Berbuat Kebaikan Melalui Donor Darah

Jurnalis : Mariana (Tzu Chi Jambi), Fotografer : Heriyanto, Lisiana (Tzu Chi Jambi)

Anggota Tzu Chi International Medical Association (TIMA) bersama relawan Tzu Chi Jambi melakukan pemeriksaan kesehatan umum kepada setiap calon pendonor. Pemeriksaan meliputi tekanan darah, berat badan, dan kesehatan umum lainnya.

Setetes darah yang didonorkan mungkin tampak sederhana. Namun, bagi mereka yang sedang berjuang melawan penyakit atau menjalani perawatan medis, darah tersebut dapat menjadi harapan untuk melanjutkan hidup. Sebagai bentuk dukungan terhadap ketersediaan stok darah di Kota Jambi, Yayasan Buddha Tzu Chi Jambi bekerja sama dengan PMI kembali menggelar kegiatan donor darah pada Minggu, 12 Juli 2026.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mendonorkan darah, tetapi juga menjadi ladang berkah bagi para relawan yang turut melayani jalannya acara. Sebanyak 242 orang mendaftarkan diri sebagai calon pendonor. Setelah melalui proses pemeriksaan kesehatan, sebanyak 193 orang dinyatakan memenuhi syarat dan berhasil mendonorkan darahnya.

Salah satu pendonor, Zullya Dewi Suryani, S.H., warga Lebak Bandung, Kota Jambi, mengaku senang dengan terselenggaranya kegiatan donor darah yang rutin diadakan oleh Tzu Chi Jambi. Menurutnya, kegiatan ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat yang membutuhkan transfusi darah.

“Semoga kegiatan donor darah seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin agar semakin banyak orang yang dapat terbantu,” ujar Zullya.

Selain mengapresiasi kegiatan donor darah, Zullya juga mengaku terkesan dengan pelayanan para relawan yang dilakukan dengan penuh ketulusan. Keramahan dan kepedulian relawan menjadi alasan dirinya selalu berpartisipasi dalam setiap kegiatan donor darah yang diselenggarakan Tzu Chi Jambi.

Sicilia relawan Tzu Chi turut mendonorkan darah pada kegiatan donor darah yang diadakan oleh relawan tzu Chi Jambi. Sicilia mengungkapkan bahwa mendonorkan darah, selain bermanfaat bagi kesehatan pendonor, juga bisa menyelamatkan nyawa orang lain.

Ibu Zullya, salah satu pendonor, menceritakan harapannya kepada relawan Tzu Chi agar kegiatan donor darah bisa dilakukan secara rutin untuk membantu orang yang membutuhkan darah.

Pada hari yang sama, relawan Tzu Chi Jambi juga mengadakan penuangan celengan bambu Tzu Chi sebagai bagian dari gerakan Dana Kecil Amal Besar. Gerakan ini mengajak masyarakat membiasakan diri berbagi melalui sumbangan kecil yang dilakukan secara konsisten setiap hari.

Bagi Tzu Chi, setiap keping uang yang terkumpul bukan hanya menjadi bantuan bagi mereka yang membutuhkan, tetapi juga menjadi sarana melatih ketulusan, kepedulian, dan cinta kasih dalam kehidupan sehari-hari.

Momentum kegiatan donor darah ini juga dimanfaatkan relawan untuk memperkenalkan pola makan vegetarian kepada para pendonor dan keluarga yang hadir. Relawan mengajak mereka mengikuti Bazaar Vegetarian yang akan diselenggarakan pada Agustus 2026 dalam rangka memperingati Bulan Tujuh Penuh Berkah menurut penanggalan lunar.

Bazaar Vegetarian menjadi sarana untuk memperkenalkan beragam hidangan nabati yang lezat sekaligus mengajak masyarakat menerapkan pola hidup yang lebih ramah lingkungan. Bagi Tzu Chi Jambi, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk kepedulian terhadap kelestarian bumi melalui gaya hidup yang lebih berkelanjutan.

Semangat menggarap ladang berkah tidak hanya dirasakan oleh para pendonor, tetapi juga oleh relawan yang bertugas melayani peserta. Sejak proses registrasi hingga kegiatan berakhir, para relawan mendampingi peserta dengan penuh keramahan dan semangat melayani.

Melalui donor darah dan pelayanan yang dilandasi cinta kasih, para relawan berharap setiap tetes darah yang terkumpul dapat memberikan harapan baru bagi pasien yang membutuhkan sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi sesama.

Pada kegiatan donor darah ini, masyarakat yang mendaftar sebagai calon pendonor mencapai 242 orang dan yang berhasil mendonorkan darahnya setelah melalui pemeriksaan medis ada 193 orang.

Relawan Tzu Chi Jambi berbagi tugas dalam kegiatan donor darah ini. Mereka ada yang bertugas di bagian pendaftaran untuk para calon donor dan ada yang bertugas untuk memeriksa berat badan, tekanan darah, dan pemeriksaan umum lainnya.

dr. Sriyani, Sp.GK, MARS, mengatakan bahwa kegiatan donor darah merupakan agenda rutin yang diselenggarakan setiap tiga bulan oleh Tzu Chi Jambi.

"Saya berharap Tzu Chi Jambi dapat terus berperan dalam membantu PMI Kota Jambi menjaga ketersediaan stok darah. Terima kasih kepada masyarakat Jambi, PMI, serta seluruh relawan yang telah mendukung kegiatan ini," ujar dr. Sriyani.

Seluruh calon pendonor terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim medis dari TIMA dan PMI Kota Jambi, meliputi pemeriksaan tekanan darah, berat badan, serta kadar hemoglobin (Hb). Dari 242 orang yang mendaftar, PMI Kota Jambi berhasil menghimpun 193 kantong darah yang siap disalurkan kepada pasien yang membutuhkan.

Sicilia, salah satu relawan Tzu Chi yang turut mendonorkan darahnya, mengatakan bahwa donor darah tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan pendonor, tetapi juga dapat menjadi harapan hidup bagi orang lain.

"Semoga kegiatan donor darah ini dapat terus dilaksanakan secara rutin di Kantor Perwakilan Tzu Chi Jambi sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat berpartisipasi," harap Sicilia.

Editor: Anand Yahya

Artikel Terkait

Setetes Darah, Sejuta Kasih yang Mengalir

Setetes Darah, Sejuta Kasih yang Mengalir

31 Maret 2016 Pada Minggu, 20 Maret 2016, relawan Tzu Chi Padang bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) kembali mengadakan donor darah untuk ke-13 kalinya di Kantor Tzu Chi Padang.
Donor Darah untuk Sesama

Donor Darah untuk Sesama

16 Maret 2023

Relawan Tzu Chi dari komunitas He Qi Tangerang melaksanakan donor darah pada 11 Maret 2023 bertempat di Kantor Yayasan Buddha Tzu Chi Ruko Pinangsia Tangerang. 

Menolong Orang Sekaligus Menjaga Kesehatan Diri Sendiri

Menolong Orang Sekaligus Menjaga Kesehatan Diri Sendiri

07 Desember 2018
Relawan Tzu Chi di Medan Timur melakukan kegiatan donor darah, 2 Desember 2018. Dari kegiatan ini terkumpul 221 kantong darah.
Mendedikasikan jiwa, waktu, tenaga, dan kebijaksanaan semuanya disebut berdana.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -