Kelas Budi Pekerti, Menjalin Kedekatan Keluarga
Jurnalis : Shelfi (He Qi Utara 1) , Fotografer : Vionita Gunawan (He Qi Utara 1)
Wong Chuin leen sedang menjelaskan sejarah asal mula festival Dongzhi. Ia juga mengajak para siswa berdiskusi tanya jawab yang berlangsung dengan seru dan menyenangkan.

Kompak dan gembira, orang tua dan anak dapat membuat ronde bersama. Vincent Tandiary, papa Mathieu mengaku sangat bahagia dan senang karena seharian bisa bersama buah hati tercinta.

Ronde-ronde yang sudah dipulung kemudian direbus dan disajikan dengan hangatnya kuah gula merah jahe.

Tim Daai mama membantu merebus ronde yang sudah selesai dibentuk, setelah direbus, disajikan dengan kuah gula merah dan jahe.
Artikel Terkait
Menanamkan Sikap Welas Asih dalam Diri Anak-anak
13 November 2018Kelas Budi Pekerti yang digelar Tzu Chi Bandung mulai menampakan hasil yang baik dari anak-anak (Xiao Pu Sa). Mereka sudah memiliki sikap dan etika yang baik ketika di rumah, disiplin, dan berbakti kepada orang tua.
Dengan Semangat Baru, Kelas Budi Pekerti Dibuka Kembali
26 Agustus 2022Tzu Chi Tanjung Balai Karimun kembali mengadakan Kelas Budi Pekerti yang sempat ditiadakan kurang lebih 2 tahun karena pandemi Covid-19. Ada yang berbeda pada kegiatan ini, yang mana banyak wajah-wajah baru yang mengikuti kelas ini.
Di Kelas Budi Pekerti Belajar Tata Krama, dan Menggali Potensi Diri
26 Juli 2024Relawan Yayasan Buddha Tzu Chi Palembang kembali membuka kelas budi pekerti dalam misi pendidikannya pada Minggu, 14 Juli 2024. Dibukanya kelas budi pekerti ini diharapkan dapat membentuk anak-anak seutuhnya yang selalu bersyukur dan terus belajar menggali potensi diri.







Sitemap