Memberi Tanpa Pamrih
Jurnalis : Rudi Santoso (He Qi Utara), Fotografer : Rudi Santoso (He Qi Utara)|
|
| ||
Pagi itu pukul 07.15 WIB, Jusladi Shixiong telah datang ke Sekolah Amitayus untuk mengatur lokasi donor darah dan tempat mengantri para peserta yang akan mendonorkan darahnya. Tak lama kemudian relawan Tzu Chi yaitu Jansen, Jassica, dan Hendry datang membantu memindahkan kursi-kursi dan meja. Mereka bekerja cepat dan sigap. Dalam tempo 15 menit, lokasi telah tersusun rapi dan siap menyambut kedatangan rombongan PMI. Waktu menunjukkan pukul 08.00 WIB saat satu persatu peserta mulai datang mendaftar. Bun Siat Kong Shixiong mengisi waktu-waktu para peserta yang sedang menunggu dengan berkeliling menceritakan kepada mereka tentang awal berdirinya Yayasan Buddha Tzu Chi dan sejarah Master Cheng Yen, pendiri Yayasan Buddha Tzu Chi. Ia juga memberikan buku saku pengenalan singkat tentang Tzu Chi. Pukul 09.00 WIB, mobil PMI baru tiba. Setelah relawan membantu petugas PMI menurunkan barang-barang logistik untuk melakukan donor darah, maka satu persatu donor dipanggil dan diperiksa apakah mereka memenuhi syarat kesehatan untuk mendonorkan darah mereka.
Keterangan :
Para donor yang sudah selesai mendonorkan darahnya beristirahat sejenak di ruang pemulihan. Di sana mereka bisa saling berbincang satu sama lain. Kegiatan donor darah adalah bentuk amal yang sangat mulia dengan memberikan darah yang mengalir di tubuh kita untuk mereka yang membutuhkan. “Saya sudah hampir dua puluh kali mendonorkan darah. Saya senang dan bahagia setiap kali melakukannya. Dalam hati saya selalu berusaha memberi tanpa pamrih sesuai dengan ajaran Master Cheng Yen,” ujar Bun Siat Kong Shixiong. Hari itu, benih-benih cinta kasih yang Master Cheng Yen ajarkan tertuang dalam bentuk kantong darah dari hasil donor darah. Dalam setiap kantong itu berisi harapan tulus dan tanpa pamrih. Semoga apa yang diberikan ini akan bermanfaat untuk orang yang membutuhkannya. | |||
Artikel Terkait
Pembangunan Huntap di Aceh: Langkah Awal Menuju Rumah yang Layak bagi Penyintas Banjir Bandang Bukit Linteung
16 Juli 2026Ada 76 kepala keluarga mengikuti verifikasi dan pengundian nomor rumah Program Bantuan Perumahan Tzu Chi Bukit Linteung Tahap 1.
Dua Ribu Kotak Kue Kering, Bentuk Cinta Kasih untuk Gan En Hu
19 November 2024Relawan Tzu Chi Medan dengan semangat gotong royong memproduksi 2.000 kotak kue kering untuk dibagikan kepada Gan En Hu pada acara Pemberkahan Akhir Tahun 2024. Selama 10 hari, mereka bekerja bersama.
Tzu Chi Bantu Korban Kebakaran di Pasar Kelurahan Sungai Apit
18 Agustus 2023Relawan Tzu Chi Pekanbaru memberikan bantuan kepada warga yang menjadi korban kebakaran di Jl. Hang Tuah, Pasar Kelurahan Sungai Apit, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Riau.








Sitemap