Kehangatan Hari Raya Menghampiri Kota Petro Dollar, Lhokseumawe

Jurnalis : Emmi, Ronaldo (Tzu Chi Aceh), Fotografer : Dok Tzu Chi Aceh

Relawan Tzu Chi Lhokseumawe menyalurkan 200 sak beras cinta kasih kepada warga. Penyerahan dilakukan secara simbolis, sebagai wujud kepedulian dan cinta kasih Tzu Chi kepada masyarakat yang membutuhkan.

Selasa pagi, 10 Maret 2026, suasana di Meunasah Annas, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, tampak berbeda dari biasanya. Sejak pagi hari, warga sudah mulai berdatangan dengan tertib, menggenggam kupon yang telah dibagikan dua hari sebelumnya. Di wajah mereka, terselip harapan sederhana, yakni membawa pulang sedikit ketenangan untuk keluarga di rumah.

Hari itu, relawan Komunitas Tzu Chi Lhokseumawe menggelar kegiatan bakti sosial Idulfitri dengan menyalurkan 200 sak beras cinta kasih kepada warga yang membutuhkan. Di tengah suasana yang hangat dan penuh kebersamaan, acara dibuka dengan sambutan dari Emmi, Ketua Komunitas Tzu Chi Lhokseumawe.

Dengan suara yang tenang dan penuh ketulusan, ia menyampaikan harapannya, “Semoga beras cinta kasih ini dapat memberikan manfaat bagi Bapak dan Ibu semua.”

Kata-kata sederhana itu cukup menggambarkan niat sederhana untuk menyambung tali silaturahmi dengan berbagi dan hadir bagi sesama.

Emmi menyampaikan harapannya, semoga beras cinta kasih yang diberikan dapat membantu meringankan kebutuhan hidup para penerima manfaat.

Di bawah terik matahari yang mulai meninggi, para relawan tetap bergerak dengan penuh semangat. Satu per satu warga menerima bantuan, disambut dengan senyum dan sapaan hangat. Bagi relawan, ini bukan sekadar membagikan beras, tetapi juga menyampaikan kepedulian.

Di antara para penerima bantuan, ada Zainal, seorang warga Kecamatan Muara Dua. Ia mengaku baru pertama kali mengenal Tzu Chi. Namun dari pertemuan singkat itu, ia sudah merasakan kesan yang mendalam.

“Saya baru pertama kali mengenal Tzu Chi, dan saya merasakan manfaat positifnya,” ungkapnya dengan tulus. “Terima kasih banyak,” lengkapnya.

Bagi Zainal, yang dibawa pulang hari itu bukan hanya beras. Ada rasa diperhatikan, ada hangatnya kepedulian, dan ada harapan yang tumbuh perlahan.

Zainal, salah satu warga penerima bantuan, merasakan langsung semangat dan kepedulian Tzu Chi dalam kegiatan bakti sosial ini.

Di Kota Lhokseumawe, yang dikenal sebagai Kota Petro Dollar, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa di tengah hiruk pikuk kehidupan, selalu ada ruang untuk berbagi dan menebar cinta kasih. Semoga apa yang diberikan hari itu tak hanya menjadi sesuatu yang habis dikonsumsi, tetapi juga meninggalkan jejak kebaikan yang terus hidup di hati.

Editor: Metta Wulandari

Artikel Terkait

Menyusuri Gang-Gang Sempit di Kelurahan Maphar, Relawan Tzu Chi Bagikan Beras Cinta Kasih

Menyusuri Gang-Gang Sempit di Kelurahan Maphar, Relawan Tzu Chi Bagikan Beras Cinta Kasih

12 Maret 2026
Relawan Tzu Chi membagikan kupon dan Paket Beras Cinta Kasih kepada warga kurang mampu di Kelurahan Maphar, Jakarta Barat, sebagai wujud kepedulian dan berbagi kepada sesama.
Di Tengah Hujan, Cinta Kasih Tetap Mengalir

Di Tengah Hujan, Cinta Kasih Tetap Mengalir

17 Maret 2026

Di tengah guyuran hujan dan banjir, cinta kasih tetap mengalir melalui pembagian 487 paket beras Lebaran oleh relawan Tzu Chi komunitas He Qi Jakarta Barat 3 untuk warga Kebon Jeruk yang hadir dengan tertib.

Hangatnya Ramadan, Eratnya Kebersamaan di Tegal Alur

Hangatnya Ramadan, Eratnya Kebersamaan di Tegal Alur

03 Maret 2026

Menjelang Idulfitri, Tzu Chi Indonesia bersama warga di Kelurahan Tegal Alur menyalurkan 3.180 paket beras kepada lansia dan keluarga prasejahtera. Kegiatan ini membantu kebutuhan Ramadan serta menghadirkan kebersamaan.

Luangkan sedikit ruang bagi diri sendiri dan orang lain, jangan selalu bersikukuh pada pendapat diri sendiri.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -