Langkah Kecil Untuk Selamatkan Bumi
Jurnalis : Felita (He Qi Barat), Fotografer : Nandar (He Qi Barat)|
|
| ||
Pagi itu matahari bersinar cerah, para relawan Tzu Chi sudah berkumpul dan menunggu mobil yang membawa barang-barang kebutuhan logistik dari rumah Sungkono Shixiong. Sesaat kemudian relawan yang datang semakin banyak dan mobil logistik pun tiba membawa barang-barang kebutuhan logistik dan barang-barang daur ulang dari para warga. Relawan dan warga yang datang langsung membantu menurunkan barang-barang. Mereka dengan cekatan mendirikan meja, dan memasang terpal serta bangku-bangku kecil agar pemilahan barang daur ulang dapat segera dilaksanakan. Setelah peralatan telah dipasang, para relawan dan warga yang berjumlah 17 orang segera melakukan pemilahan sampah. Sampah botol, gelas plastik yang beraneka ragam dipilah sesuai jenisnya. Di dekat meja, tempat ditebarkannya terpal plastik, sampah-sampah kertas, botol kaca dan kaleng di tuang , sebagian relawan beserta warga yang antusias membantu terlihat sibuk memilah-milah sampah daur ulang.
Keterangan :
Kegiatan pelestarian lingkungan ini dilakukan dengan tujuan Mengubah sampah menjadi emas, mengubah emas menjadi cinta kasih. Selain itu juga sebagai langkah kecil untuk menyelamatkan bumi kita ini. Para peserta kegiatan pelestarian lingkungan merasa senang mengikuti kegiatan ini, karena selain bermanfaat untuk membantu menyelamatkan bumi, juga mengisi waktu luang dengan hal yang bermanfaat serta menambah keakraban antara relawan Tzu Chi dan warga Taman Aries. Menjelang siang, kegiatan Pelestarian Lingkungan ditutup dengan merapikan seluruh sampah daur ulang yang telah dipilah dan membersihkan seluruh area taman yang telah dipakai kegiatan, seperti sedia kala. Para relawan serta warga yang selesai memilah sampah daur ulang dipersilahkan untuk mencuci tangan dan menikmati hidangan yang telah disediakan. | |||
Artikel Terkait
Yuk! Berkarya dengan Zhen Shan Mei
18 April 2018Menyingsingkan Lengan Untuk Membantu
17 Oktober 2014Tepatnya 11 Oktober 2014 si “jago merah” melahap habis seluruh bangunan rumah tanpa tersisa, kini hanya puing dan bekas kepulan asap yang menghitam ditembok rumah yang hancur. Tidak ada barang yang dapat diselamatkan, hanya selembar pakaian yang melekat pada tubuh saja. Relawan Yayasan Buddha Tzu Chi dengan kasih menyingsingkan lengan untuk meringankan penderitaan warga korban kebakaran.
Bulan 7: Mengubah Kesadaran Menjadi Kebijaksanaan
20 Agustus 2019Dalam memperingati Bulan 7 Penuh Berkah, relawan Tzu Chi Tanjung Balai Karimun melakukannya dengan berdoa dengan tulus dan khidmat. Mereka memanjatkan doa Sutra Lotus untuk seluruh makhluk hidup.








Sitemap