Membangkitkan Rasa Kepedulian Masyarakat Bali

Jurnalis : Leo Samuel Salim (Tzu Chi Bali), Fotografer : Lili Chen (Tzu Chi Bali)
 
foto

* Stok darah di PMI di seluruh Indonesia belakangan ini kurang, termasuk di Bali mendorong Tzu Chi Bali dan PMI Kota Denpasar mengadakan donor darah bagi masyarakat umum.

Tanggal 14 Desember 2008, untuk keempat kalinya Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia Kantor Penghubung Bali mengadakan donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis yang bekerja sama dengan PMI Kota Denpasar serta dokter-dokter RSUP Sanglah. Tema yang diambil untuk kegiatan kali ini adalah “Setetes Darah Bisa Menolong Sebuah Nyawa”. Donor darah ini kembali diadakan karena kurangnya pasokan darah di bank darah PMI. Kondisi ini bukan hanya terjadi di Bali saja tetapi hampir di seluruh Indonesia.

Pukul 07.00 WITA, relawan Tzu Chi Bali yang mengurus bagian logistik sudah sibuk menyiapkan segala sesuatunya, mulai dari menyusun meja dan kursi sampai penataan tempat donor darah yang kali ini mengambil tempat di Pertokoan Niaga Teuku Umar, Jl. Teuku Umar No. 8 Denpasar. Pukul 08.00, mulai lengkaplah relawan yang akan ikut serta dalam kegiatan ini. Para dokter juga tidak mau kalah, pada pukul 08.30 mereka tiba, padahal acara dimulai pada pukul 09.00. Setelah tim PMI Kota Denpasar tiba di lokasi, acara pun dimulai.

Satu per satu peserta donor darah yang sudah menunggu, mendaftarkan diri dan kemudian dites apakah kondisi tubuh mereka layak untuk mendonorkan darahnya. Karena kegiatan donor darah tersebut juga disertai pengecekan kesehatan gratis, anggota masyarakat berbondong-bondong datang untuk melakukan pengecekan kesehatan. Selain mengecek tekanan darah, mereka bisa mengecek kadar kolesterol dalam darah dan gula darah. Bukan hanya itu saja, para dokter pun dengan ramah memberikan penyuluhan tentang kondisi kesehatan orang yang mengecek kesehatan dan dengan sabar menjawab pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan.

foto  foto

Ket : - Sebelum mendonorkan darah, calon pendonor mengecek tekanan darah. (kiri)
         - Dengan nomor urut 202, Heran, salah seorang relawan Tzu Chi Bali mendonorkan darahnya demi menolong
           orang banyak. (kanan)

Ada yang menarik pada kegiatan donor darah kali ini, dimana salah seorang relawan Tzu Chi Bali yang bernama Heran yang dulunya sangat takut untuk mendonorkan darahnya, pada hari itu akhirnya mendonorkan darahnya. “Setelah tidak lama bergabung menjadi relawan Tzu Chi, saya berpikir dengan mendonorkan sedikit darah saya, mungkin bisa nolong orang banyak,“ ujar Heran sewaktu ditanya alasannya mengapa akhirnya berani mendonorkan darahnya. Mimik bahagia pun terpancar dari wajah Heran setelah berhasil mendonorkan darahnya. “Setelah nyumbang darah, seneng karena badan ini bisa nolong orang,” tambahnya.

foto  foto

Ket : - Tim medis dengan penuh perhatian dan rinci menjelaskan kepada seorang pasien yang sedang
           berkonsultasi tentang kesehatannya. (kiri)
          - Warga pun tidak melewatkan kesempatan memeriksakan kadar gula darahnya. (kanan)

Para dokter dan anggota tim PMI juga sangat terkesan dengan kegiatan ini, yang menurut mereka merasa sangat lain dari kegiatan serupa yang pernah mereka ikuti. Salah satunya adalah dr Hendry yang sangat memuji kinerja Tzu Chi yang rapi, tertib, dan memberi pelayanan yang sangat baik. “Saya sangat surprise, yayasan ini (Tzu Chi –red) memang beda dari yang lain. Di sini, saya melihat malah kita yang mengucapkan terima kasih kepada mereka yang datang untuk memeriksa kesehatan dan mendonorkan darahnya,” sambung dr Hendry. Setelah diberi penjelasan lebih lanjut oleh Herman, salah satu relawan biru putih, mengenai alasan mengapa relawan Tzu Chi yang harus berterima kasih kepada setiap anggota masyarakat yang datang, yakni karena relawan Tzu Chi diberi kesempatan untuk berbuat kebajikan, barulah dr Hendry mengerti.

foto  

Ket : - Para relawan cilik menawarkan makanan kepada pasien yang menunggu giliran.

Dari kegiatan donor darah kali ini, terkumpul 33 kantong darah, serta kurang lebih 60 orang memeriksakan kesehatan dan berkonsultasi dengan dokter. Kegiatan ini akan menjadi agenda triwulan Tzu Chi Bali, sehingga bisa meringankan beban PMI serta bisa membangkitkan rasa kemanusiaan serta kasih sayang masyarakat. Bukan hanya itu, diusahakan nantinya setiap anggota masyarakat makin peduli akan kesehatan mereka.

 

Artikel Terkait

"Ke Depo Yuk..!"

18 Mei 2011
Lingkungan menjadi bersih, badan menjadi sehat, dan keuntungan dari hasil daur ulang pun dapat digunakan untuk membantu banyak orang yang membutuhkan. Bagi teman-teman yang tertarik dapat meluangkan waktunya datang ke Depo Daur Ulang Tzu Chi.
Suara Kasih : Perhatian Usai Bencana

Suara Kasih : Perhatian Usai Bencana

24 September 2010 Di tengah angin dan hujan deras, perusahaan listrik mengerahkan banyak pekerja untuk memperbaiki aliran listrik. Mereka mengambil risiko dan menghadapi bahaya di tengah angin kencang serta hujan deras. ”Setelah memperbaiki aliran listrik di Yilan tadi pagi, kami segera menuju ke sini dengan menempuh perjalanan sekitar 1,5 jam.
Menyebarkan Cinta Kasih Kepada Warga Karimun di Fase New Normal

Menyebarkan Cinta Kasih Kepada Warga Karimun di Fase New Normal

01 Juli 2020

Tzu Chi Tanjung Balai Karimun terus bergerak meringankan beban warga Karimun di masa New Normal. Kali ini, Senin 29 Juni 2020, Tzu Chi Karimun menjalin kerjasama dengan Kepolisian Sektor Tebing untuk membagikan 100 karung beras cinta kasih kepada warga di Kecamatan Tebing.

Luangkan sedikit ruang bagi diri sendiri dan orang lain, jangan selalu bersikukuh pada pendapat diri sendiri.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -