Membangun Kekompakan Antarrelawan

Jurnalis : Rizki Hermadinata (Tzu Chi Bandung), Fotografer : Muhammad Dayar (Tzu Chi Bandung)

Relawan Tzu Chi Bandung merayakan Festival Kue Bulan. Ini merupakan salah satu upaya membangun kekompakan antarrelawan.

Festival Kue Bulan dianggap sebagai simbol perayaan syukur dengan menikmati bulan purnama. Festival Kue Bulan juga diramaikan oleh para relawan Tzu Chi di Bandung pada Sabtu, 21 September 2024, di Halaman Aula Jing Si Tzu Chi Bandung. Rasa Syukur ini diwujudkan dengan berkumpulnya para relawan guna meningkatkan keakraban antarrelawan.

“Ini wujud keseimbangan rasa syukur antara kegiatan Tzu Chi dan suka cita relawan,” ungkap Intan Vandhery, relawan Tzu Chi Bandung. Festival Kue Bulan ini juga dimaknai relawan sebagai upaya untuk terus kompak dalam menjalankan misi Tzu Chi dalam upaya menebar cinta kasih.

Acara yang dimulai dari sore hingga malam ini memberikan banyak sukacita sekaligus penyemangat untuk terus bersumbangsih bagi masyarakat.

Ulang tahun Tzu Ching ke-21 juga dirayakan, dengan harapan agar muda-mudi Tzu Chi makin kompak.

Alena, meski baru beberapa kali mengikuti kegiatan Tzu Chi, ia dapat merasakan kebersamaan dalam keberagaman yang ada. “Seru kegiatannya, relawannya juga ramah,” kata Alena.

Tidak hanya merayakan Festival Kue Bulan, relawan juga merayakan ulang tahun Tzu Ching atau muda mudi Tzu Chi yang ke-21. “Ada games, ada karaoke, diharapkan ini jadi ajang silahturahmi dan menambah kekompakan untuk semua relawan,” ucap Vani Debora relawan muda Tzu Chi Bandung.

Editor: Khusnul Khotimah

Artikel Terkait

Bazar Kue Bulan Cinta Kasih: Melangkah Dengan Niat Tulus

Bazar Kue Bulan Cinta Kasih: Melangkah Dengan Niat Tulus

21 September 2022

Tzu Chi Batam kembali menyelenggarakan Bazar Kue Bulan Cinta Kasih. Ini merupakan tahun ke-3, Tzu Chi Batam mengadakan bazar dengan sistem PO (Pre-Order) atau pemesan awal. 

“Kue Bulan” Membina Kerukunan Budaya

“Kue Bulan” Membina Kerukunan Budaya

01 Oktober 2013 Festival kue bulan adalah tradisi masyarakat Tionghoa yang dirayakan setiap tanggal 15 bulan 8 Imlek. Festival ini juga dikenal sebagai festival pertengahan musim gugur.

"Kue Bulan"

22 September 2015 Bersumbangsih dapat dilakukan dengan berbagai cara, baik melalui dana, tenaga, maupun pikiran. Apapun yang dilakukan tentunya diharapkan dapat memberikan manfaat bagi orang lain.
Dalam berhubungan dengan sesama hendaknya melepas ego, berjiwa besar, bersikap santun, saling mengalah, dan saling mengasihi.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -