Lewat Donor Darah, Tzu Chi Ajak Pendonor Jadi Relawan

Jurnalis : Widosari Tjandra (He Qi Jakarta Pusat), Fotografer : Widosari Tjandra, Paiman, Usman (He Qi Jakarta Pusat)
Relawan kembang tampak ramah menyambut para peserta yang akan melakukan donor pada hari itu.

Pada Minggu, 23 Agustus 2026 sejak pukul 8.00 WIB pagi dengan penuh semangat kepedulian Para relawan Tzu Chi Xie Li Selatan, He Qi Jakarta Pusat mulai berdatangan ke Poins Square Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Kemudian kegiatan di mulai pukul 10.00- 13.00 WIB, yang diikuti sebanyak 27 relawan berkerja sama dengan 11 anggota Palang Merah Indonesia (PMI), bekerjasama dengan 12 anggota Zi Zao Dong Zen Association (qi kung) dan berhasil melayani 160 pendonor yang mendaftar. Pagi itu, para pendonor tampak antusias melakukan pendaftaran sebelum mengikuti rangkaian proses donor darah.

Salah satu peserta yang pertama melakukan pendaftar pertama, Wahida, ia datang sejak pagi untuk mengikuti kegiatan donor tersebut dengan perasaan bagia, “sudah beberapa kali saya datang donor, tetapi selalu gagal dan hari ini berhasil, saya sangat bahagia, dulu saya bekerja di Tzu Chi Hospital sebagai caregiver. Saya di info oleh bos ada kegiatan donor darah di poins,” ucap Wahidah.

Selain itu, peserta lainnya, Muhamad Hafizh Mukhlish Iskandar (22) yang merupakan seorang mahasiswa dan tinggal di Kelapa Dua, Jakarta Timur. Ia baru pertama kali mendonor dan di ajak temannya, “Awalnya saya takut dan deg-degan. Tadi kepala saya sempat pusing dan hampir pingsan. Namun, setelah selesai donor, saya merasa senang sekali. Saya pasti akan ikut lagi tiga bulan berikutnya,” ujarnya.

Para peserta tampak antusias melakukan pendaftaran untuk mengikuti rangkaian kegiatan donor darah tersebut.

Peserta yang menjadi pendonor terlihat tertib melakukan antrian kegiatan donor di Poins Square Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Relawan Tzu Chi, Titi, yang bertugas untuk mengarahkan pendonor ke dokter, ia merupakan salah satu pendonor tiga bulan lalu, ia mengungkapkan ini pengalaman pertamanya jadi relawan rompi dan akan menjadi relawan berseragam.

Relawan Tzu Chi, Titi, bertugas mengarahkan para pendonor untuk menjalani pemeriksaan dokter. Titi sebelumnya merupakan salah satu pendonor pada kegiatan donor darah tiga bulan lalu. Ia mengungkapkan bahwa kegiatan kali ini menjadi pengalaman pertamanya mengenakan rompi relawan. Ke depannya, ia berharap dapat terus terlibat dan menjadi relawan berseragam Tzu Chi. “Tiga bulan lalu saya adalah pendonor , Shijie Tina info kalo saya bisa jadi relawan yang bantu kegiatan ini , saya seneng , saya mau ikut sosialisasi dan ikut kegiatan berikutnya,” ucap Titi.

Berbeda dengan Ratna yang baru pertama kali mengikuti kegiatan Tzu Chi. Ia bertugas di bagian input data dan merasa senang karena dapat ikut membantu serta memberikan manfaat bagi orang lain yang membutuhkan. “Senang bisa ikut membantu dalam kegiatan ini, apalagi bisa membantu orang yang membutuhkan. Kalau ada kegiatan lainnya, aku juga mau ikut juga,” ungkap Ratna.

Relawan Tzu Chi memberikan arahan terkait kegiatan donor darah kepada para peserta.

Salah satu relawan Tzu Chi dengan penuh perhatian mendampingi peserta yang akan melakukan donor.

Koordinator kegiatan, Tina, mengungkapkan rasa harunya, “Terharu melihat antusiasme para calon pendonor. Kuota pendaftaran online bahkan penuh lebih cepat, sementara peserta yang datang langsung rela menunggu untuk mendapatkan formulir. Tetapi masih ada beberapa yang perlu dievaluasi, terutama alur tunggu dokter yang sempat menumpuk dan cukup lama karena dokter harus menangani dua peserta yang hampir pingsan,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini, berhasil terkumpul 137 kantong darah, pengelola gedung juga sangat mendukung kegiatan ini. Mall yang sebelumnya tampak sepi menjadi lebih ramai dengan kehadiran para pendonor. Antusiasme tersebut sekaligus menunjukkan bahwa masyarakat merindukan kegiatan donor darah yang rutin digelar setiap tiga bulan sekali.

Editor: Nur Al Fajar Rumsari

Artikel Terkait

Mari Kita Berdonor Darah

Mari Kita Berdonor Darah

18 Agustus 2011
Minggu, tanggal 14 Agustus 2011, Yayasan Buddha Tzu Chi Kantor Perwakilan Bali mengadakan kegiatan donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis yang rutin diadakan tiga bulan sekali.
Setetes Darah Selamatkan Sesama

Setetes Darah Selamatkan Sesama

30 Juni 2014 Walaupun terkadang kita tidak bisa memberi berupa uang atau materi, tetapi setidaknya kita mampu bersumbangsih yang lebih mulia lagi melaui donor darah.
Melawan Rasa Takut untuk Dapat Berdonor Darah

Melawan Rasa Takut untuk Dapat Berdonor Darah

24 Mei 2022

Tzu Chi Tanjung Balai Karimun kembali mengadakan donor darah. Pada kesempatan ini, petugas PMI memberikan tips bagi yang belum bisa mendonorkan darahnya karena takut jarum.

Cinta kasih tidak akan berkurang karena dibagikan, malah sebaliknya akan semakin tumbuh berkembang karena diteruskan kepada orang lain.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -