Kelas Budi Pekerti bagi Generasi Baru
Jurnalis : Sunaryo (Relawan Tzu Chi Tanjung Balai Karimun), Fotografer : Prawira (Relawan Tzu Chi Tanjung Balai Karimun)|
|
| ||
Dalam ceramahnya, Master Cheng Yen pernah menjelaskan tentang harapan dari Pendidikan Moralitas. Sebenarnya Budi Pekerti adalah nilai-nilai yang terkandung dalam diri setiap manusia, baik itu sifat yang baik maupun sifat yang buruk. Manfaat budi pekerti dapat dirasakan disemua aspek kehidupan manusia. Jika sifat yang kita tunjukkan baik, maka orang lain juga akan menilai kita baik. Hal kecil dalam budi pekerti yang baik dapat kita tunjukkan adalah dengan membuang sampah pada tempatnya, memberi salam dan tersenyum ketika bertemu dengan orang yang kita kenal atau dengan orang yang kita tidak kenal sekalipun. Efek dari hal-hal kecil yang kita lakukan sangat memberi dampak positif. Nilai-nilai budi pekerti antara lain meliputi : adil, antisipasif, baik sangka, bekerja keras, beradab, berani berbuat benar, berpikir jauh ke depan, bersahaja, bersemangat, bijaksana, cerdas, cermat, cinta ilmu, dedikasi, demokratis, dinamis, disiplin, efesien, efektif, empati, gigih, giat, hemat, hormat, hati-hati, harmonis, iman, ikhlas, istighfar, inisiatif, inovatif, jujur, kasih sayang, keras kemauan, ksatria, komitmen, konstruktif, konsisten, kooperatif, kreatif, lapang dada, lemah lembut, lugas, mandiri, manusiawi, mawas diri, menghargai, menjaga, nalar(logis), optimis, patriotik, pemaaf, pemurah, pengabdian, pengendalian diri, percaya diri, produktif, proaktif rajin, ramah, rasa indah, rasa malu, rasional, rela berkorban, rendah hati, sabar, saleh, setia, sopan santun, sportif, susila, syukur, takwa, taat, teguh, tangguh, tanggung jawab, tegar, tegas, tekun, tenggang rasa, terbuka, tertib, terampil, tekun, tobat, ulet, unggul, wawasan luas, wirausaha, yakin. Nilai-nilai budi pekerti di atas mudah untuk diucapkan tapi sulit diamalkan. apabila nilai-nilai budi pekerti tersebut di atas ingin nampak dalam kepribadian sehari-hari memerlukan waktu yang cukup lama. Untuk merealisasikannya memerlukan manajemen dalam arti memanfaatkan dan memberdayakan segala sumber daya manusia dan benda secara efektif, efesien, kontinyu dan konsisten.
Keterangan :
Acara dimulai pukul 09.00 WIB yang dipandu oleh Firdalia Shijie dan Lissa Shijie yang menjelaskan tentang “Dana kecil amal besar”. Penjelasan tersebut tentunya bertujuan agar para generasi baru ini mengerti makna berdana, walaupun kecil akan membawa dampak yang sangat besar. Setelah mendapat penjelasan kemudian mereka diajak bermain drama yang menceritakan keseharian mereka di sekolah. Drama tersebut mengajak anak- anak yang membawa uang jajan ke sekolah, tidak menghabiskan dan menyisihkan uang untuk didanakan ke celengan. Berbeda dengan hari pertama mereka yang hanya sedikit memakai baju seragam, di hari kedua sudah terlihat sebagian besar sudah mendapat seragam. Kelas budi pekerti pada hari itu diikuti dengan antusias oleh para relawan jumlah komite yang hadir 1 orang, biru putih 4 orang, abu- abu 13 orang, rompi 3 orang. Di pertengahan acara mereka diajari membuat celengan sendiri. Bahan yang dipakai dalam pembuatan celengan bukan dari toko-toko melainkan dari barang- barang bekas yang sudah tidak terpakai. Dengan adanya pembuatan celengan ini anak dilatih agar lebih kreatif dan mengerti arti penting bahwa dengan dana kecil membawa amal besar. Dipenghujung acara anak- anak diajari isyarat tangan lagu (Xiao Tai Yang De Wei Xiao/ senyuman matahari kecil) dan isyarat tangan lagu baru (Di Qiu De Hai Zi). Dengan penuh semangat dan keceriaan mereka bersama-sama memperagakan isyarat tangan tersebut. | |||
Artikel Terkait
Melayani dengan Cinta Kasih
20 Juni 2014 Salah satu dokter yang turut bersumbangsih adalah dokter Laila. Untuk menjangkau Pekanbaru, beliau menempuh jarak sekitar 2 jam dari Kandis. Namun sepertinya jarak tidak menjadi suatu hambatan bagi dokter Laila agar bisa melayani masyarakat.
Keceriaan Natal dalam Ramah Tamah Gan En Hu
11 Desember 2025Ramah tamah bertema Natal di Tzu Chi Pekanbaru menghadirkan kebersamaan penuh cinta kasih universal antara relawan dan 108 Gan En Hu. Acara ini menumbuhkan rasa syukur, semangat, dan kehangatan layaknya satu keluarga besar.
Meringankan Duka Korban Kebakaran di Medan
29 Oktober 2019Sebanyak 16 orang relawan Tzu Chi Medan komunitas Medan Timur pada tanggal 22 Oktober 2019 membagikan 47 paket bantuan kebakaran dan uang pemerhati kepada setiap kepala keluarga kepada warga korban kebakaran di Jalan Sentosa Lama, Kelurahan Sei Kera Hulu, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan.








Sitemap