Kiat Sehat untuk para Gan En Hu

Jurnalis : Triana Putri (He Qi Utara 2), Fotografer : Triana Putri (He Qi Utara 2)

Sebanyak 40 gan en hu dan 35 relawan berfoto bersama dalam acara Gathering Gan En Hu di Gedung DAAI, Tzu Chi Center, PIK pada Minggu, 2 Juli 2023.

“Seperti yang diungkapkan Master Cheng Yen dalam ceramahnya bahwa waktu tidak menunggu manusia. Waktu akan terus berjalan, mau kita bergerak atau tidak bergerak, waktu akan terus bergerak meninggalkan kita. Waktu seperti usia yang akan terus berjalan dan tidak bisa kita cegah. Berarti kita akan terus bertambah tua. Tapi kita bisa menjadi tua dengan bahagia,” ungkap dr. Fernando yang berbagi pengetahuan dengan para gan en hu (penerima bantuan Tzu Chi) dalam acara Gathering Gan En Hu di Gedung DAAI, Tzu Chi Center, PIK pada Minggu, 2 Juli 2023. Kegiatan yang diadakan rutin pada setiap awal bulan oleh relawan Tzu Chi komunitas He Qi Utara 2 ini dihadiri 40 penerima bantuan.

Dalam kesempatan ini dr. Fernando juga menjelaskan bahwa seiring bertambahnya usia manusia maka fungsi organ tubuh pun mengalami penurunan. Kondisi ini lazim disebut penyakit degeneratif. Penyakit yang sering dialami oleh orang berusia lanjut adalah hipertensi, diabetes, stroke dan lain-lainnya.

Salah satu dokter TIMA Indonesia, dr. Fernando memberikan materi tentang menjaga kesehatan seiring bertambahnya usia.

“Apabila kita sudah berusia 60 tahun, lalu kita jatuh dari sepeda. Luka kita kemungkinan akan lama sembuh karena sel-sel kita tidak dapat dengan cepat menutup luka kita,” jelas dr. Fernando. Ia juga memberitahukan penerima bantuan untuk selalu mengecek tensi darah secara rutin ke Puskesmas terdekat untuk mengetahui kondisi tekanan darah.

Selain menjelaskan tentang penyakit degeneratif, dr. Fernando juga memberikan kiat untuk hidup sehat dengan 5S yaitu sehat makan/minum, sehat olah raga, sehat berpikir, sehat istirahat, dan sehat perilaku.

“Ibu-ibu, apabila berjalan kaki ke pasar, apakah bisa disebut olahraga? Tapi ibu masih memikirkan harga beras, minyak, apa saja yang harus dibeli, uang sisa berapa. Hal ini menurut saya bukanlah olahraga karena pikiran ibu tidak santai atau rileks. Olahraga itu harus merilekskan pikiran kita. Kita harus fokus berolahraga. Boleh dalam sehari kita melakukan olahraga selama 30 menit dengan benar sehingga kita merasakan manfaatnya,” kata dr. Fernando.

Kiat hidup sehat dengan 5S yang disampaikan oleh dr. Fernando kepada para gan en hu supaya dapat menjaga kesehatan mereka.

Setelah penjelasan dari dr. Fernando, acara pun dilanjutkan dengan kuis mengenai materi yang disampaikan. Bagi peserta yang menjawab dengan benar akan mendapatkan kupon hadiah yang dapat ditukarkan dengan barang-barang layak pakai seperti pakaian, tas, mainan anak-anak, tempat makan dan lain-lain.

Para peserta sangat antusias dalam menjawab sehingga kupon yang tersedia telah habis sebelum pertanyaan terakhir. Salah satu peserta yang menjawab adalah Yen Yen yang merupakan orang tua dari anak asuh Desi Triyana. Yen Yen juga mencatat apa yang telah dijelaskan oleh dokter saat membawakan materi. “Acaranya sangat bagus dan menyenangkan. Saya mencatat supaya yang belum kita mengerti dengan benar dapat kita pahami lagi dan saya ingin terapkan di rumah,” ungkap Yen Yen.

Yen Yen (kanan) menjawab pertanyaan kuis yang dibawakan oleh relawan Amelia Devina.

Di dalam Ceramah Master Cheng Yen juga disebutkan bahwa penderitaan yang paling berat adalah penderitaan akibat penyakit. Dan pahala terbesar adalah menyembuhkan pasien. Setiap orang harus memiliki cinta kasih agung tanpa penyesalan, welas asih agung tanpa keluh kesah. Sukacita agung tanpa kerisauan dan keseimbangan batin agung tanpa pamrih. Tapi manusia tidak boleh menyerah pada usia tua, harus mengembangkan nilai kehidupan dengan bangga dan merasa bahwa hidup sangat bermakna.

Editor: Arimami Suryo A.

Artikel Terkait

Merajut Harapan, Menemani Sepanjang Perjalanan

Merajut Harapan, Menemani Sepanjang Perjalanan

13 Juni 2025

Kisah Umi Komariatun dan Zulkifli adalah potret nyata kekuatan cinta dalam menghadapi ujian hidup. Setelah Umi mengalami pendarahan otak pada 2019, perjuangan mereka menembus berbagai rintangan demi kesembuhan.

Gathering Gan En Hu Natal - Mengasihi Sesama Seperti Diri Sendiri

Gathering Gan En Hu Natal - Mengasihi Sesama Seperti Diri Sendiri

11 Desember 2025

Natal merupakan hari besar umat Kristini, namun di Tzu Chi Batam setiap relawan dan Gan En Hu dapat bersama-sama merayakannya. Perayaan natal Tzu Chi Batam tahun ini dilaksanakan pada 7 Desember 2025 yang dihadiri 314 peserta.

Gathering Gan En Hu dan Anak Asuh

Gathering Gan En Hu dan Anak Asuh

06 Februari 2012 Minggu 29 Januari 2012, sebanyak 34 relawan  Tzu Chi Hu Ai Kelapa Gading melaksanakan kegiatan Gathering Gan En Hu (penerima bantuan Tzu Chi) dan anak asuh di Jing Si Books & Café Kelapa Gading.
Memiliki sepasang tangan yang sehat, tetapi tidak mau berusaha, sama saja seperti orang yang tidak memiliki tangan.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -