Bersumbangsih kepada Lingkungan dengan Membuat Ecoenzyme
Jurnalis : Khusnul Khotimah, Fotografer : Khusnul Khotimah

Satu liter air, 100 gram molase atau gula aren, dan 300 gram bahan organik, itu rumusnya.

Bagi Fidelia Tam (dua dari kiri), kegiatan ini merupakan variasi dari waktu luangnya untuk dimanfaatkan pada sesuatu yang berguna. Selain dapat ilmu, ia senang karena ia bisa berkegiatan bersama para rekan kerja.

Total ada 10 botol dengan volume masing-masing 5 liter eco enzyme yang dibuat para relawan Xie Li Yayasan dan DAAI TV pada Kamis, 21 Oktober 2021 ini.
Artikel Terkait
Yuk Rasakan Sendiri Manfaat Eco Enzyme
26 Oktober 2020Berawal dari ajakan
untuk mengisi kekosongan waktu
selama pandemi Covid-19, Irawaty
Hendrawan, relawan Tzu Chi Tangerang kini berhasil mengajak komunitas RT di
lingkungan rumahnya untuk ikut serta membuat Eco Enzyme. ![]()
Menyambut Hari Bumi dengan Penuangan Eco Enzyme
19 April 2021Menyambut Hari Bumi yang setiap tahunnya jatuh pada tanggal 22 April, relawan Tzu Chi pada Jumat siang, 16 April 2021 menuangkan cairan eco enzyme ke danau Tzu Chi Hospital.
Panen Eco Enzyme Di Depo PIK
09 April 2021Hari ini, Jumat 9 April 2021, delapan relawan He Qi Utara 1 memanen dua toren eco enzyme di Depo PIK. Toren berkapasitas 300 liter tersebut masing-masing terisi 60 persen-nya, sehingga hasil panen satu toren terhitung sekitar 180 liter cairan eco enzyme.







Sitemap