chi agar bisa terus mengikutinya rutin,” ucap Suhendra.

Karnelia Laurus, salah satu peserta donor darah, tak luput dari perhatian relawan Tzu Chi saat proses donor darah dilakukan.

Sebanyak 54 kantong darah berhasil dikumpulkan pada kegiatan donor darah kali ini. Nantinya kantong darah ini akan didonasikan untuk mereka yang membutuhkan.

Sedangkan Karnelia Laurus (43), sudah rutin mengikuti donor darah yang diadakan oleh Tzu Chi karena ada sepupunya yang menjadi relawan Tzu Chi, dan rajin memberikan informasi mengenai kegitan dobor darah. “Kebetulan saya sudah jadwal donor darah rutin, jadi walaupun di Medan sedang banjir dibeberapa area, saya kebetulan tidak ada kendala banjir, jadi saya tetap menyempatkan untuk bisa donor darah untuk menolong orang lain,” cerita Karnelia.

Setiap tetes darah yang disumbangkan dapat menjadi harapan baru bagi mereka yang sedang berjuang untuk sembuh. Dengan rutin mendonorkan darah, kita tidak hanya membantu menyelamatkan nyawa, tetapi juga berkontribusi pada kesehatan diri dan masyarakat.

Editor: Fikhri Fathoni

Artikel Terkait

Langkah Pertama Menuju New Normal

Langkah Pertama Menuju New Normal

23 Juli 2020

Setelah vakum selama 5 bulan, Tzu Chi Batam kembali bekerja sama dengan PMI Cabang Batam untuk mengadakaan Bakti Sosial Donor Darah. Kegiatan skala besar pertama Tzu Chi Batam di masa pandemi ini diselenggarakan pada 19 Juli 2020 di Aula Jing Si Batam.

Mari Berdonor Darah

Mari Berdonor Darah

25 Oktober 2022

Komunitas Xie Li Tamken yang merupakan bagian dari Tzu Chi Palembang kembali mengadakan donor darah yang bekerja sama dengan PMI Kota Palembang, Minggu 23 Oktober 2022. Sebanyak 144 orang berhasil mendonorkan darahnya.

Manfaat Donor Darah

Manfaat Donor Darah

15 September 2011 Hari itu yang mendaftar untuk mendonorkan darahnya ada 86 donor, namun hanya 73 yang berhasil diambil darahnya. Waktu menunjukkan pukul 12.00 WIB. Dengan wajah sukacita relawan dan petugas PMI bahu-membahu menaikan barang-barang ke dalam mobil Menurut .
Bila sewaktu menyumbangkan tenaga kita memperoleh kegembiraan, inilah yang disebut "rela memberi dengan sukacita".
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -