Kunjungan Kasih untuk Warga Panti

Jurnalis : Fammy (He Qi Timur), Fotografer : Fammy (He Qi Timur)

foto
Relawan mendatangi satu per satu lansia ke dalam kamar untuk menghibur mereka agar tidak merasa kesepian.

Pada tanggal 23 Februari 2014, sekitar sebelas relawan Tzu Chi komunitas Hu Ai Kelapa Gading bersama 21 relawan Tzu Chi komunitas Hu Ai Jakarta Timur bertolak menuju Ciracas, Jakarta Timur. Dengan dikoordinir oleh Hemming Shixiong, sekitar pukul 8:00 WIB, relawan tiba di halaman parkir Panti Werdha Budi Mulia, Ciracas.

Dibantu oleh dua tim relawan dokter dari TIMA dan dua relawan apoteker, mereka memberikan bantuan pengobatan kepada sekitar 69 lansia penghuni panti tersebut. Di antara pasien lansia yang diperiksa, terdapat beberapa lansia yang harus mendapat tindakan lanjutan seperti katarak.

Bagi para lansia, kedatangan relawan sangat dinanti mereka. Terlihat dari antusiasnya para lansia saat mereka bisa diperiksa oleh tim dokter. Selain itu sebagian relawan juga membersihkan kuku, menyisir bahkan memangkas rambut lansia. Para lansia pun nampak gembira dengan apa yang dirasakannya. Seperti yang disampaikan oleh salah satu penghuni panti, Eliana Mariana (68). Ia sudah menghuni panti sejak lima tahun lalu. Ia juga menyampaikan kesan yang dirasakan setelah bersama-sama dengan relawna Tzu Chi melakukan interaksi. “ Waktu relawan dari Buddha Tzu Chi datang baik, diharap-harap, karena kalau relawan dari Tzu Chi datang, kita diperhatikan kesehatannya, kita dibersihkan dan dicukur rambut kita, dibersihkan dan dipotong kuku kita,” ungkap Eliana.

foto   foto

Keterangan :

  • Relawan pun segera membantu para lansia untuk memangkas rambut para lansia yang dianggap cukup panjang (kiri).
  • Bukan hanya kunjungan kasih yang dilakukan para relawan tetapi juga pemeriksaan kesehatan bagi para lansia terutama kesehatan mata mereka (kanan).

Eliana merasa gembira disaat ia berada di luar lingkaran keluarga, namun sekarang bagai mendapatkan keluarga baru yang bisa menghiburnya. Lebih dari itu, harapan demi harapan terus ingin dikeluarkan dari hatinya. Melalui sumbangsih dan perhatian yang diluapkan para relawan Tzu Chi kepada lansia penghuni panti meninggalkan kecamuk kebahagiaan tersendiri. bahkan, Eliana terus mendoakan agar Tzu Chi terus berkembang pesat. "Tzu Chi tambah maju, biar cita - cita luhurnya tercapai, bisa tolong dan bantu yang lain yang kena musibah,” harap Eliana.


Artikel Terkait

Senangnya Berbagi dengan Siswa di Papua

Senangnya Berbagi dengan Siswa di Papua

07 Maret 2016

Sebanyak 35 relawan Tzu Chi Sorong melakukan kunjungan kasih ke tiga sekolah yang lokasinya cukup jauh dari pusat keramaian. Di sekolah tersebut relawan berbagi kebahagiaan dengan bernyanyi bersama dan membagikan bingkisan untuk para siswa.

Kompetisi Memasak Vegan di Tzu Chi Kembali Hadir, Menggaungkan Vegetarisme

Kompetisi Memasak Vegan di Tzu Chi Kembali Hadir, Menggaungkan Vegetarisme

22 September 2025

Lewat kreasi olahan jamur, para peserta Vegan Cooking Competition 2025 membuktikan bahwa masakan vegan tak kalah lezat, bernutrisi, dan penuh inovasi.

Dua Hal yang Tidak Bisa Ditunda

Dua Hal yang Tidak Bisa Ditunda

26 Maret 2015

Pada hari itu sebanyak 83 warga datang untuk mendonor, namun setelah melalui pemeriksaan hanya 58 warga yang dapat mendonorkan darahnya.

Menggunakan kekerasan hanya akan membesarkan masalah. Hati yang tenang dan sikap yang ramah baru benar-benar dapat menyelesaikan masalah.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -