Bersumbangsih kepada Lingkungan dengan Membuat Ecoenzyme
Jurnalis : Khusnul Khotimah, Fotografer : Khusnul Khotimah

Satu liter air, 100 gram molase atau gula aren, dan 300 gram bahan organik, itu rumusnya.

Bagi Fidelia Tam (dua dari kiri), kegiatan ini merupakan variasi dari waktu luangnya untuk dimanfaatkan pada sesuatu yang berguna. Selain dapat ilmu, ia senang karena ia bisa berkegiatan bersama para rekan kerja.

Total ada 10 botol dengan volume masing-masing 5 liter eco enzyme yang dibuat para relawan Xie Li Yayasan dan DAAI TV pada Kamis, 21 Oktober 2021 ini.
Artikel Terkait
Bersumbangsih kepada Lingkungan dengan Membuat Ecoenzyme
21 Oktober 2021Para relawan pelestarian lingkungan di Xie Li Yayasan dan DAAI TV memanfaatkan waktu dengan praktik membuat eco enzyme. Para karyawan ini tampak antusias dengan membawa sendiri bahan organiknya.
Eco Enzyme untuk Menjaga Ekosistem
14 Desember 2020Sebanyak 28 relawan Tzu Chi menuangkan 114,5 liter
Eco Enzyme di Danau Tzu Chi Hospital untuk pertama kalinya. Danau kecil ini
terletak di belakang gedung Tzu Chi Hospital, Jakarta Utara. Penuangan ini
bertujuan menjaga kualitas air di danau tersebut. ![]()
Pembuatan 1.7 Ton eco Enzyme
01 Desember 2021Tzu Chi Bandung bersama komunitas Eco Enzyme Bandung membuat 1.7 Ton Eco Enzyme di Aula Jing Si Tzu Chi Bandung. Pembuatan Eco Enzyme ini tujuan utamanya untuk mengurangi sampah rumah tangga dan lingkungan guna menyelamatkan alam.







Sitemap