Masker Cinta Kasih
Jurnalis : Nopianto (Tzu Chi Batam), Fotografer : Nopianto (Tzu Chi Batam)|
|
| ||
Peduli akan kesehatan warga setempat, relawan Tzu Chi Batam mengadakan kegiatan Pembagian Masker pada tanggal 22 Juni 2013. Sebelum pembagian para relawan terlebih dahulu mengemas masker dengan rapih. Setiap kemasan terdiri dari 5 masker dan 1 kata perenungan Master Cheng Yen. Keesokan harinya, Masker Cinta Kasih dibagikan di beberapa persimpangan jalan raya dan SPBU Kota Batam. Para relawan yang hadir dibagi menjadi beberapa kelompok, dan setiap kelompok membagikan masker di tempat-tempat yang berbeda. Selain relawan, pembagian masker kali ini juga dihadiri oleh 8 orang TNI AD. Mereka juga ikut serta dalam pembagian masker cinta kasih pada pagi hari itu. Dalam sekejap saja, masker yang disediakan sudah habis dibagikan untuk warga setempat.
Keterangan :
Warga setempat yang menerima Masker Cinta Kasih, merasa sangat berterima kasih pada Tzu Chi karena telah membagikan masker dan peduli akan warga setempat. Menurut seorang warga yang menerima masker, kabut asap yang tengah menyelimuti Kota Batam sangat mengganggu aktivitasnya sehari-hari dan ia juga merasakan sesak nafas ketika berada di ruangan terbuka dalam waktu yang lama. Menurut Toni Djono Shixiong, selaku panitia penyelenggara kegiatan kali ini, Tzu Chi Batam akan membagikan 30.000 masker pada warga, dengan harapan warga bisa terbantu oleh masker yang dibagikan. Selain itu, Toni Djono juga ingin meningkatkan kesadaran warga akan kabut asap akan membawa dampak negatif pada kesehatan. Karena ia prihatin ketika masih melihat banyak warga yang tidak memakai masker saat beraktivitas di lapangan terbuka meskipun kabut semakin tebal. | |||
Artikel Terkait
111: Berikrar dengan Sebersit Niat Tulus
12 September 2017Di Batam, insan Tzu Chi memanfaatkan jodoh baik di bulan tujuh penuh berkah untuk mendukung Gerakan 111. Mereka menyediakan makanan vegetarian gratis selama dua minggu (22/08–5/09) di Lokasi Pembangunan Aula Jing Si.
Lomba Memasak Membawa Keharmonisan
04 November 2022Perlombaan memasak nasi goreng ini dilaksanakan relawan dari komunitas He Qi Pusat dengan tujuan menambah keharmonisan antar relawan. Sebanyak 69 relawan ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini.
Kunjungan Kasih yang Menghangatkan Hati
26 Januari 2021Ratnawati (46) menjalani hidup yang
tak mudah, terutama sepeninggal suaminya lima tahun lalu. Empat anak harus ia
besarkan, yang mana anak ke-3 merupakan penyandang tuna grahita dan epilepsi.
Lalu anak bungsunya mengalami gangguan pendengaran. Satu hal yang Ratnawati
syukuri, masih ada orang yang peduli. ![]()








Sitemap