Malam Ramah Tamah

Jurnalis : Junaedy Sulaiman(Tzu Chi Lampung), Fotografer : Junaedy Sulaiman(Tzu Chi Lampung)

fotoPementasan gerakan isyarat tangan yang dilakukan oleh relawan Tzu Chi Lampung.

Pemberkahan akhir  tahun yang diselenggarakan oleh Tzu Chi kantor penghubung Lampung pada tanggal 25 Februari 2012 adalah yang pertama kalinya diadakan. Karena berhubung  kegiatan diadakan setelah hari Raya Imlek, maka pemberkahan diganti menjadi Malam Ramah Tamah Imlek . Acara ini juga bertujuan untuk bersilaturami dengan sesama relawan, dokter, perawat dan donatur yang selama ini telah membantu Tzu Chi Lampung baik secara materi, tenaga, dan waktu.

 

“Kegiatan ini merupakan himbauan dari Suang Ing Shijie , ketua He Qi Barat sekaligus  koordinator kantor penghubung Tzu Chi Lampung, kabar ini diterima pada awal bulan Januari dan relawan Tzu Chi Lampung diminta menghadiri Pemberkahan akhir tahun yang diselenggarakan Tzu chi di Aula Jing Si Pantai Indah Kapuk, Jakarta,” terang Suherman Harsono Shixiong, ketua Tzu Chi kantor penghubung Lampung.

Melihat antusias relawan yang begitu meriah, relawan Tzu Chi Lampung juga segera mempersiapkan diri untuk  mengadakan kegiatan pemberkahan akhir tahun di daerah. Adapun persiapan mulai dilakukan, antara lain berkoordinasi dengan tim Training Tzu Chi Jakarta, Elvy Shijie dan Merry Shijie. Pada kegiatan ini, relawan Tzu Chi Lampung  diminta menampilkan isyarat tangan lagu “Sheng Sheng Shi Shi Dou Zai  Pu Ti Zhong”.

Dalam acara ini juga ditayangkan kilas balik Tzu Chi Lampung 2011 yang menggambarkan kegiatan yang telah dilakukan oleh Tzu Chi Lampung dalam setahun terakhir. Diharapkan dengan adanya tayangan ini akan memberikan gambaran kepada para donatur, kegiatan apa saja yang telah dilakukan oleh relawan Tzu Chi Lampung. 

foto    foto

Keterangan :

  • Acara di mulai dengan pembukaan yang dibawakan oleh Elvy Shijie (kiri).
  • Setiap donatur yang datang juga turut menyumbangkan dana bagi misi amal (kanan).

Untuk persiapan isyarat tangan, relawan mendapat bimbingan dari Elvy Shijie. Pembelajaran isyarat tangan diadakan pukul 19.00 – 22.00 malam. Kegiatan yang satu ini cukup membuat relawan kesulitan.  Gerakan yang selaras dengan lirik agar dapat terlihat indah dan kompak bukanlah hal yang dapat langsung di pelajari. “Ternyata tidak mudah berlatih dengan sempurna,” kata Nien Sin Shixiong. Biarpun sulit tetapi relawan tetap bersemangat dalam berlatih.

Malam Ramah Tamah dengan tema “Dharma Bagaikan Air Yang Membersihkan Noda Batin. Bodhisatwa Mempraktikkan Sutra Makna Tanpa Batas Secara Meluas” ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 25 februari 2012 di gedung perkumpulan Dharma Bhakti, Jalan Ikan Kakap Teluk Betung, Lampung. Acara ini dimulai pada pukul 17.30 malam dan selesai pukul 21.30 malam. Dalam acara ini hadir para tokoh agama Buddhis seperti, para anggota Sangha, donatur, dokter, perawat,dan relawan Tzu Chi serta pasien yang pernah dibantu oleh Tzu Chi.

Ketika acara akan dimulai, para tamu yang hadir disambut dengan gembira oleh relawan. Walaupun cuaca sedang tidak bersahabat, rintikan air yang turun membasahi kota Lampung  tidak menjadi sebuah halangan bagi para peserta untuk tidak hadir. Setelah mengisi daftar hadir, para tamu dipersilakan menyantap hidangan vegetarian yang telah disediakan sebagai santap malam. Banyak juga tamu undangan yang membeli produk-produk  yang dijual di stan Jing Si seperti buku-buku, makanan vegetarian , tas , peralatan makan dan souvenir. Kotak dana yang diletakkan didepan dengan tujuan untuk menggalang dana juga diisi oleh donatur.

Acara dibuka oleh Elvy Shijie sebagai MC mengajak hadirin menenangkan suasana dengan alunan lagu “ Sheng sheng shi dou zai pu ti zhong ( Selamanya berada dijalan Bodhisatwa)” yang diikuti gerakan  isyarat tangan oleh relawan. Gerakan isyarat tangan ini  menggambarkan insan Tzu Chi memiliki niat  yang sama yaitu semoga semua mahluk terbebas dari penderitaan dan semoga cintakasih bisa meluas tanpa batas dijalan Bodhisatwa.

foto   foto

Keterangan :

  • Pemberkahan akhir tahun ini juga dihadiri oleh beberapa anggota Sangha di Lampung (kiri).
  • Dalam acara juga terdapat stan Jing Si yang menjual produk-produk seperti kata perenungan, buku Master cheng Yen, dan sebagianya (kanan).

Gambaran dari gerakan isyarat tangan tersebut diwujudkan oleh insan Tzu Chi diseluruh dunia dengan tiada hentinya memberikan bantuan kepada mereka yang memerlukannya, menyalurkan cinta kasih ke seluruh dunia yang  terekam dalam Kilas balik Tzu Chi International, Kilas Balik Tzu Chi Indonesia, serta Kilas balik Tzu Chi Lampung.

Hesti, seorang donatur yang rutin berdonasi tiap bulan sengaja datang membawa temannya turut  serta mengikuti kegiatan ini. “Melihat video ini semakin menyadarkan bahwa banyak yang sudah dikerjakan relawan Tzu Chi untuk membantu sesama yang kesusahan.Baik secara Internasional, Tzu Chi menolong bencana Tsunami di Jepang, Topan di negara Amerika, di Indonesia Tzu Chi rutin mengadakan bakti sosial pengobatan operasi Katarak Gratis untuk ratusan warga tidak mampu disetiap Baksos. Saya percaya donasi yang saya berikan berguna untuk menolong sesama tanpa melihat suku bangsa,agama,” ujar Hesti.

Hendra dan Santi yang baru pertama kali mengikuti acara Tzu Chi sangat terkesan sekali setelah melihat kilas balik Tzu Chi Lampung.”Selama ini hanya mendengar dari teman tapi tidak mengetahui dengan jelas apa yang dikerjakan relawan Tzu Chi Lampung,ternyata ada kegiatan amal seperti memberi kursi roda kepada yang nenek lumpuh,mengoperasi gondok orang yang tidak mampu, terlebih lagi ada baksos katarak yang mengoperasikan mata ratusan orang,” ujar Hendra. Selain itu mereka juga terkesan dengan kegiatan pelestarian lingkungan hidup seperti membersihkan sampah dipantai pelabuhan Srengsem Panjang, Daur ulang sampah di Depo Tzu Chi yang menurutnya “aneh dan kok mau-maunya relawan yang terdiri dari orang biasa sampai pimpinan perusahaan terlibat,” ujar Hendra. Hal ini semakin membuka mata dan hatinya untuk berdonasi melalui Tzu Chi.

Relawan juga membawakan isyarat tangan “satu keluarga”, kemudian dilanjutkan dengan Pemberkahan dari Master Cheng Yen berupa Doa Master Cheng Yen yang disampaikan melalui tayangan video. Pada akhir acara, pembagian Angpau Berkah dari Master Cheng Yen kepada 270 undangan dan Doa menutup acara Ramah Tamah ini.

  
 

Artikel Terkait

Kita Satu Keluarga

Kita Satu Keluarga

03 Januari 2011
Hari Minggu pagi yang cerah, jam baru menunjukkan pukul 07.30. Tampak beberapa relawan mulai berkumpul di lobi depan Rumah Sakit Khusus Bedah Cinta Kasih Tzu Chi, Cengkareng. Beberapa saat kemudian, kumpulan orang-orang tersebut mulai terbagi dalam beberapa kelompok kecil, menuju mobil, dan beranjak pergi.
Gempa Jepang : Galang Dana Tzu Chi Bandung

Gempa Jepang : Galang Dana Tzu Chi Bandung

04 April 2011 Tanggal 11 Maret 2011, sebuah gempa berkekuatan 8,9 SR melanda Jepang. Gempa ini memicu gelombang tsunami setinggi enam hingga 10 meter, dan menyapu pesisir timur negeri itu.
Kunjungan Ma'arif Institute ke Tzu Chi Indonesia

Kunjungan Ma'arif Institute ke Tzu Chi Indonesia

19 Desember 2019
Sikap saling terbuka antar pemeluk lintas agama merupakan sebuah cara merawat keberagaman dan toleransi. Jika sudah lama Tzu Chi menjalin silaturahmi dan berkolaborasi dengan Nahdlatul Ulama, kini giliran Ma’arif Institute, melalui Sekolah Kebudayaan dan Kemanusiaan Ahmad Syafii Ma’arif. 
Luangkan sedikit ruang bagi diri sendiri dan orang lain, jangan selalu bersikukuh pada pendapat diri sendiri.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -