Keteguhan Hati Menebarkan Cinta Kasih Di Xieli Siak

Jurnalis : Antoni Adikrisna (Tzu Chi Sinarmas), Fotografer : Antoni Adikrisna (Tzu Chi Sinarmas)

Relawan mempraktekan cara memperhatikan kerapihan seragam, kepada training pengajar, dalam acara training SMART.

Pagi yang begitu tenang ini, membantu mengatarkan barisan para relawan-relawan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, untuk menghadiri Training pengajar program Ayo Belajar SMART (Sekolahku Menyengangkan Akupun Rapi dan Terawat), yang di selengarakan sejak tanggal 18 sampai 20 Agustus 2015 kemarin. Kegiatan training yang berlangsung di Ujung Tanjung Center, Xieli Siak, Pekanbaru, Kep.Riau ini dihadiri 24 orang peserta, yang para pengajarnya berasal dari istri-istri staf perkebunan Sinar Mas Xieli Siak.

Training yang berlangsung selama tiga hari ini, membuat para peserta nampak sangat antusias, dan tidak membuat para tim pengajar merasa jenuh dalam mengikuti acara training tersebut, Diah, yang merupakan seorang relawan dari Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia Perwakilan Sinar Mas, memberikan materi pembelajaran berupa ilmu budi pekerti kepada para tim pengajar, yang nantinya pelajaran ini akan diberikan kepada siswa/i SDN 05 Sam Sam, Kec. Kandis, Kab. Siak, Kep. Riau.

Sebelum memulai training peserta melakukan Shou Yu “Satu Keluarga”.

Shijie Diah memberikan materi lingkungan hidup kepada para relawan pengajar.

Materi yang di berikan oleh para relawan dari Tzu Chi Sinarmas ini, membuat susana menjadi interaktif, antara pengajar dan peserta menimbulkan suasana pembelajaran menyatu dengan tema diskusi dan suasana kebersamaan dan kekeluargaan dalam ruanggan ini. Para relawan pengajar pun berkesempatan untuk mempraktikkan kepada Shijie – Shijie yang lain nya atas ilmu apa yang telah didapatkannya dan bagaimana menjadi seorang yang pengajar/pendidik yang berdedikasi tinggi nantinya.

Selain materi budi pekerti yang diberikan, para relawan pengajar ini pun juga diberikan  pengajaran tentang, bagaimana cara mengatasi situasi dan psikologis anak didiknya. Pao Chin dan Lutiana memberikan suatu dorongan yang dapat membuat para relawan semakin berteguh hatinya, untuk mendidik para peserta didik nantinya, khususnya siswa/i SDN 05 Sam Sam. “Walaupun mereka berasal dari keluarga yang berbeda, kita sebagai perpanjangan tangan Master sudah seharusnya memperlakukan mereka dengan cara yang sama tanpa melihat adanya perbedaan. Cinta kasih yang kita berikan kepada mereka, akan membawa perubahan besar dalam setiap diri individu dari murid – murid tersebut,” ujar Pao Chin., “Sekolah yang berada di area perkebunan dan jauh dari perkotaan tidak selalu tertinggal dalam kemajuan bidang pendidikan, hal ini dapat di buktikan dengan adanya Program Ayo Belajar SMART di Xieli Siak ini”, tambahnya. Pemandangan kecil ini menyiratkan sebuah kelegaan bahwa bahasa cinta kasih yang terwujud dalam lirik-lirik lagu mampu menggugah semangat banyak orang untuk bergembira bersama, dan akhirnya melatih diri bersama-sama sembari menambah barisan panjang relawan Tzu Chi.
Pembagian secara simbolis paket cinta kasih bantuan sekolah, dari para relawan Tzu Chi

Senyum keceriaan tergambar dari wajah siswi saat diberikan paket bantuan sekolah
Sebuah Era Baru Dalam Misi Pendidikan
Septianus Harianja selaku Ketua Xieli Siak, memaparkan bahwa program Ayo Belajar SMART ini diharapkan dapat membantu kemajuan pendidikan bagi para peserta didik. “Hari ini, dengan rasa syukur kita menyambut dimulainya pemberian bantuan kepada anak-anak kelas 1 sampai 4, SDN 05 Sam Sam dalam Program Ayo Belajar SMART. Sebagai bagian dari misi pendidikan Tzu Chi, program ini diharapkan dapat membawa kebaikan dan perubahan bagi anak-anak melalui pembinaan budaya budi pekerti, perilaku hidup sehat, dan kesadaran lingkungan hidup,”
Harus diakui, tidak mudah untuk mengajak 670 anak SD untuk tertib sepanjang pembagian paket bantuan sekolah, namun dengan cinta kasih yang tulus untuk berbagi hidup dengan mereka, para relawan dengan sabar dan sepenuh hati mendukung acara ini agar berjalan lancar. Para relawan menyebar dan berada di pos mereka masing-masing. “Saya merasa senang bisa menjadi bagian dari acara ini, semakin banyak cinta kasih yang kita sebarakan untuk para peserta didik, semakin banyak pula bekal kita di akhirat nanti” ucap Agus selaku ketua pelaksana Program Ayo Belajar SMART di Xieli Siak. Kegiatan pembinaan dalam Program “Ayo Belajar SMART” dimulai pada hari Sabtu tanggal 23 Agustus 2015.
Siswa-siswi menyanyikan lagu daerah lancang kuning
D
engan frekuensi dua minggu sekali, bulan pertama pembinaan didaulat menjadi “bulan budi pekerti”, disusul kemudian bulan-bulan berikutnya sebagai “bulan kesehatan” dan “bulan lingkungan hidup”. Dari pembinaan yang ada, diharapkan agar anak-anak tidak sekedar nyaman pergi ke sekolah karena peralatan sekolah mereka yang lengkap, tetapi juga menjadi anak-anak yang akan menjadi penerus di masa mendatang.
“Saya kira mengajar anak-anak itu semudah yang saya lihat, ternyata cukup sulit bagi yang awam seperti saya. Apalagi mengatur murid-murid agar bisa diam saat saya menjelaskan, itu yang dirasakan paing sulit. Tetapi saya tetap mencintai para murid, dengan kita tunjukan rasa ikhlas kita dalam mengajar lambat laun mereka akan mengerti atas ilmu yang telah kita berikan kepada mereka” ujar Eka, salah satu relawan pengajar Xieli Siak, Pekanbaru, Kep.Riau.

Septianus Harianja selaku Ketua Xieli Siak, memaparkan bahwa program Ayo Belajar SMART ini diharapkan dapat membantu kemajuan pendidikan bagi para peserta didik. “Hari ini, dengan rasa syukur kita menyambut dimulainya pemberian bantuan kepada anak-anak kelas 1 sampai 4, SDN 05 Sam Sam dalam Program Ayo Belajar SMART. Sebagai bagian dari misi pendidikan Tzu Chi, program ini diharapkan dapat membawa kebaikan dan perubahan bagi anak-anak melalui pembinaan budaya budi pekerti, perilaku hidup sehat, dan kesadaran lingkungan hidup,”

Harus diakui, tidak mudah untuk mengajak 670 anak SD untuk tertib sepanjang pembagian paket bantuan sekolah, namun dengan cinta kasih yang tulus untuk berbagi hidup dengan mereka, para relawan dengan sabar dan sepenuh hati mendukung acara ini agar berjalan lancar. Para relawan menyebar dan berada d


Artikel Terkait

Penuangan Celengan Bambu yang ke-3 di Sekolah Patria Dharma Selatpanjang

Penuangan Celengan Bambu yang ke-3 di Sekolah Patria Dharma Selatpanjang

24 Januari 2025

Sebanyak 362 siswa serta guru dari tingkat SD, SMP dan SMK di Sekolah Patria Dharma begitu antusias mengikuti penuangan celengan bambu pada Jumat, 24 Januari 2025.

Menggalang Berkah di Pulau Tanjung Batu

Menggalang Berkah di Pulau Tanjung Batu

31 Mei 2022

Relawan Tzu Chi Tanjung Balai Karimun mengadakan pengumpulan celengan bambu di Pulau Tanjung Batu Kecil, Kamis, 26 Mei 2022. Sebanyak 40 orang relawan mengumpulkan kembali celengan cinta kasih warga Tanjung Batu.

Menebar Cinta Kasih Universal

Menebar Cinta Kasih Universal

15 April 2014 Yayasan Buddha Tzu Chi kembali menunjukkan kepedulian antar sesama melalui sosialisasi SMAT. Kegiatan ini dilaksanakan di berbagai tempat, tak terkecuali di Tanjung Balai Karimun. Pada hari Sabtu ,05 April 2014, SMAT kembali dilaksanakan.
Sikap jujur dan berterus terang tidak bisa dijadikan alasan untuk dapat berbicara dan berperilaku seenaknya.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -