Makna Sebuah Pelatihan
Jurnalis : Dewi Soejati (Tzu Chi Batam), Fotografer : Dewi Soejati (Tzu Chi Batam)
|
| ||
Pelatihan ini merupakan sarana bagi relawan dan calon relawan untuk mendapatkan pengetahuan tentang misi dan visi Tzu Chi. Budi Shixiong, selaku pembicara mengingatkan bahwa Master Cheng Yen selalu menekankan pentingnya setiap relawan untuk menyadari bahwa melalui kegiatan sosial Tzu Chi, relawan harus bisa memetik manfaat bagi dirinya sendiri. Hal ini bisa berupa perubahan sikap yang positif, pengertian tentang makna hidup yang hakiki, maupun tumbuhnya rasa welas asih terhadap sesama. “Sehingga diharapkan bisa menularkan sifat-sifat mulia ini kepada lebih banyak orang, agar tercapai masyarakat damai sejahtera dan dunia terbebas dari bencana bisa terwujud,” ucapnya. Dalam sesi “saling berbagi”, dengan penuh antusias beberapa relawan menuturkan pengalaman mereka setelah bergabung dengan Tzu Chi. Salah satunya adalah Yasin Shixiong. Dengan lugas ia menceritakan pengalamannya berbagi kebahagiaan. “Kebahagiaan materi cepat berlalu, karena kebahagiaan duniawi selalu menuntut lebih. Tapi setelah mengikuti kegiatan Tzu Chi, saya mendapatkan kebahagian spiritual yang membuat saya merasa puas dan tenang dalam menjalani kehidupan,” jelas Yasin.
Ket : - Dengan pelatihan relawan, diharapkan bisa menyatukan pemahaman para relawan mengenai visi misi Tzu Chi, serta pelaksanaan budaya humanis.(kiri) Tidak hanya itu, Sujati Shijie yang merasa kaget dengan bahaya sumpit sekali pakai, kantong plastik, dan alat-alat makan yang terbuat dari styrofoam, mengimbau kepada para peserta pelatihan untuk selalu menggunakan alat makan sendiri. Selain ramah lingkungan, juga tidak membahayakan kesehatan tubuh. Acara yang diikuti oleh lebih kurang 79 peserta ini diakhiri dengan pesan-pesan cinta kasih dari Ketua Tzu Chi Batam, Bao Xuan Shijie, “Kepedulian lingkungan perlu dimulai dari diri kita sendiri, kurangi jumlah sampah dengan memilah sampah yang bisa di daur ulang, dan tentunya lebih baik lagi untuk tidak menciptakan sampah dengan tidak membeli barang-barang yang belum tentu kita perlukan.” | |||
Artikel Terkait
Dukungan Relawan Membangun Keberanian Bersumbangsih
16 Desember 2024Cepat Tanggap dalam Memberikan Bantuan
08 Mei 2018Ayo, Melakukan Daur Ulang
15 Juli 2019Setelah adanya titik daur ulang di Komplek Griya Riatur Indah, Medan banyak warga di komplek tersebut mengumpulkan barang-barang yang bisa didaur ulang dan diserahkan kepada Tzu Chi. Seperti pada 7 Juli 2019, banyak warga yang berpartisipasi ketika komunitas relawan Hu Ai Medan Barat mengadakan kegiatan pelestarian lingkungan di sana, baik yang ikut langsung atau sekadar mengantarkan barang daur ulang mereka.








Sitemap