Kembali Merayakan Waisak Dengan Megah dan Khidmat

Jurnalis : Zhen Shan Mei Tzu Chi Indonesia, Fotografer : Dok. Tzu Chi Indonesia

Artikel Terkait

Waisak 2556: Hidup Bebas dari Duka

Waisak 2556: Hidup Bebas dari Duka

21 Mei 2012 Waktu telah menunjukan 6.40 pagi saat setiap relawan berdiri dengan tenang hati dan mendoakan agar hujan dapat cepat berhenti saat upacara dimulai jam 8  nanti. Namun, ternyata doa relawan belum juga dapat terkabul karena hujan tidak kunjung berhenti.
Waisak 2557: Membangkitkan Jiwa Kebijaksanaan

Waisak 2557: Membangkitkan Jiwa Kebijaksanaan

16 Mei 2013 Terlebih lagi, ini melambangkan bahwa setiap orang akan melangkah ke dunia dengan berpegang pada hati suci untuk secara aktif berbuat kebajikan, menghimpun berkah dan pahala.
Waisak 2025: Merayakan Waisak dengan Semangat Berbagi Tanpa Pamrih (Rame Ing Gawe, Sepi Ing Pamrih)

Waisak 2025: Merayakan Waisak dengan Semangat Berbagi Tanpa Pamrih (Rame Ing Gawe, Sepi Ing Pamrih)

11 Mei 2025

Tzu Chi Indonesia merayakan Hari Waisak, Hari Ibu Internasional, dan Hari Tzu Chi Sedunia. Dengan lebih dari 2.900 peserta, acara ini mengingatkan pentingnya perhatian benar. 

Beramal bukanlah hak khusus orang kaya, melainkan wujud kasih sayang semua orang yang penuh ketulusan.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -