Kursi Roda untuk Mbah Rejo
Jurnalis : Junaedy Sulaiman (Tzu Chi Lampung), Fotografer : Junaedy Sulaiman (Tzu Chi Lampung)
|
| ||
Sehari-hari Mbah Rejo hanya duduk atau tiduran di kasur yang digelar di lantai rumah. Karena lumpuh, maka Mbah Rejo tidak dapat berjalan walaupun hanya untuk ke kamar mandi. Seperti pada saat ditemuioleh relawan, kasur yang digunakannya telah menjadi bau. Mbah Rejo merasa bersyukur dan berterima kasih kepada relawan Tzu Chi Lampung yang telah memberikan kursi roda yang sangat berguna untuk dirinya, karena sejak lumpuh Mbah Rejo sudah jarang keluar rumah. ”Dengan adanya kursi roda ini nenek bisa ke depan rumah untuk duduk melihat sawah dan berjemur matahari di pagi hari. Sungguh saya ucapkan banyak terima kasih,” kata Mbah Rejo kepada relawan sebelum pulang dari rumahnya. Untuk kenang-kenangan, Mbah Rejo pun meminta di foto di depan rumahnya bersama relawan Tzu Chi Lampung dan cucu-cucunya.
Keterangan :
Kunjungan kami yang kedua ialah ibu yang mengalami lumpuh dan tinggal di Dusun Nambe, Desa Way Galih, di perkebunan karet PTP 7 Tanjung Bintang, Lampung Selatan. Ibu itu bernama Sutarmi berusia 58 tahun, menderita lumpuh sejak jatuh di kamar mandi. Sejak itu Sutarmi tidak bisa melakukan kegiatan lagi. Relawan Tzu Chi Shixiong Kasim Tunggono bersama Shixiong Suherman Harsono, Shijie Rieke dan Widya menyerahkan kursi roda yang dibutuhkan oleh Sutarmi. Kursi roda ini begitu disyukurinya karena sudah lama Sutarmi ingin memilikinya, tetapi belum mampu untuk membelinya. ”Dengan adanya kursi ini membuat saya bisa bergerak, sehingga dapat meringankan beban anak-anak yang selama ini mengurus saya. Terima kasih kepada Tzu Chi Lampung yang begitu besar kasihnya kepada orang-orang yang tidak mampu dan menderita seperti saya,” ucap Sutarmi haru. | |||
Artikel Terkait
Belajar, Terinspirasi dan Bertekad untuk Menerapkan
19 Agustus 2014 Relawan Tzu Chi Medan melakukan aksi daur ulang untuk memberikan pemahaman akan pentingnya pelestarian lingkungan dengan menjaga, peduli lingkungan, dan tahu penyebab kerusakan-kerusakan alam.
Suara Kasih: Harapan dari Pendidikan
14 Juni 2012 Melihat angkatan demi angkatan wisudawan yang menerima pendidikan kita, saya merasa lebih tenang. Pendidikan adalah harapan bagi manusia, juga merupakan harapan bagi masyarakat. Anak-anak harus dibimbing dengan baik agar setelah lulus sekolah, mereka bisa berkontribusi bagi masyarakat dan menjadi insan yang berkualitas.
Perhatian Relawan Kepada Para Penerima Bantuan Tzu Chi
07 September 2022Para relawan Tzu Chi di Bekasi, Jawa Barat begitu perhatian kepada para Gan En Hu yakni penerima bantuan Tzu Chi jangka panjang di wilayah tersebut. Pagi itu, Denasari beserta empat relawan lainnya mengunjungi Sara (41) yang belum lama kehilangan anak sulungnya, Yehezkiel dalam usia 11 tahun.








Sitemap